Minggu, September 20, 2020
Beranda Karesidenan Banyumas Banjarnegara Tekan Angka Kemiskinan, Sinergi Fase II Dimatangkan

Tekan Angka Kemiskinan, Sinergi Fase II Dimatangkan

SEMARANG – United States Agency International Development (USAID) menindaklanjuti proyek kerja sama Strengthening Coordination for Inclusive Workforce Development in Indonesia (Sinergi) dengan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah. Yakni, melalui inisiatif mitra kunci yang dilaksanakan oleh konsorsium dari Rajawali Foundation dan Pusat Transformasi Kebijakan Publik.

Project Leader Sinergi Bambang Wicaksono menyampaikan, proyek Sinergi bertujuan untuk memperkuat koordinasi lintas sektor dan pemangku kepentingan dalam rangka memperbaiki akses informasi kerja, kesempatan mengikuti pelatihan kerja dan peluang mendapatkan pekerjaan yang lebih baik bagi kaum muda kurang mampu dan rentan. Termasuk bagi para penyandang disabilitas, kelompok perempuan serta penyandang masalah kesejahteraan sosial lainnya. Pelaksanaannya direncanakan mulai Juli 2019-2020.

“Untuk Sinergi tahap I baru ada di empat kabupaten, yaitu di Kabupaten Demak, Boyolali, Semarang dan Kota Semarang. Untuk tahap kedua, kami melebarkan ke delapan kabupaten lainnya, dan kami mohon arahan kabupaten mana saja yang akan menjadi prioritas bagi Pemerintah Provinsi Jawa Tengah,” terangnya, saat beraudiensi dengan Wakil Gubernur Jateng Taj Yasin Maimoen di Kantor Gubernur baru-baru ini.

BACA JUGA:  7 Warga Sragen Klaster Ijtima Ulama Gowa Positif Covid-19

Wakil Gubernur Taj Yasin Maimoen menyambut baik proyek Sinergi yang bersiap menuju implementasi fase II. Gus Yasin, sapaan akrab wakil gubernur, ingin Sinergi fase II dapat fokus menyasar kaum muda kurang mampu dan rentan. Termasuk para penyandang disabilitas, kelompok perempuan serta penyandang masalah kesejahteraan sosial lainnya, di 14 kabupaten yang masuk ke dalam zona merah kemiskinan.

“Dari 35 kabupaten/ kota di Jawa Tengah yang masih tersisa 14 kabupaten yang berada dalam indikator merah. 14 kabupaten ini harus kita dorong untuk pengentasan kemiskinannya. Memang kami meminta bukan hanya dari pemerintah provinsi saja, tetapi kita sinergikan dengan BUMN, BUMD maupun perusahaan-perusahaan yang ada di Jawa Tengah (untuk mendukung pengentasan kemiskinan),” jelasnya.

Gus Yasin membeberkan, setiap SKPD di lingkungan Pemprov Jateng juga diberi tanggung jawab untuk membina setidaknya satu desa miskin. Hal tersebut dilakukan untuk mengoptimalkan potensi masing-masing desa, sekaligus mengentaskan kemiskinan di daerah.

“Sistem kami memang satu SKPD kami serahi tanggung jawab membina minimal satu desa binaan,” bebernya. Putera ulama kharismatik KH Maimoen Zubair itu mencontohkan, beberapa kabupaten zona merah kemiskinan yang dapat menjadi fokus implementasi SINERGI fase II. Di antaranya Kabupaten Sragen, Grobogan, Kebumen, Banjarnegara, Banyumas, Brebes dan Rembang.(hms/lut)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Berita Populer

Warga Tuntut Pabrik Tahu Ditutup

KUDUS - Masyarakat Desa Pasuruhan Kidul, Kecamatan Jati menggelar aksi massa di Balai Desa Pasuruhan Kidul yang ditujukan kepada dua pabrik tahu, kemarin. Pasalnya,...

Kesulitan Ujian Daring, Siswi Dapat Bantuan

KUDUS - Mendengar kabar tentang seorang siswi Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMP N) 2 Kudus kesulitan mengikuti Penilaian Tengah Semester (PTS) secara daring. Hal...

502 PNS di Pemalang akan Pensiun Tahun 2020

PEMALANG – Sebanyak 502 Pegawai Negri Sipil (PNS) di Kabupaten Pemalang akan masuk masa pension tahun ini. Jumlah tersebut merupakan akumulasi dari semua pegawai, baik...

Alat Berat Bersihkan Eceng Gondok

KUDUS - Menjelang musim penghujan yang hampir tiba pada bulan Oktober. Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Kudus mengerahkan alat berat untuk membersihkan tanaman...

Kapasitas Bed Isolasi di Jateng Masih Aman, Ganjar : Lebih Baik Dikosongin

SEMARANG - Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo memastikan ketersediaan bed isolasi rumah sakit di wilayahnya cukup digunakan untuk merawat pasien Covid-19. Setidaknya, baru terpakai 40,5...

UNS Gandeng Pemkab Magetan Bangun Universitas Negeri

JOGLOJATENG.COM, SOLO - Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta menggandeng Pemerintah Kabupaten Magetan, Jawa Timur, untuk melakukan ekspansi program pendidikan di luar Kota Solo. Rektor UNS...

Dieng Culture Festival akan Digelar Secara Virtual

SEMARANG - Gelaran Dieng Culture Festival 2020 akan berlangsung secara virtual pada 16-17 September. Itu sebagai langkah pelestarian tradisi dan budaya di tengah pandemi Covid-19. Tradisi...

Peringati HUT PMI, Masyarakat Diminta Patuh Protokol Kesehatan

SALATIGA - Peringati Ulang Tahun Palang Merah Indonesia (PMI) ke-75 tahun, Ketua PMI Salatiga Muh Haris membagikan masker kepada masyarakat, yang kedapatan tidak memakai masker...

Warga Krandon Kembali Demo Tanah Bong

KUDUS - Warga Desa Krandon, Kecamatan Kota menggelar aksi demo dengan memasang tulisan di tanah bekas Bong. Hal ini dipicu oleh upaya pemasangan pagar...

Pemkab Pati Tetapkan Jam Malam

PATI - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pati akan menetapkan peraturan pembatasan jam malam mulai 14 September mendatang. Sebagai bentuk upaya mencegah penyebaran penyakit virus corona. "Hari...