Diduga Palsukan Dokumen, Ketua GP Ansor Dipolisikan

0
598
UNGKAP: Imam Rifai mantan Ketua GP Ansor Pati melaporkan Itqonul Hakim ke Mapolres Pati kemarin.( ISTIMEWA)

KOTA – Belum lama berhasil memilih nahkoda baru Gerakan Ansor Kabupaten Pati dalam konferensi yang digelar Desember lalu, muncul persoalan ditubuh organisasi sayap muda Nahdhatul Ulama tersebut. Kamis (11/1) belasan orang yang mengatasnamakan kader GP Ansor Pati mendatangi Satreskrim Polres Pati untuk melaporkan Itqonul Hakim, sang ketua terpilih dengan dugaan pemalsuan dokumen.

Imam Rifa’I selaku perwakilan rombongan sekaligus yang mencatatkan diri sebagai pelapor menyatakan bahwa Itqonul Hakim, sebagai pihak yang dilaporkan telah memalsukan dokumen berupa identitas pribadi dalam mengajukan berkas pencalonan dirinya beberapa waktu lalu.

Diterima oleh petugas piket yang berjaga, Rifa’i menyampaikan laporan tersebut dan beberapa lembar fotokopi KTP yang ia sertakan sebagai barang bukti. Dalam laporannya ia menyampaikan bahwa Itqon, sebagai terlapor diyakini menggunakan dokumen palsu untuk mendaftarkan diri sebagai calon ketua GP Ansor Pati pada Desember lalu.

“Kami menemukan ada 3 identitas diri yang  ganjil, saudara Itqon memiliki 2 KTP dan 1 Paspor, dan yang tertera pada ketiganya tidak sama baik data pribadi maupun alamat,” terangnya.

Rifa’i yang merupakan mantan Ketua GP Ansor Pati periode 2014/2016 tersebut menambahkan bahwa tindakan tersebut trpaksa ia lakukan karena atas dasar kecintaan dan ingin melindungi organisasinya dari nafsu politik yang menghalalkan kecurangan.

”Saya heran, dengan identitas diri yang berbeda-beda itu kenapa tim verifikasi calon ketua bisa meloloskannya,” imbuhnya.

Ia melanjutkan, selama ini pihaknya telah berusaha menyampaikan persoalan tersebut kepada pimpinan wilayah dan pusat. ”Saya sudah komplain soal ini, namun tak ada respon yang memuaskan,” tandasanya.

Menurutnya pelaporan tersebut ia lakukan semata-mata demi melindungi organisasi yang pernah ia pimpin dari kecurangan juga kebohongan. Ketika diwawancarai kelanjutan proses hukum tersebut ia mengatakan bahwa laporan memang sudah diterima kepolisian namun belum bisa diproses lebih lanjut. “Laporan secara resmi sudah, namun ada beberapa kelengkapan berkas yang harus kami sertakan, paling lambat Jum’at lengkap,” katanya.

Banyak pihak yang mengendus GP Ansor Pati selama ini mengalami beberapa masalah internal. Dan pelaporan terhadap ketua yang baru seumur jagung terpilih tersebut menjadi ronde baru dalam dinamika organisasi kepemudaan yang membawahi Satgas Barisan Ansor Serbaguna (Banser) tersebut. (mg4/one)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here