Senin, Januari 18, 2021
Beranda Info Mengenal Lebih Dekat Kartu Prakerja

Mengenal Lebih Dekat Kartu Prakerja

KINGKARJATENG.COM – Pemerintah resmi meluncurkan website program Kartu Prakerja, Selasa (7/4). Informasi seputar program pemerintah ini bisa diakses di prakerja.go.id. Kartu Prakerja merupakan bantuan biaya pelatihan bagi masyarakat yang ingin memiliki atau meningkatkan keterampilannya.

Didesain sebagai sebuah produk, program ini dikemas sedemikian rupa agar memberikan nilai bagi pengguna sekaligus memberikan nilai bagi sektor swasta. Jalan digital melalui marketplace dipilih untuk memudahkan pengguna mencari, membandingkan, memilih dan memberi evaluasi.

Kartu Prakerja ditujukan tidak hanya untuk mereka yang sedang mencari pekerjaan, namun juga buruh, karyawan dan pegawai. Pendeknya, semua warga yang berusia 18 tahun ke atas dan tidak sedang sekolah atau kuliah, boleh mendaftar. Namun prioritas diberikan pada pencari kerja usia muda. Karena langkah pertama di dunia kerja akan membawa pada langkah-langkah lain yang lebih gemilang di masa depan.

Beberapa keuntungan memiliki Kartu Prakerja adalah membantu meringankan biaya pelatihan yang ditanggung pekerja dan perusahaan, mengurangi biaya untuk mencari informasi mengenai pelatihan serta mendorong kebekerjaan seseorang lewat pengurangan kesalahan perhitungan.

Terkait dengan kartu kerja, yang perlu diketahui selanjutnya adalah Komite Cipta Kerja yang dibentuk melalui Peraturan Presiden Nomor 36 Tahun 2020 tentang Pengembangan Kompetensi Kerja melalui Program Kartu Prakerja.

Komite bertugas merumuskan kebijakan dan mengendalikan program Kartu Prakerja. Dipimpin oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian dengan Wakil Ketua Kepala Staf Kepresidenan, Komite beranggotakan enam menteri, yaitu Menteri Keuangan, Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala BAPPENAS, Menteri Ketenagakerjaan, Menteri Perindustrian, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan dan Menteri Dalam Negeri. Bertindak sebagai Sekretaris Komite, Sekretaris Menteri Koordinator Bidang Perekomian.

Dikutip dari detik.com, selama pandemi corona, peserta akan mendapat manfaat sebesar Rp 3.550.000 per orang, rinciannya adalah bantuan pelatihan sebesar Rp1.000.000, insentif penuntasan pelatihan sebesar Rp 600.000 per bulan selama empat bulan, dan insentif survei kebekerjaan sebesar Rp 150.000.

Setelah pandemi selesai, maka manfaat yang diterima akan kembali ke besaran Rp 650.000 per orang yang terdiri dari Rp 500.000 uang pelatihan dan Rp 150.000 merupakan uang survei kebekerjaan.

Bagi masyarakat yang ingin mengikuti program Kartu Pra Kerja bisa menyimak beberapa syarat yang diberlakukan oleh pemerintah. Berdasarkan situs resmi, Selasa (7/4/2020), setiap masyarakat harus memiliki akun terlebih dahulu dan cara membuatnya langsung di situs tersebut.

BACA JUGA:  Manfaat Tak Terduga dari Minum Kopi Hitam Pahit

Setelah membuat akun, masyarakat bisa langsung mendaftar secara online ke www.prakerja.go.id. Dari akun tersebut nantinya pihak Project Management Office (PMO) akan memberikan penilaian terhadap biodata dan pengalaman kerja di masing-masing akun yang sudah mendaftar.

Perlu diketahui, PMO nantinya menjalankan program ini secara penuh, termasuk menentukan Balai Latihan Kerja (BLK) yang akan menjalankan pelatihan kerjanya.

Jika dari hasil tes atau penilaian sudah dilakukan, nantinya akan ada notifikasi ke email yang didaftarkan pada akun mengenai keterima atau tidaknya. Namun demikian, bagi yang tidak diterima bisa mendaftar kembali menggunakan akun yang sudah ada. Pendaftar cukup memilih batch atau tahap selanjutnya, dan tinggal menunggu notifikasi di email untuk persetujuan mendapatkan Kartu Pra Kerja.

Mengenai syarat atau kriteria pesertanya, merupakan WNI berusia di atas 18 tahun, tidak sedang menjalani pendidikan formal, korban pemutusan hubungan kerja (PHK), pekerja yang ingin meningkatkan keterampilan, dan diprioritaskan untuk pencari kerja usia muda.

BACA JUGA:  Ganjar Siapkan Rp 1,4 Triliun Atasi Covid-19

Pendaftaran baru akan dibuka pada awal April 2020. Pada tahap awal ini, baru ada empat wilayah yang akan mengimplementasikan Kartu Pra Kerja, yakni Bali, Kepulauan Riau, Sulawesi Utara, dan Surabaya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Berita Populer

Hartopo Minta Media Jaga Kode Etik

KUDUS - Pelaksana Tugas (Plt.) Bupati Kudus, H.M. Hartopo, meminta media harus bisa menjaga kewibawaannya. Yaitu dengan menginformasikan berita yang nyata dan berimbang. Hartopo menceritakan,...

Bupati Tegaskan Peningkatan Pelayanan Kesehatan

KUDUS – Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Kudus H.M. Hartopo menginstruksikan kepada pusat pelayanan kesehatan di Kabupaten Kudus untuk meningkatkan berbagai aspek pelayanan. Hal ini...

Penambalan Sementara, Antisipasi Banyaknya Lubang

PEMALANG - Banyaknya jalan berlubang di sepanjang jl. DI Pandjaitan menyebabkan terjadinya banyak lakalantas. Dalam menanggapi hal tersebut Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kabupaten Pemalang...

BBWS Menindaklanjuti Pembebasan Lahan Tanggul Jebol

KUDUS – Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pemali Juana akan melaksanakan penguatan pembebasan lahan sungai yang membuat tanggul jebol beberapa waktu lalu. Yakni di...

3 Daerah Jadi Target Pertama Vaksinasi

SEMARANG - Tiga daerah di Jawa Tengah menjadi terget pertama program vaksinasi pada 14 Januari mendatang. Tiga daerah tersebut yakni, Kota Semarang, Kota Solo...

Fasilitas Taman Patih Sampun tidak Terawat

PEMALANG - Taman kota biasanya dijadikan tempat untuk duduk santai berkumpul bersama sahabat, hingga dijadikan pentas. Sayangnya, banyak taman kota di Kabupaten Pemalang yang...

Pemprov Wajibkan CPNS Tandatangan Setia NKRI dan Antikorupsi

SEMARANG - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah (Jateng) meminta Calon Pegawai Sipil Negara (CPNS) menjaga integritas selama menjalankan tugas. Untuk memastikan hal itu, mereka...

Polda Jadikan Joglo Jateng Mitra Strategis

SEMARANG - Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Tengah (Jateng) menjalin kerjasama dengan Media Joglo Jateng. Kerjasama itu ditandai dengan kunjungan jajaran Bidang Humas Polda Jateng...

Diminta Tunda Penyaluran Bantuan, Ganjar: Nggak Usah!

SEMARANG - Kepala Kantor Regional VI PT POS Jateng-DIY, Arifin Muchlis membeberkan, ada sejumlah kepala daerah yang meminta dirinya untuk menunda penyaluran bantuan sosial...

Gunakan Mitos untuk Jaga Lingkungan

MAGELANG - Desa Margoyoso, Kecamatan Salaman, Kabupaten Magelang memiliki cara unik untuk menjaga kelestarian lingkungan. Selain memiliki peraturan desa (perdes) yang mengatur tentang lingkungan,...