Efek Samping Hilangkan Jerawat dengan Jeruk Nipis

oleh
Jeruk nipis
Irisan jeruk nipis

LINGKARJATENG.COM – Kandungan vitamin C dalam bisa memperbaiki kesehatan kulit. Vitamin C merupakan nutrisi yang diperlukan untuk membuat kolagen, yaitu protein yang membuat kulit kencang dan kenyal.

Sebagai bukti, penelitian yang dilakukan pada lebih dari 4.000 wanita menemukan fakta menarik. Mereka yang makan lebih banyak vitamin C memiliki risiko lebih rendah mengalami keriput dan kekeringan kulit saat menua. Hal ini ditemukan dari penelitian yang diterbitkan dalam jurnal American Journal of Clinical Nutrition.

Banyak orang yang kerap menggunakan untuk mengatasi dan bekasnya. Namun dari berbagai manfaat yang dilaporkan lewat penelitian, belum ada yang mampu membuktikan manfaat buah ini untuk menghilangkan .

Jika belum terbukti secara ilmiah, sebaiknya jangan gunakan sebagai cara untuk menghilangkan . Apalagi jika yang Anda beri kucuran sari ini sedang meradang.

Jika Anda tetap menggunakannya, kulit bisa mengalami masalah yang tidak dinginkan. Apalagi jika Anda memiliki kulit sensitif yang sangat mudah mengalami iritasi. Sebaiknya, gunakan obat yang dibeli bebas di apotek untuk mengatasi yang meradang dan bekasnya.

Jika tak kunjung membaik, konsultasikan ke dokter untuk mendapatkan perawatan yang paling tepat. Perawatan dokter jauh lebih aman dibandingkan dengan mencoba cara pakai untuk menghilangkan di .

Menghilangkan menggunakan ternyata memiliki efek samping. Berikut penjelasannya:

1. Alergi

Semua makanan bisa menyebabkan alergi termasuk . Buah yang satu ini bisa memicu gejala alergi dan menimbulkan berbagai gejala seperti pembengkakan, gatal-gatal, dan kemerahan pada kulit.

Kondisi ini bisa saja muncul ketika Anda mengoleskan ke kulit sebagai cara untuk menghilangkan atau saat meminumnya.

Untuk menghindari alergi akibat , coba lakukan tes alergi terlebih dahulu. Tes ini bisa dilakukan dengan mengoleskan sari ke lengan bawah. Kemudian, diamkan selama kurang lebih 24 jam dan lihat reaksinya.

Jika tidak ada reaksi negatif seperti gatal atau kemerahan pada kulit, tandanya Anda tidak alergi terhadap buah yang satu ini.

2. Phytophotodermatitis

Selain itu dalam beberapa kasus, mengoleskan langsung ke kulit juga bisa membuatnya lebih sensitif terhadap sinar matahari. Akibatnya, kulit bisa mengalami peradangan atau yang dikenal dengan istilah phytophotodermatitis.

Phytophotodermatitis biasanya muncul 24 jam setelah paparan dan memuncak antara 48 sampai 72 jam kemudian. Gejala yang muncul bisa ringan bisa juga berat saat Anda mencoba cara alami ini untuk menghilangkan dengan .

Sumber: hellosehat