Di Grobogan, 1 ODP dan PDP Meninggal Dunia

oleh
JELASKAN: Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Grobogan Slamet Widodo, saat memberikan keterangan kepada awak media, Kamis (2/4).(MUHAMAD ANSORI/LINGKAR JATENG)

GROBOGAN – Perkembangan wabah () di Kabupaten Grobogan hingga Kamis (2/4) terdapat 36 pasien dalam pengawasan (PDP). Dari jumlah tersebut, ada 26 PDP yang dinyatakan sembuh.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Grobogan Slamet Widodo mengatakan, saat ini ada satu PDP yang meninggal dunia. Namun, hasil swab tenggorokan pasien yang bersangkutan baru keluar sekira sepekan kedepan.

“Jadi kami tidak bisa memastikan PDP tersebut positif terjangkit atau tidak. Kami juga tengah menunggu hasil lab dari tujuh PDP lainnya,” katanya Kamis (2/4).

Lanjutnya, PDP yang meninggal berjenis kelamin laki-laki berumur 51 tahun. Meski hasil lab belum keluar, pihaknya meminta keluarga pasien untuk melakukan mandiri selama 14 hari. “Kita sudah koordinasi dengan pihak keluarga,” ujarnya.

Ia menjelaskan untuk jumlah orang dalam pantauan (ODP) ada sebanyak 110 orang. Dari jumlah itu, sebanyak 11 orang sembuh. Sementara itu, pihaknya meminta warga yang datang dari luar kota untuk melakukan mandiri selama 14 hari.

“Pemudik kita berharap harus mandiri selama 14 hari, kita kan gak tau pemudi- pemudik itu, membawa virus atau ngak. Maka kita wajibkan mandiri. Tidak boleh keluar rumah, kecuali ada hal-hal yang memang harus keluar rumah,” katanya. (ori/fat/lut)