Update Kasus Covid-19 di Indonesia

3293
Kasus
280
Meninggal
252
Sembuh

INFO SELENGKAPNYA >>

Waspadai Tulang Ekor Nyeri Akibat Duduk Terlalu Lama

oleh -
Tulang ekor nyeri
Ilustrasi tulang ekor nyeri

LINGKARJATENG.COM – Posisi duduk yang terlalu lama seperti saat bekerja atau mengemudi, dapat menyebabkan terlalu banyak tekanan pada . Posisi ini menyebabkan sakit dan ketidaknyamanan yang akan bertambah buruk akibat semakin lama duduk dengan di posisi tersebut.

Biasanya, sakit pada akibat terlalu lama dalam poisis duduk bisa hilang dengan sendirinya. Namun jika rasa itu tidak kunjung sembuh, ada beberapa cara perawatan diri yang dapat dilakukan untuk mengurangi rasa sakit.

Pertama adalah hindari duduk terlalu lama. Jika mengharuskan duduk, condongkanlah tubuh ke depan untuk melepaskan tekanan dari . Anda bisa duduk di atas bantal ‘donat’, untuk mengurangi tekanan selama duduk, meskipun ini sebenarnya dapat mengisolasi , memberikan lebih banyak tekanan di atasnya. Sebaliknya, pilih bantal berbentuk baji yang dimodifikasi (disebut bantal ) untuk mengurangi tekanan pada .

Kedua kompres es atau air panas: Kompres es dapat diterapkan pada tulang ekor selama 10-15 menit beberapa kali sehari hingga tiga hari jika terjadi cidera untuk membantu mengurangi rasa sakit. Menggunakan bantal pemanas juga bermanfaat. Para ahli merekomendasikan untuk mencoba kompres es dan kompres panas untuk melihat cara mana yang cocok untuk Anda.

Ketiga hindari sembelit dengan mengonsumsi makanan yang berserat tinggi dan minum banyak air karena dapat membantu melunakkan feses dan membuat buang air besar lebih lancar. BAB lancar akan mambuat anda nyaman, sementara sembelit menyebabkan sakit tulang ekor lebih parah.

Keempat meminum obat sakit tulang ekor. Dokter dapat merekomendasikan obat sakit tulang ekor seperti antiinflamasi nonsteroid topikal atau oral (NSAID) untuk mengurangi rasa sakit dan peradangan. Jika sakit tetap ada meskipun menggunakan NSAID dan tips di atas, pastikan untuk menemui dokter.

Artikel asli Tulang Ekor Nyeri: Penyebab, Gejala, Pengobatan, & Pencegahan