Hasil Lab Pasien Dinyatakan Negatif, Hartopo Pastikan Kudus Aman dari Virus Corona

oleh -0 views
Plt. Bupati Kudus HM. Hartopo saat menyampaikan keterangan kepada awak media.

— Plt. Bupati H.M Hartopo menjenguk pasien yang dirawat di ruang isolasi RSUD dr. Loekmono Hadi kemarin. Hasil lab pasien yang sebelumnya dicurigai terjangkit itu dinyatakan negatif.

Hartopo mengaku gembira setelah mendapat informasi dari Direktur dr. Aziz Achyar bahwa pasien A dinyatakan negatif .

Namun, pihaknya mengingatkan, meski telah sembuh dan dinyatakan negatif , pasien A harus selalu menjaga kebersihan. Tak hanya kebersihan lingkungan, namun juga kebersihan badan.

Alhamdulillah, kemarin dapat kabar kalau mas A ini sudah sembuh. Artinya, dinyatakan negatif . Tetap selalu jaga kesehatan, utamanya kebersihan harus diutamakan. Tentu kabar ini kabar baik. Sampai saat ini, insya Allah masih aman terhadap ,” katanya.

Selain itu, Hartopo juga meminta warga masyarakat untuk tetap tenang dan tidak panik. Memang, telah ditetapkan World Helath Organization (WHO) sebagai pandemi. Akan tetapi, warga masyarakat diminta jangan takut.

Pihaknya mengimbau, supaya tidak terpapar , warga harus menjadikan cuci tangan dengan sabun dan pola hidup bersih sebagai kebutuhan. Tak hanya itu, konsumsi makanan sehat dan bergizi dipercaya mampu menangkal .

“Untuk warga , saya sampaikan jangan pernah merasa takut dengan . Waspada dan kehati-hatian itu penting dan wajib kita lakukan. Akan tetapi, tidak perlu panik. Mari kita mulai dengan menjalankan pola hidup sehat, seperti cuci tangan dengan sabun, makan makanan sehat dan bergizi, serta olahraga yang cukup,” jelasnya.

Sebelumnya, pasien yang merupakan warga Kecamatan Gebog itu diduga terjangkit corona. Karena usai pulang dari Korea Selatan merasa tidak enak badan, flu dan lemas setelah pulang dari Indonesia. Bahkan, sempat viral di jagad maya.

Selanjutnya, dilakukan penanganan sesuai prosedur oleh petugas RSUD dr. Loekmono Hadi. Pasien tersebut kemudian dirawat di ruang isolasi selama 14 hari dan dilakukan serangkaian tes laboratorium. Hasilnya, pasien A negatif dan hanya mengalami pneunomia.

Direktur dr. Aziz Achyar mengatakan, kebersihan dan pola hidup sehat harus diterapkan oleh masyarakat . Jika ada masyarakat yang pernah bepergian atau kontak lansung dengan warga negara yang terpapar , maka diminta untuk segera berkonsultasi dengan dokter.

“Jadi pada dasarnya pola hidup sehat dan bersih ini sangat penting. Benar bahwa cuci tangan dengan sabun ini adalah langkah awal dan penting untuk tidak terpapar . Jika pernah bepergian atau kontak langsung dengan orang dari negara terpapar, maka segera berkonsultasi dengan dokter,” ungkapnya.

Terkait dengan pasien A yang negatif yang dirawat di , Aziz menambahkan, saat ini pasien diperbolehkan untuk pulang ke rumah. Selain itu, pasien A juga tidak akan diawasi karena telah dinyatakan negatif .

Hal tersebut didapat setelah dilakukan tes laboratorium sebanyak dua kali. Hasil tes tersebut telah dianilisa dan divalidasi oleh tim khusus dari Kementerian Kesehatan RI.
“Sore nanti, pasien A boleh pulang dan tidak ada pengawasan. Kita bisa memutuskan hal itu karena telah mendapatkan hasil tes dari Kemenkes,” pungkasnya.(ila/lut)