Sabtu, Agustus 15, 2020
Beranda Karesidenan Pati Pati Digempur Kedelai Impor, Petani Lokal Merugi

Digempur Kedelai Impor, Petani Lokal Merugi

GILING: Seorang petani di Kabupaten Pati saat menggiling kedelai miliknya. (ANGGA SAPUTRA/LINGKAR JATENG)

PATI – Petani kedelai lokal di Kabupaten Pati kini menjerit. Hal itu akibat anjloknya harga di pasaran. Terlebih, harga kedelai impor juga ikut turun saat musim panen seperti ini.

Sucipto, Ketua Kelompok Petani Kedelai Desa Trimulyo, Kecamatan Kayen, Pati mengatakan, selain penyerapan hasil panen yang tidak maksimal, harga kedelai sekarang jauh dari harapan para petani. Belum lagi, gempuran harga kedelai impor ikut-ikutan turun.

”Harga kedelai untuk tahun ini terpuruk. Karena harga jual kedelai dari tingkat petani itu berkisar antara Rp 6200 hingga Rp 6300. Padahal biaya untuk operasionalnya per hektarenya pada kisaran Rp 7 juta per hektare. Kalau kita jual hasil panen hanya sekitar 1,1 ton sampai 1,7 ton per hektare. Artinya kami mengalami kerugian tidak membuahkan hasil yang sepadan dengan ongkos yang telah kami keluarkan,” ujarnya kemarin.

Sucipto yang didampingi sejumlah petani anggota kelompoknya berharap pemerintah dapat menyerap hasil panen petani kedelai. Belum lagi dengan kedelai impor yang harganya ikut turun, berdampak kedelai hasil panen petani tidak laku.

BACA JUGA:  Tanah Bekas Galian C Bahayakan Pengguna Jalan

 ”Petani merelakan hasil panennya dihutangkan kepada pemasok serta pengrajin tahu dan tempe. Karena para pengrajin tahu dan tempe juga memakai kedelai impor yang harganya lebih murah dari kedelai lokal meski mutu dan kandungan proteinnya lebih baik. Kami memang mencoba mengimbangi dengan kedelai lokal tapi nyatanya perajin tahu dan tempe menghendaki menggunakan kedelai impor. Padahal menurut cerita perajin tahu dan tempe kedelai lokal lebih baik ketimbang kedelai impor bahkan lebih bagus rendemennya,” ujarnya.

Pihaknya berharap, harga kedelai lokal hasil budidayanya minimal berkisar antara Rp 7 ribu hingga Rp 7500 per kilogram. Dengan kisaran harga itu, sudah imbang dengan biaya yang selama ini dikeluarkan dari mulai tanam hingga panen. (ang/one)

Berita Populer

Bupati Pemalang Ingatkan Jaga Kebersihan Objek Wisata

PEMALANG – Bupati Pemalang, Junaedi, bersama jajaran Pemerintah Kabupaten Pemalang, belum lama ini mengunjungi Dermaga Cinta, salah satu wahana yang menjadi andalan objek wisata Pantai...

Hadapi Sensus Penduduk Offline, Petugas Wajib Rapid Test

KUDUS - Pemkab Kudus melalui Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Kudus siap melaksanakan sensus penduduk secara luring (offline) pada bulan September. Dengan metode door...

PKPLH Kudus Laksanakan Rimbas Terpadu agar Masyarakat Nyaman

KUDUS – Dinas Perumahan Kawasan Pemukiman dan Lingkungan Hijau (PKPLH) Kudus, melaksanakan kegiatan rimbas terpadu di Jalan Pemuda, Kecamatan Kota, beberapa hari lalu. Guna menata...

Pendaftaran Kartu Prakerja Gelombang Empat

YOGYAKARTA - Dinas Koperasi UKM Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kota Yogyakarta tetap memberikan pendampingan kepada masyarakat yang akan melakukan pendaftaran Kartu Prakerja. Saat ini...

Silaturahmi Kapolres Demak ke Kediaman Ketua MUI dan FKUB

DEMAK – Sebagai Pejabat Kepolisian yang masih tergolong baru di Kota Wali, Kapolres Demak AKBP Andhika Bayu Adittama intensifkan pertemuan dengan para tokoh masyarakat dan...

Dosen Sekolah Vokasi Undip Bantu Kembangkan UMKM

PEMALANG - Dosen Sekolah Vokasi Undip yang tergabung dalam Tim Pengabdian Kepada Masyarakat memberikan pendampingan untuk membantu pengembangan hasil produksi para pelaku usaha kecil...

Wamenag Tegaskan Semua Pihak Harus Beradaptasi Dengan Kondisi Wabah Covid-19

SEMARANG - Wakil Menteri Agama Zainut Tauhid Sa’adi menegaskan bahwa semua pihak kini harus beradaptasi dengan kondisi wabah Covid-19. Langkah tersebut sebagai pilihan terbaik. Semuanya...

Guru Muda Terpilih Menjadi Microsoft Innovative Educator Expert

MAGELANG - Rahma Huda Putranto Guru Muda asal Kabupaten Magelang, terpilih menjadi seorang  MIEE (Microsoft Innovative Educator Expert). Jika diterjemahkan secara bebas berarti Pakar Pendidik...

Pengunjung Bukit Tangkeban Dihimbau Patuhi Protokol Kesehatan

PEMALANG - Polsek Pulosari Polres Pemalang dari unit Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT), belum lama ini memberikan himbauan untuk menjaga protokol kesehatan di obyek wisata...

Bentuk Tim Pembangunan Data, Hartopo Dorong Sinergitas Trisula Pertanahan

KUDUS - Pemkab Kudus membentuk Tim Pembangunan Data Pertanahan Berbasis Bidang di Kabupaten Kudus. Tim yang dibentuk melalui sinergi antara Pemkab dan Badan Pertanahan...