Minggu, September 27, 2020
Beranda Karesidenan Pati Pati Mengenal Ustadz Muhammad Luthfi, Ciptakan Lagu Religi karena Pamdemi

Mengenal Ustadz Muhammad Luthfi, Ciptakan Lagu Religi karena Pamdemi

PATI– Seorang Ustadz dari Pesantren Kajen, Kabupaten Pati merilis lagu religi tentang wabah Covid 19 berjudul Do’a Untuk Negeri. Lagu ini terinspirasi dari keprihatinan mendalam, solidaritas kebangsaan dan kemanusiaan yang tinggi atas wabah yang melanda Indonesia.

Wabah Corona yang berkepanjangan ini tidak hanya berpotensi mengancam keselamatan jiwa manusia tapi juga lumpuhnya sendi kehidupan yang lain. Sehingga sangat dikhawatirkan berimbas pada krisis multidimensional.

Sektor ekonomi, pendidikan, budaya terasa lumpuh dan stagnan. Tak terkecuali dunia sekolah dan kependidikan yang digeluti para santri dan ustadz di pesantren juga diliburkan total, para santripun terpaksa dipulangkan lebih dini.

Berawal dari keprihatinan itu, Ustadz Muhammad Luthfi yang sehari-hari menjadi ustadz di salah satu pesantren ternama di Desa Kajen, Kabupaten Pati merasa terpanggil untuk turut menyatakan rasa solidaritas dan keprihatinannya. Hal itu ia ekspresikan dengan merilis lagu religi karya cipta sendiri dengan tajuk Wabah Covid 19 yang berjudul Do’a Untuk Negeri.

“Lagu ini bukan satu-satunya lagu yang menjadi karya saya. Ada beberapa lagu lain hasil yang sudah sering ditampilkan pada beberapa momen paduan suara pesantren sejak 13 tahun yang lalu,” kata Muhammad Luthfi.

Memang selain sebagai tenaga pendidik, Ustadz Muhammad Luthfi ini juga dikenal sebagai pelatih marching band di beberapa unit lembaga pendidikan se-eks Karesidenan Pati termasuk marching band pesantren Al Anwar Sarang Rembang. Sehingga sebagian besar pelatih marching band yang aktif saat ini, dulu pernah berguru kepada beliau.

BACA JUGA:  IJTI Muria Raya Kedepankan Juranalisme Damai

“Saya bergelut di dunia marching band sejak tahun 1994 saat itu masih berstatus siswa kelas 3 Mts tetapi sudah menyandang predikat pelatih. Dengan prestasi tertinggi berhasil membawa tampil dalam acara parade senja di Istana Kepresidenan,” bebernya.

Khusus dunia tarik suara, digelutinya sejak menyatakan resign dari dunia marching band dengan merintis paduan suara santri pesantren sejak tahun 2007. Dia ingin menularkan dan mengaktualisasikan bakatnya yang lain di dunia vocal karena embrio vocal dia yang sebelumnya juga dikenal sebagai ahli qori’ tilawatul qur’an.

Beberapa karya lagu ciptaan sendiri maupun bersama ustadz lain sudah berhasil ditampilkan pada beberapa momentum paduan suara santri, di antaranya Hayya Zuhairoti, Qif Bid Dumuu’, My Love Is Muhammad, Selamat Jalan Kakakku, dll.

Bahkan sejumlah lagu Mars dan Hymne beberapa perguruan tinggi swasta adalah karya ciptaanya. Di antaranya IPMAFA Pati, STAI Khozinatul Ulum Blora, IAIBAFA Pesantren Tambakberas Jombang, Pesantren Hikamus Salafiyah Cipulus Purwakarta, dll. Ust.Muhammad Luthfi sendiri saat ini juga sedang merintis sebuah Pesantren Djawaahir el Valaah (Djava) yang berlokasi di belakang area Kampus IPMAFA Pati.(lut)

Berita Populer

Pemkot Surakarta Tata Kawasan Stadion Manahan untuk Persiapan Piala Dunia U-21

SOLO - Pemerintah Kota Surakarta mulai melakukan penataan kawasan Stadion Manahan yang merupakan salah satu venue yang disiapkan untuk menjadi arena Piala Dunia U-20...

Strategi Jateng Tertibkan Protokol Kesehatan

BANJARNEGARA - Menertibkan 34 juta lebih masyarakat Jawa Tengah untuk mematuhi protokol kesehatan, bukan pekerjaan mudah. Hal itu diungkap oleh, Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj...

Bupati Pati Sampaikan Perbub Secara Langsung

PATI - Bupati Pati Haryanto beserta jajarannya melakukan patroli di dua lokasi yaitu Alun-Alun Juwana dan Stadion Joyokusumo Pati. Kegiatan ini dilakukan guna mengimbau...

Peran Atlet Perempuan Nasional Mendapat Sorotan Menteri

JAKARTA - Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) I Gusti Ayu Bintang Puspayoga menaruh perhatian pada peran atlet perempuan dalam kancah olahraga nasional...

Pemkot Magelang Melakukan “Jemput Bola” Perekaman KTP Elektronik

MAGELANG - Pemerintah Kota Magelang, meningkatkan layanan perekaman data masyarakat untuk KTP elektronik dengan cara "jemput bola". Melalui Program Disdukcapil Menyapa Masyarakat (DMM) dinas melakukan...

Cengkir Manis, Alternatif Destinasi Wisata di Kudus

KUDUS - Kabupaten Kudus memiliki destinasi wisata baru, yakni Wisata Cengkir Manis yang berlokasi di Desa Tanjungrejo, Kecamatan Jekulo. Tempat ini menawarkan suasana pedesaan...

Khotmil Quran Peringati HUT Kudus ke-471

KUDUS - Rangkaian kegiatan memperingati HUT Kudus ke-471 mulai dilaksanakan. Kegiatan pertama yang diselenggarakan adalah khotmil quran, bertempat di Pendapa Kabupaten Kudus, kemarin. Acara yang...

Wakil Ketua DPRD Tegal Mengaku Khilaf Gelar Konser Dangdut di Tengah Pandemi

TEGAL - Wakil Ketua DPRD Kota Tegal Wasmad Edi Susilo dirinya mengaku khilaf telah menyelenggarakan konser dangdut di tengah pandemi COVID-19. "Semua proses (hukum, red.)...

Ganjar Beri Semangat UKM di Tengah Pandemi

MAGELANG - Usaha Kecil Menengah (UKM) menjadi perhatian serius Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo. Selain gelontoran anggaran untuk membantu mereka, Ganjar juga telaten mendatangi...

Bupati Rembang Minta Pelayanan Dintanpan Meningkat

REMBANG - Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (Dintanpan) Kabupaten Rembang saat ini memiliki tambahan gedung baru. Yakni, gedung megah yang memiliki dua lantai ini...