Setelah Sragen, Karanganyar Tetapkan KLB usai Tiga PDP Positif Covid-19

  • Bagikan
WAWANCARA: Bupati Karanganyar Julyatmono berikan keterangan kepada wartawan di Pemkab karanganyar Selasa (14/4). (CR6/LINGKAR JATENG)

KARANGANYAR – Pemkab Karanganyar menetapkan Kejadian Luar Bisa (KLB) penanganan covid-19 di wilayahnya setelah 3 warga di Karanganyar positif Covid-19 Selasa (14/4) kemarin.

Seluruh penanganan selama 14 hari terhitung ditetapkan KLB pada 10-23 April 2020, diharapkan dilakukan sesuai prosedural kesehatan dan memakai penyesuaian anggaran kedaruratan.

Bupati Karanganyar Juliyatmono mengatakan dengan penetapan KLB, maka perpanjangan status siaga darurat percepatan penanganan virus covid-19 di Karanganyar bernomor 360/581 dicabut dan tidak berlaku.

Dalam KLB dilakukan tindakan penyembuhan pasien dan pencegahan tertular secara lebih masif dan terkoordinasi. Dana di APBD 2020 yang telah ditetapkan sah digeser ke kebutuhan yang muncul selama KLB.

“Sebelumnya masa siaga darurat percepatan penanganan. Sekarang dinaikkan secara aspek kesehatan dengan KLB. Ini untuk menjadikan semua upaya lebih leluasa. Regulasinya memproteksi kita jika menggunakan anggaran sewaktu-waktu. Anggaran yang telah ditetapkan bisa digeser, dikurangi atau malah didrop untuk dipakai membiayai kebutuhan selama KLB,” kata orang nomopr satu di Pemkab Karanganyar ini kepada wartawan di Karanganyar.

BACA JUGA:  Ciptakan Alat untuk Perajin Mainan Anak di Jepara

Hingga Senin sore (13/4), di Karanganyar tercatat 220 ODP, 21 PDP dan 3 positif covid-19. Dari jumlah itu, seorang PDP meninggal dunia dan seorang positif corona meninggal dunia.

Sehari sebelumnya pada Senin (13/4), Bupati Sragen Kusdinar Untung Yuni Sukowati juga menetapkan Sragen dalam status KLB. Itu setelag dua warga di kabupaten setempat dinyatakan positif covid-19.(cr6/lut)

  • Bagikan