Minggu, Desember 6, 2020
Beranda Karesidenan Semarang Kota Semarang Hampir 1,5 Tahun, Progres Proyek SPAM Semarang Barat Baru Tiga Persen

Hampir 1,5 Tahun, Progres Proyek SPAM Semarang Barat Baru Tiga Persen

SEMARANG – Progres proyek Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) senilai Rp 1,2 triliun baru tiga persen. Proyek tersebut diharuskan selesai selama kurun waktu 1,5 tahun sejak dimulainya pengerjaan pada (22/5) tahun lalu.

Kepala Bagian Humas Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Moedal Semarang Joko Purwanto mengatakan, proyek SPAM terbagi menjadi empat lokasi proyek.

Diantaranya lokasi Intake berada di dekat bendungan Jatibarang, lokasi water treatment plan di Bambankerep, Ngaliyan, dan dua lokasi lainnya adalah reservoir yang berada di Desel Ngaliyan dan Manyaran.
“Untuk seluruh pengerjaan proyek akumulasinya baru tiga persen,” katanya.

Ia menambahkan, untuk lokasi intake sudah hampir selesai tinggal instalasi pipa reguler menuju ke arah lokasi water treatment plan. Adapun untuk 3 lokasi lainnya masih dalam tahap pengurukan tanah atai landfill.

“Untuk reservoir di lokasi Ngaliyan per Desember kemarin sudah dalam tahap pengecoran segemn kedua ,” jelasnya.

Salah satu supervisor Kontraktor Pelaksana Proyek Dante mengungkapkan, banyak hal yang menjadi penghambat di lapangan. Salah satunya adalah proses pengadaan peralatan pendukung kerja.

BACA JUGA:  Hampir 6 Ribu Orang Diamankan Didemo Tolak Omnibus Law

“Kami selaku pelaksana di lapangan hanya mengikuti perintah dari kantor pusat. Adapun progress yang menentukan adalah mereka,”ujarnya.

Senada dengan hal tersebut. Wawan, salah satu konsultan pengawas lapangan proyek tersebut, menegaskan bahwa proyek tersebut berjalan dengan lambat. “Sudah terlihat jelas kok Mas, masa sudah hampir satu setengah tahun baru 3 persen pencapaian,”tandasnya.

Proyek SPAM Semarang Barat akan memasok kebutuhan air bersih bagi sekitar 420.000 jiwa atau sekitar 30% warga Kota Semarang melalui 70.000 sambungan rumah (SR). Sambungan mencakup tiga kecamatan di Kota Semarang, yaitu Kecamatan yakni Kecamatan Tugu, Ngaliyan, dan Semarang Barat. (cr2/lut)

Berita Populer

Sosialisasikan Manfaat Aplikasi SP4N-LAPOR

DEMAK - Dinas Komunikasi dan Informasi (Diskominfo) Demak membuka stand pengaduan Sistem Pengelolaan Pengaduan Pelayanan Publik Nasional- Layanan Aspirasi dan Pengaduan Online Rakyat (SP4N-LAPOR),...

Ratusan Orang Protes Proyek Sutet

PATI – Ratusan warga menduduki lokasi proyek Sutet Desa Kedungwinong, Kecamatan Sukolilo, Kamis (3/12). Aksi massa ini dilakukan sebagai bentuk protes penolakan yang selama...

Tegaskan PTM Awal 2021

SEMARANG – Dinas Pendidikan Kota Semarang menegaskan akan tetap melakukan pembelajaran tatap muka (PTM) pada awal tahun 2021. Hal itu disebabkan oleh banyaknya permintaan...

Belum Lengkap, Logistik Tidak Disebar

SEMARANG – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Semarang mengatakan bahwa persiapan logistik pemilihan wali kota (pilwalkot) mendekati 100 persen. Beberapa kekurangan logistik sedang dilengkapi...

Jateng akan Bikin Tempat Isolasi Terpusat

SEMARANG -  Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah (Jateng) akan membikin tempat isolasi terpusat di sejumlah lokasi di daerahnya. Hal ini, menyusul tingginya klaster keluarga...

Jateng Nomor Satu Penyerap KUR Terbesar se-Indonesia

SEMARANG – Provinsi Jawa Tengah dinobatkan sebagai provinsi nomor satu sebagai penyerap Kredit Usaha Rakyat (KUR) terbesar se-Indonesia. Hal itu disampaikan oleh komisi XI...

Guru dan Tenaga Medis Gratis Masuk Pameran UMKM Lawang Sewu

SEMARANG  - PT Kereta Api Pariwisata (KAI Wisata) menggelar “Pameran Omni UMKM Setu Minggu Lawang Sewu 2020”, selama dua hari Sabtu dan Minggu (27-28/11)....

Muncul Klaster Covid, Sekolah Diminta Tutup

SEMARANG - Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo merespon tegas munculkan klaster penyebaran Covid-19 di salah satu SMP di Kabupaten Jepara. Ganjar memerintahkan untuk langsung...

Tim Pemantau Sepi Pendaftaran

SEMARANG – Gelaran Pemilihan Wali Kota (Pilwalkot) Kota Semarang terancam tanpa pemantauan dari masyarakat umum. Hal itu menyusul tidak adanya satu pun tim pemantau...

Ingatkan Bahaya AIDS, Mahasiswa Bagikan Bunga

PATI - Guna memperingati hari AIDS sedunia, puluhan mahasiswa yang tergabung dalam organisasi Keluarga Mahasiswa dan Pelajar Pati (KMPP) UIN Walisongo Semarang, membagikan seribu...