Jukir Liar Kota Lama Resahkan Pengunjung

oleh -
Kondisi parkir liar di kawasan Kota Lama Semarang
Kondisi parkir liar di kawasan Kota Lama Semarang

– Tarif parkir tak wajar dan mengaku telah mengantongi izin membuat warga dan pengunjung kawasan resah. Pasalnya, tarif parkir yang dipatok cukup mahal, itu disebabkan banyaknya juru dan penggunaan tempat yang dilarang untuk parkir.

Kepala (Dishub) Kota Endro P Martanto melalui Seksi Perijinan Parkir Gama mengatakan, warga resah karena mereka juga salah. Para pengunjung dan masyarakat memarkirkan kendaraanya ditempat yang bukan tempatnya.

“Para warga ini mintanya dekat dengan tempat tujuan jadi wajar kalau terkena tarif mahal. Itu pun dari juru dan yang digunakan tempat larangan parkir. Padahal kami sudah menyediakan 5 kantong parkir di ,” tuturnya.

Ia menjelaskan, pihaknya telah menentukan 5 titik lokasi untuk tempat parkir dikawasan itu. Pertama terletak di Satuan Tugas Administrasi SIM (Satpas) Kota , Dream Museum Zone, Pool Damri, Jalan Meliwis (Samping café Sepur), dan parkir umum kawasan semarang yang berada di Jalan Suari.

“5 lokasi itu kan milik swasta jadi kalau tarifnya kami batasi untuk kendaraan roda dua paling mahal Rp 3 ribu. Kendaraan roda empat Rp 5 ribu, dan kendaraan roda 6 atau lebih itu Rp 15 ribu. Tapi kalau kendaraan roda dua tarifnya Rp 5 ribu itu bukan tarif Dishub melainkan jukir liar,” terangnya. (mg5/pal)