Update Kasus Covid-19 di Indonesia

3293
Kasus
280
Meninggal
252
Sembuh

INFO SELENGKAPNYA >>

Meski Melegakan, Kebiasaan Membunyikan Jari Bisa Berdampak Buruk

oleh -
Jari tangan
Ilustrasi jari

LINGKARJATENG.COM – -jari atau persendian ketika dibunyikan memang bikin lega, terlebih jika dilakukan setelah melakukan aktivitas berat atau dalam kondisi capek. serasa ringan setelah -jari dibunyikan. Namun di balik efek lega tersebut, ternyata kebiasaan membunyikan bisa berdampak buruk.

Para dokter tidak menganjurkan Anda untuk terlalu sering membunyikan jemari karena menurut beberapa penelitian, kebiasaan ini bisa menimbulkan cidera. Dulu ada dugaan membunyikan bisa menyebabkan arthritis, tapi belakangan anggapan tersebut terbantahkan.

Seperti yang ditulis di WebMD, membunyikan bisa menyebabkan tekanan negatif yang menarik gas nitrogen ke , seperti saat jari berbunyi ‘krek’. Ini tidak berbahaya sebenarnya. Bunyi ‘krek’ bisa juga terdengar jika tendon mengenai jaringan karena perubahan minor dalam jalur gesekannya. Ini bisa menyebabkan rusaknya massa otot dan perubahan gerak.

Bila bunyi ‘krek’ dibarengi dengan rasa sakit, bisa jadi ada yang tidak normal pada jari Anda, seperti cedera ligamen atau masalah lainnya. Beberapa pasien dengan arthritis (peradangan , biasanya sakit), bursitis, atau tendinitis biasanya mengalami suara ‘krek’ dikarenakan adanya pembengkakan jaringan.

Sejauh ini penelitian yang menemukan hubungan antara membunyikan jari dan arthritis belum ada, tetapi kebiasaan seperti ini belum tentu bagus juga. Penelitian lain mengungkapkan bahwa kegiatan tersebut berkaitan dengan kerusakan ligamen dan jaringan lunak.

Penelitian lainnya yang diterbitkan dalam Annals of Rheumatic Diseases menghubungkan kebiasaan membunyikan jari dengan pembengkakan dan menurunnya kekuatan untuk memegang. Hasil penelitian ini mendorong para peneliti lainnya untuk menyimpulkan bahwa kebiasaan ini mengarah kepada gangguan fungsional .

Dalam penelitian lainnya tentang cedera yang timbul akibat membunyikan , seperti dijelaskan dalam American Journal of Orthopaedics, manipulasi dan paksaan untuk mendengar suara retak pada jari bisa berujung pada cedera akut.

“Banyak orang tua yang memberi tahu anaknya untuk tidak melakukan kebiasaan tersebut, tapi membunyikan buku jari sebenarnya tidak menjadi kekhawatiran para fisioterapis kecuali mungkin jika mengakibatkan rasa nyeri atau bengkak,” ungkap fisioterapis Sammy Margo.

Meskipun banyak sendi yang menimbulkan suara, Margo menambahkan bahwa bunyi ‘krek’ yang terdengar saat Anda membunyikan sendi-sendiri jari mungkin juga ada kaitannya dengan nyeri atau bengkak. “Itu bisa jadi cedera atau ausnya tulang rawan, tulang rawan robek, atau osteoartritis,” tutur Margo.

Sumber: hellosehat