Jumat, Januari 22, 2021
Beranda Karesidenan Pati Kudus HM. Hartopo : Objek Vital Wajib Terapkan Protokol Kesehatan

HM. Hartopo : Objek Vital Wajib Terapkan Protokol Kesehatan

KUDUS – Plt. Bupati Kudus HM. Hartopo menegaskan agar semua objek vital dan fasilitas publik wajib menerapkan protokol kesehatan. Hal itu disampaikan orang nomor satu di Kota Kretek saat meninjau sejumlah tempat bersama jajaran forum komunikasi pimpinan daerah (forkopimda) kemarin.

Diantara yang dikunjungi yakni dua Posko Terpadu covid-19 di Simpang Tujuh Kudus dan Terminal Induk Jati. Hartopo ingin memastikan pelayanan informasi maupun cek kesehatan di Posko Terpadu berlangsung lancar. Apalagi, masih banyak warga Kudus yang kemungkinan akan pulang kampung.

Dalam kunjungan itu, Hartopo menyerahkan bantuan Alat Pelindung Diri (APD) bagi petugas jaga posko. Meski terbilang minim, pihaknya mengusahakan agar kebutuhan APD bagi petugas jaga segera tercukupi. Mengingat, mereka akan menghadapi ribuan orang yang datang di Kudus.

“Kami upayakan agar APD ini bisa dipakai oleh petugas jaga. Mereka juga wajib melaksanakan protokol kesehatan bagi pendatang maupun warga Kudus yang pulang kampung. Ini cukup riskan,” katanya.

Di Terminal Induk Jati nampak lengang, meski begitu protokol kesehatan diterapkan. Seluruh bus dari luar kota singgah di Terminal Jati. Selain itu, Hartopo mengingatkan pentingnya data pendatang. Hal tersebut digunakan sebagai data penelusuran jika suatu saat dibutuhkan karena mereka dikategorikan sebagai Orang Dalam Pemantauan (ODP).

BACA JUGA:  Menilik Pembelajaran Lewat Radio

“Keakuratan data ini sangat penting. Kalau bisa RT/RW juga diberikan data ini sehingga mereka bisa mengecek dan memantau secara langsung warganya. Para pendatang ini bisa dikategorikan ODP dan perlu pemantauan selama 14 hari. Selain data, protokol kesehatan di seluruh objek vital harus diterapkan,” imbuhnya.

Cek Ketersediaan Bahan Pokok di Pasar Swalayan

Usai kunjungan di Terminal Jati Kudus, Hartopo menuju Pasar Swalayan. Pihaknya mendapati masih cukup banyak warga Kudus yang berbelanja. Ia pun mengingatkan agar penerapan protokol kesehatan dan social distancing dilakukan. Tak hanya itu, warga yang berbelanja juga diminta untuk memakai masker.

“Yang jelas kita minta warga yang ke swalayan disiapkan protokol kesehatan, yang paling utama adalah hand sanitizer. Kemudian, jangan sampai bergerombol dan jangan lama-lama jika berbelanja. Mari kita terapkan social distancing,” jelasnya.

Plt Bupati juga memantau harga sembako. Sampai saat ini, belum ada lonjakan inflasi yang cukup berarti. Meski terdapat beberapa komoditas yang dibatasi pembeliannya, seperti gula pasir.

“Untuk inflasi dan kelangkaan di Kudus belum signifikan. Artinya, seluruh kebutuhan sembako di Kudus terpenuhi dan masyarakat masih punya daya beli,” pungkasnya.(lut)

Berita Populer

Gunakan Mitos untuk Jaga Lingkungan

MAGELANG - Desa Margoyoso, Kecamatan Salaman, Kabupaten Magelang memiliki cara unik untuk menjaga kelestarian lingkungan. Selain memiliki peraturan desa (perdes) yang mengatur tentang lingkungan,...

KNKT Lanjutkan Pencarian CVR

JAKARTA - Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) melanjutkan pencarian kotak hitam “Cockpit Voice Recorder” (CVR). Meskipun, operasi pencarian dan penyelamatan (SAR) pesawat Sriwijaya Air...

Pemprov Jateng Genjot Ekspor Produk Herbal

SEMARANG - Pemerintah Provinsi Jawa Tengah berusaha menggenjot ekspor produk herbal tahun ini. Produk ini dinilai banyak dibutuhkan sebagai salah satu penguat imun tubuh...

Dukungan Terhadap Calon Tunggal Kapolri Terus Mengalir

SEMARANG - Dukungan terhadap calon tunggal Kapolri Komjen Drs Listyo Sigit Prabowo, M.Si terus mengalir. Mulai dari kalangan tokoh agama, aktivis, hingga seniman. Ketua Forum...

Gus Yasin Sebut Para Santri Siap Sumbang Plasma Konvalesen

SEMARANG - Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen mendorong pondok pesantren untuk menjadi lumbung donor plasma konvalesen. Menurutnya, ponpes di Jateng yang sempat...

Pemprov Wajibkan CPNS Tandatangan Setia NKRI dan Antikorupsi

SEMARANG - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah (Jateng) meminta Calon Pegawai Sipil Negara (CPNS) menjaga integritas selama menjalankan tugas. Untuk memastikan hal itu, mereka...

BBWS Menindaklanjuti Pembebasan Lahan Tanggul Jebol

KUDUS – Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pemali Juana akan melaksanakan penguatan pembebasan lahan sungai yang membuat tanggul jebol beberapa waktu lalu. Yakni di...

13 Ribu Penerima Vaksin Baru Diusulkan

SEMARANG - Sebanyak 13 ribuan penerima vaksin baru diusulkan. Mereka rencananya akan dimasukkan dalam kategori sumber daya manusian (SDM) kesehatan atau orang-orang yang bekerja...

Ganjar Pastikan Tempat Isolasi Aman

SEMARANG - Kasus Covid-19 di Jawa Tengah belum menunjukkan tanda-tanda mereda. Bahkan, per Selasa (19/1), total kasus kematian sudah menembus angka 7 ribu jiwa. Menurut...

Ganjar Lepas Relawan Penanganan Gempa di Sulbar

SEMARANG – Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo mengirimkan sejumlah relawan ke Sulawesi Barat untuk membantu penanganan bencana gempa bumi di wilayah tersebut. Sebanyak 15...