Sabtu, Agustus 15, 2020
Beranda Karesidenan Pekalongan Kabupaten Tegal Bentangkan Bendera Sepanjang 72 Meter di Atas Bukit

Bentangkan Bendera Sepanjang 72 Meter di Atas Bukit

REMBANG – Jajaran kepolisian melaksanakan upacara bendera untuk memperingati HUT ke-74 Kemerdekaan Republik Indonesia dengan cara berbeda. Mereka membentangkan bendera yang panjanganya 74 meter di atas perbukitan kapur Desa Tegaldowo, Kecamatan Gunem, Kabupaten Rembang belum lama ini.

Bendera merah putih yang dibentangkan di atas perbukitan, berukuran super jumbo, yakni mencapai 74 Meter, melambangkan usia Indonesia Merdeka. Sedangkan lebarnya sekira 16 Meter. Belasan komunitas ikut ambil bagian dalam kegiatan tersebut. Mulai Polri,komunitas pemuda, pecinta alam, hingga anak-anak motor.

Bendera ini pernah dipakai oleh komunitas di Tuban, Jawa Timur. Kala itu panjangnya 72 Meter. Saat akan dibentangkan di perbukitan Gunem, tinggal menambahkan 2 Meter dan menyesuaikan lebarnya. Dulu saat proses penjahitan, memakan waktu hampir 1 bulan.

Membentangkan bendera merah putih sebesar itu, apalagi di atas bukit, tak sekedar membutuhkan nyali. Tapi juga keahlian dan peralatan yang lengkap. Ternyata bukan pekerjaan yang mudah.

Diantaranya anggota Sat Binmas Polres Rembang Bripka Muji Sutrisna dan Bripda Endang yang ikut bertugas membentangkan bendera, mengaku menghadapi sejumlah kendala. Bripka Muji Sutrisna mencontohkan kendala keterbatasan peralatan, tenaga ahli dan banyaknya pepohonan di perbukitan, sehingga kain bendera kerap tersangkut.

BACA JUGA:  Dua Staf Dilarikan ke Rumah Sakit, Polisi Selidiki Penyebab Kebakaran

“Alatnya kurang. Duri-duri kan banyak, harus kita bersihkan dulu. Tim intinya cuman 6 orang. Meski demikian, kita harus tetap mengutamakan keselamatan,” ujar Bripka Muji kemarin.

Saat baru sebagian bendera terbentang, sejumlah warga yang datang langsung berdecak kagum, sambil mendokumentasikan melalui kamera. Bripka Muji mengaku terharu, karena bisa menikmati pemandangan langka di hari Kemerdekaan RI.

“Ini kan momen sangat langka, belum pernah ada pengibaran bendera sepanjang 74 Meter di Kabupaten Rembang. Nggak biasa terjadi, ya tak bela-belain jauh-jauh datang ke sini. Saya ke sini bareng sama temen-temen Kompas STIE YPPI Rembang, “ bebernya. Dipilihnya perbukitan Desa Tegaldowo, Kecamatan Gunem, karena lokasi tersebut merupakan pusat perbukitan kapur. Kawasan yang selama ini dianggap sebagai daerah resapan air.(lut)

Berita Populer

Gunungkidul Masih Menggunakan Metode Belajar Daring

GUNUNGKIDUL - Pemerintah Kabupaten Gunungkidul, belum bisa menerapkan sistem belajar tatap muka pada masa pandemi Covid-19 saat ini. Hal ini karena masih dilakukan pemetaan potensi...

PSIS Semarang Tetap Bermarkas di Stadion Citarum

SEMARANG - Manajemen PSIS Semarang telah memutuskan akan tetap bermarkas di Stadion Citarum. Guna menjalani lanjutan Liga 1 Indonesia yang digelar mulai 1 Oktober mendatang. Manajer PSIS...

PKPLH Kudus Laksanakan Rimbas Terpadu agar Masyarakat Nyaman

KUDUS – Dinas Perumahan Kawasan Pemukiman dan Lingkungan Hijau (PKPLH) Kudus, melaksanakan kegiatan rimbas terpadu di Jalan Pemuda, Kecamatan Kota, beberapa hari lalu. Guna menata...

Bupati Pemalang Ingatkan Jaga Kebersihan Objek Wisata

PEMALANG – Bupati Pemalang, Junaedi, bersama jajaran Pemerintah Kabupaten Pemalang, belum lama ini mengunjungi Dermaga Cinta, salah satu wahana yang menjadi andalan objek wisata Pantai...

Kapolres Pemalang Himbau Warga Waspadai Berita Hoaks

PEMALANG - Personil Polsek Pulosari Polres Pemalang Aipda Afandi dan Bripka Rahmat melakukan patroli dialogis dengan menghimbau warga agar mewaspadai berita hoaks yang beredar. Patroli...

Pengunjung Bukit Tangkeban Dihimbau Patuhi Protokol Kesehatan

PEMALANG - Polsek Pulosari Polres Pemalang dari unit Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT), belum lama ini memberikan himbauan untuk menjaga protokol kesehatan di obyek wisata...

Balai Jagong Kembali Dibuka, GOR Kudus Harus Steril PKL

KUDUS - Dibukanya kembali Balai Jagong, beberapa waktu lalu. Pemerintah Kabupaten Kudus mengharapkan kawasan Gor bersih dari Pedagang Kaki Lima (PKL). Kepala Dinas Perdagangan (Disdag) Kabupaten...

Pencegahan Klaster Penyebaran Virus Corona di Pondok Pesantren

SEMARANG - Bupati Semarang H Mundjirin merasa prihatin terjadinya klaster penyebaran virus corona di pondok pesantren di wilayah pantura Jawa Tengah. Kondisi itu diharapkan...

Wamenag Tegaskan Semua Pihak Harus Beradaptasi Dengan Kondisi Wabah Covid-19

SEMARANG - Wakil Menteri Agama Zainut Tauhid Sa’adi menegaskan bahwa semua pihak kini harus beradaptasi dengan kondisi wabah Covid-19. Langkah tersebut sebagai pilihan terbaik. Semuanya...

Dosen Sekolah Vokasi Undip Bantu Kembangkan UMKM

PEMALANG - Dosen Sekolah Vokasi Undip yang tergabung dalam Tim Pengabdian Kepada Masyarakat memberikan pendampingan untuk membantu pengembangan hasil produksi para pelaku usaha kecil...