Update Kasus Covid-19 di Indonesia

3293
Kasus
280
Meninggal
252
Sembuh

INFO SELENGKAPNYA >>

Gelar HPSN, Plt. Bupati Kudus: Kudus Harus Bersih dari Sampah

oleh -
HM. Hartopo berfoto bersama warga di terminal wisata Colo
Plt. Bupati HM. Hartopo saat berfoto bersama warga usai apel HPSN di terminal wisata Colo, Kecamatan Dawe Sabtu (22/2).

KUDUS – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kudus bersama dan masyarakat menggelar apel peringatan Hari Peduli Nasional (HPSN) di halaman parkir terminal wisata Colo, Kecamatan Dawe, Sabtu (22/02).

Apel dimulai oleh laporan Kepala Dinas Perumahan Kawasan Pemukiman dan Lingkungan Hidup (PKPLH) Agung Karyanto mengatajan, tujuan diadakanya peringatan HPSN untuk membudayakan perilaku hidup bersih dan sehat.

“Selain itu, juga untuk menciptakan persepsi terhadap pengelolaan agar dapat memberikan dampak perubahan yang signifikan kepada pola pikir masyarakat,” katanya.

Apel dipimpin langsung oleh Plt Bupati Kudus . Pihaknya menekankan kepada masyarakat untuk selalu peduli lingkungan. Dengan cara tidak membuang sembarangan, apalagi dibuang di sungai.

“Kudus harus bersih dari sampah, karena imbas dari sampah sangat berbahaya. Selain dapat mencemari lingkungan, tumpukan sampah disungai menjadi penyebab banjir,” ucapnya.

Selain itu, dirinya mengatakan tugas pemerintah Pemkab Kudus hanya mengelola sampah. Untuk itu, masyarakat harus berusaha mengurangi volume sampah.

“Saya harap masyarakat dapat memilah sampah yang layak daur ulang untuk dijadikan sebuah karya. Sehingga dapat memiliki nilai jual, nantinya penghasilan dari penjualan sampah daur ulang di bank sampah dapat ditabung melalui devisi pegadaian dengan hitungan saldo berupa per gram emas,” ujarnya.

Setelah selesai apel, Plt. Bupati HM. Hartopo meninjau langsung hasil karya daur ulang sampah oleh masyarakat. Berbagai karya daur ulang sampah baik organik maupun non organik dipamerkan. Dirinya mengapresiasi dan bangga dengan hasil karya daur ulang sampah mereka.

“Saya sangat mengapresiasi hasil karya daur ulang sampah yang dapat bernilai jual. Sebab dengan adanya kreatifitas seperti ini selain bisa mengurangi volume sampah tentunya juga bisa mendatangkan pendapatan bagi masyarakat,” ucapnya. (ila/lut)