Loading

wait a moment

Satpol PP Kota Semarang Bongkar Bangunan PKL Barito

SEMARANG – Satpol PP Kota Semarang mengerahkan anggotanya untuk melakukan penertiban PKL di Barito, Kelurahan Rejosari bantaran sungai Banjir Kanal Timur kemarin. Penertiban PKL ini dilakukan untuk normalisasi di bantaran banjir kanal.

Para PKL kemudian dipindahkan ke tempat relokasi yang sudah disediakan didaerah Masjid Agung Jawa Tengah (MAJT) bersama dengan PKL lainnya. Sebelumnya, jajaran Pemkot Semarang sudah memberikan informasi kepada para PKL pada Minggu lalu.

“Minggu lalu sudah disampaikan kepada para PKL untuk membereskan barang-barang yang masih tersisa. Sebab, hari ini (kemarin, red) kami melakukan pembongkaran bangunan,” kata Kasatpol PP Kota Semarang Fajar Purwanto.

Ia menjelaskan, penertiban dilakukan karena akan ada proyek normalisasi sungai Banjir Kanal Timur. Sehingga, adanya bangunan liar milik para PKL tersebut harus disterilkan guna tempat pengoprasian alat berat saat normalisasi.

“Penertiban sepanjang 6,73 km tanpa halangan sudah diselesaikan, selanjutnya penertiban di Majapahit dan Pujang Gading akan dilakukan. Rencana normalisasi akan dilakukan mulai tahun 2021,” jelasnya.

Fajar membeberkan, pihaknya telah melakukan pendataan bangunan di sepanjang bantaran BKT dari Jembatan Majapahit hingga Pucang Gading. Ada sekiar 8.500 bangunan disana. Mayoritas merupakan hunian rumah. Pihaknya akan mengundang lurah dan camat untuk koordinasi terkait sosialisasi pembongkaran di bantaran BKT yang selanjutnya.

“BKT ini panjangnya sekitar 18 km. Kami sudah selesaikan 6,7 km. Masih ada 11,4 km yang harus diselesaikan. Tahun depan kami akan mulai sosialisasi,” sebut Fajar.(mg2/lut)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *