Tanpa Gejala, Dua Warga Positif Covid-19 Dirawat di Kudus

oleh
KOORDINASI: Plt. Bupati Kudus HM. Hartopo memimpin rakor evaluasi penanganan covid-19 di Command Centre Senin (30/3). (DOK LINGKAR JATENG)

KUDUS– Plt. Bupati Kudus HM. Hartopo mengungkapkan dua warga dinyatakan positif () usai menjalani tes swab tenggorokan. Meskipun, keduanya tidak menunjukkan gejala mirip terpapar virus tersebut.

HM. Hartopo yang juga Ketua Tim Gugus Tugas Pencegahan dan Pengendalian mengungapkan, kedua orang positif Corona tersebut, salah satunya asal Kabupaten Kudus dan satunya dari Kabupaten Pati. Ia mengatakan kedua orang tersebut, satunya dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah Loekmono Hadi Kudus dan RS Mardi Rahayu Kudus.

“Untuk pasien asal Kabupaten Kudus tersebut memiliki riwayat perjalanan dari Jakarta. Hanya saja, saat tiba di Kudus saat dilakukan pemeriksaan tidak ada gejala mirip penyakit Corona, seperti batuk atau demam tinggi. Akan tetapi, saat dilakukan tes swab tenggorokan hasilnya positif sehingga langsung dirawat di ruang isolasi RSUD Loekmono Hadi Kudus,” ujar HM. Hartopo.

Sementara keluarganya, kata dia, diminta untuk melakukan isolasi mandiri terlebih dahulu sebelum nantinya dilakukan pemeriksaan.

Untuk pegawai asal Pati yang juga tidak menunjukkan gejala, usai dilakukan tes cepat (rapid test) yang dilakukan pihak rumah sakit hasilnya menunjukkan indikasi positif. Kemudian ditindaklanjuti dengan tes swab tenggorokan dan hasilnya positif

“Karena yang bersangkutan warga Pati, Pemkab menyerahkan pelacakan kontak kepada Pemkab Pati,” ujarnya.

Ia berharap masyarakat yang datang dari luar kota untuk melakukan isolasi mandiri selama 14 hari. Sedangkan masyarakat Kudus yang terpaksa keluar rumah sebaiknya memakai masker untuk menghindari kemungkinan terjadinya penularan .

Sementara itu, berdasarkan data di website atau laman corona.kuduskab.go.id, diketahui terdapat 25 pasien dalam pengawasan (PDP) dan 187 orang dalam pemantauan (ODP).

PDP tercatat dari Kabupaten Kudus sebanyak 17 orang, sedangkan luar wilayah sebanyak delapan orang, sedangkan ODP dari Kabupaten Kudus sebanyak 157 orang, selebihnya dari luar Kudus.

Penyebaran ODP hampir merata di beberapa kecamatan di Kabupaten Kudus yang terdiri sembilan kecamatan, yakni Kecamatan Kota, Bae, Kaliwungu, Jekulo, Gebog, Dawe, Mejobo, dan Jati.

Untuk jumlah PDP kumulatif sebanyak 85 orang, diketahui sudah ada 52 orang yang diperbolehkan pulang dan delapan orang meninggal dunia.(ara/lut)