Jumat, November 27, 2020
Beranda Karesidenan Semarang Grobogan RSUD Purwodadi Tambah 24 Ruang Isolasi Pasien Resiko Tinggi

RSUD Purwodadi Tambah 24 Ruang Isolasi Pasien Resiko Tinggi

GROBOGAN- RSUD Soedjati Purwodadi, menabah ruangan isolasi untuk bayi yang memiliki resiko tinggi terkena penayakit. Agar nantinya untuk penanganannya lebih maksimal.

Hal tersebut disampaikan Wakil Derektur RSUD Soedjati Purwodadi Titik Wahyuningsih. Menurutnya pihaknya telah menambahkan ruang isolasi sebanyak 24 tempat tidur, untuk anak atau  ibu melahirkan.

“Jadi kita memiliki ruang isolasi Flamboyan 1 sebanyak 18 tempat tidur, falamboyan atas 19  tempat tidur dan kemudian  neoristi ada 5 tempat tidur, sebanyak ruang resiko tinggi bayi yang sakit,” katanya.

Dengan jumlah tersebut menuturnya masih kurang. Sehingga pihaknya menambahkan satu ruang lagi untuk isolasi.

“Kita membuka lagi di ruang Mawar untuk isolasi dengan 24 ruang tidur,” imbuhnya.

Menurutnya untuk memenuhi fasilitas perlu ada sarana dan prasaranya seperti ada kipas angin, cctv, ac atau sarana yang memungkinkan lainnya. Dimana sebelumnya di ruang Mawar tersebut merupakan ruang perawatan bagi penyakit dalam.

”Sebelumnya perwatan penyakit dalam,” katanya. (ori/fat)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Berita Populer

KPU Kota Semarang Datangkan Jutaan Surat Suara

SEMARANG - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Semarang mengadakan Ceremonial Penerimaan Surat Suara Pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Semarang tahun 2020 di Gudang Logistik KPU Kota...

Angka Stunting Turun Hingga 3 Persen

KUDUS - Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Kudus menyatakan angka stunting tahun ini turun hingga 3 persen. Pencapaian ini melampaui dari target yang dibidik sebelumnya,...

Tahapan Pilwakot Semarang Capai 80%

SEMARANG - Progres tahapan Pemilihan Wali Kota (Pilwalkot) Semarang oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Semarang telah mencapai 80 persen. Daftar Pemilih Tetap (DPT)...

Ditengah Pandemi, Usaha Kain Tenun Goyor Tetap Bertahan

PEMALANG - Di masa pandemi ini banyak bidang usaha yang merasakan dampaknya, baik kuliner, jasa maupun pemasaran produk. Tidak terkecuali pengrajin tekstil tenun Goyor....

UMK 2021 di 35 Kabupaten/ Kota Naik 0,75% Hingga 3,68%

SEMARANG - Upah Minimum di 35 Kota Kabupaten di Jawa Tengah mengalami kenaikan dibandingkan tahun 2020. Kenaikan tersebut mengacu pada keputusan Gubernur Jawa Tengah tanggal...

Wisata Agro Kopi Muria Diresmikan

KUDUS – Wisata Agro Kopi yang terletak di kawasan Gunung Muria Kudus, secara resmi diluncurkan oleh Plt. Bupati Kudus, Hartopo. Bertempat di Jembangan Coffe and...

Libur November, Sumbang Kasus Covid-19

SEMARANG - Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo angkat bicara soal Provinsi Jawa Tengah yang menempati ranking pertama jumlah kasus aktif  Covid -19, terbanyak dari...

Tilik Rumah Veteran Kapten Sanjoto

SEMARANG - Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo mengunjungi rumah Veteran Perang, Kapten Sanjoto pasca direnovasi, Kamis (26/11). Ia mendatangi rumah kapten Sanjoto dengan bersepeda...

Upayakan Status PPPK untuk Guru Honorer

SEMARANG – Kondisi pandemi yang memukul berbagai sendi ekonomi bangsa masih menjadi persoalan yang belum tuntas di Indonesia, bahkan dunia. Hampir seluruh rakyat Indonesia...

Aplikasi LAPAK Untuk Pedagang Pasar

KUDUS – Dinas Perdagangan Kabupaten Kudus, membuat aplikasi yang difungsikan bagi para pedagang pasar di Kota Kretek. Aplikasi tersebut bernama LAPAK, akan diresmikan hari...