Sabtu, Agustus 15, 2020
Beranda Karesidenan Kedu Kab. Magelang 23 Sanggar Tari Adu Kreasi di Wisma Perdamaian

23 Sanggar Tari Adu Kreasi di Wisma Perdamaian

SEMARANG – Sebanyak 23 kelompok atau sanggar tari beradu kreasi merebutkan total hadiah Rp 55 juta pada Festival Tari Jawa Tengah) di Wisma Perdamaian Semarang Sabtu (31/8). Wiraga (teknik), wirama (harmonisasi), wirasa (penghayatan), kreativitas dan penampilan jadi acuan penilaian dalam festival tersebut.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Jateng Jumeri mengatakan, festival tari ini merupakan rangkaian festival seni yang diselenggarakan Pemprov Jateng. Selain sastra, juga bakal terselenggara festival teater dan film.

“Kekayaan kesenian, terutama tari yang dimiliki Jawa Tengah sudah semestinya memiliki ruang khusus agar semakin berkembang. Maka kita harus terus memicu kreativitas teman-teman seniman, terutama penari agar terus berkarya. Ini (festival, red) bisa menjadi ruang adu kreasi dan kreativitas di kalangan seniman-seniman muda Jawa Tengah,” katanya.

Festival tari ini, dan juga festival kesenian lain yang diselenggarakan Pemprov Jateng dikhususkan untuk seniman yang berusia di bawah 35 tahun. Hasilnya, ada 23 kelompok dari 14 kabupaten/kota yang turut serta.

“Jumlah peserta masih di bawah target 40 peserta. Festival ini hanyalah satu dari seribu langkah proses, haram hukumnya proses berhenti setelah ini. Haram hukumnya tidak melahirkan karya sepulang dari sini. Semoga semua jadi juara,” ujarnya.

BACA JUGA:  Pemkot Semarang Kehilangan Rp 1,1 triliun Anggaran Pembangunan Daerah

Melihat daftar peserta tersebut, Jumeri terpantik untuk menyelenggarakan event serupa di tahun-tahun selanjutnya dengan harapan kuota yang disediakan bakal terpenuhi. Seluruh peserta di festival tersebut penampilannya terbagi dalam dua sesi, sesi pertama pukul 09.00 – 11.45 dan sesi kedua pukul 13.00 – 16.30. Sebagai penampil pertama adalah sanggar Semarak Candra Kirana dari Surakarta yang menampilkan tarian berjudul Tenung.

“Semoga total hadiah Rp 55 juta bisa jadi pemicu semangat teman-teman berproses. Mohon doanya semoga festival seni ini bisa terus kita selenggarakan. Terlebih sesuai rencana kerja Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo periode ini yang bakal konsen penuh untuk pengembangan sumberdaya manusia,” ungkapnya.

Untuk memicu peningkatan kualitas, Pemprov Jateng menghadirkan tokoh tari Jateng yang telah malang melintang di dunia tari internasional, Eko Supriyanto, yang pernah masuk tim penari dari penyanyi Madonna. Selain Eko, ada juga Bintang Hanggoro, dosen UNNES dan Sri Rumsari koreografer asal Magelang. (mg2/lut)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Berita Populer

Siap Tindak Tegas Aksi Intoleran dan Premanisme

SOLO - Kepala Polres Kota Surakarta Kombes Pol Ade Safri Simanjuntak menegaskan polisi tidak akan memberikan tempat dan siap menindak tegas terhadap aksi kelompok intoleran...

Dosen Sekolah Vokasi Undip Bantu Kembangkan UMKM

PEMALANG - Dosen Sekolah Vokasi Undip yang tergabung dalam Tim Pengabdian Kepada Masyarakat memberikan pendampingan untuk membantu pengembangan hasil produksi para pelaku usaha kecil...

Pendaftaran Kartu Prakerja Gelombang Empat

YOGYAKARTA - Dinas Koperasi UKM Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kota Yogyakarta tetap memberikan pendampingan kepada masyarakat yang akan melakukan pendaftaran Kartu Prakerja. Saat ini...

Sambut Kajari Baru, H.M. Hartopo : Ayo Bersinergi

KUDUS – Formasi Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Kudus kembali berganti. Setelah kedatangan Dandim 0722/Kudus baru beberapa waktu lalu, Pelaksana Tugas (Plt) Bupati...

Pengunjung Bukit Tangkeban Dihimbau Patuhi Protokol Kesehatan

PEMALANG - Polsek Pulosari Polres Pemalang dari unit Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT), belum lama ini memberikan himbauan untuk menjaga protokol kesehatan di obyek wisata...

Puluhan Anak Terjaring Tim Satuan Penegak Disiplin Protokol Kesehatan

DEMAK – Puluhan anak terjaring tim satuan penegak disiplin protokol kesehatan di jalur Wonosari-Wedung. Puluhan anak usia sekolah kedapatan tanpa mengenakan masker menaiki truk...

Alun – alun Simpang Tujuh Kudus jadi Pilihan Warga Berolahraga di Pagi Hari

KUDUS – Alun – alun Simpang Tujuh Kudus dimanfaatkan warga sekitar untuk berolahraga di pagi hari.  Fisik juga harus tetap bugar supaya bisa memperkuat sistem...

Kapolres Pemalang Himbau Warga Waspadai Berita Hoaks

PEMALANG - Personil Polsek Pulosari Polres Pemalang Aipda Afandi dan Bripka Rahmat melakukan patroli dialogis dengan menghimbau warga agar mewaspadai berita hoaks yang beredar. Patroli...

PSIS Semarang Tetap Bermarkas di Stadion Citarum

SEMARANG - Manajemen PSIS Semarang telah memutuskan akan tetap bermarkas di Stadion Citarum. Guna menjalani lanjutan Liga 1 Indonesia yang digelar mulai 1 Oktober mendatang. Manajer PSIS...

Bupati Jepara, Dian Kristiandi Minta Segera Buka Kembali Karimunjawa

JEPARA – Bupati Jepara, Dian Kristiandi meminta, Kapolda Jateng ikut mendorong gubernur. Untuk bisa membuka kembali pariwisata di Kepulauan Karimunjawa. Hal ini disampaikan oleh Bupati,...