Sabtu, Desember 5, 2020
Beranda Otomatif Jangan Sepelekan, Gunakan Sabuk Pengaman Saat Berkendara

Jangan Sepelekan, Gunakan Sabuk Pengaman Saat Berkendara

LINGKARJATENG.COM – Penggunaan sabuk pengaman saat berkendara merupakan faktor penting yang tidak boleh dilupakan. Meski bentuknya sederhana, sabuk pengaman adalah sebuah kunci keselamatan berkendara bagi pengemudi dan penumpang. Saat terjadi kecelakaan, sabuk pengaman akan menahan tubuh penumpang agar tetap aman di tempat duduknya. Hal ini mencegah lebih banyak korban kecelakaan yang mengalami luka parah atau bahkan meninggal dunia.

Namun sayangnya, tak semua orang sadar dan memahami pentingnya memakai sabuk pengaman dan lalai mengencangkannya. Padahal, memakai sabuk pengaman bukan hanya agar terhindar dari tilang petugas lalu lintas saja lho. Dikutip dari ACA, berikut manfaat menggunakan sabuk pengaman:

1. Mencegah penumpang ‘terbang’ saat kecelakaan

Sabuk pengaman 3 titik didesain untuk menahan seluruh bagian tubuh penumpang agar tetap berada di tempat duduk. Mekanismenya adalah melingkarkan sabuk melalui bahu dan pangkuan penumpang dengan bantuan retraktor.

Saat berkendara, berlaku sebuah hukum fisika yang disebut inersia. Berlakunya hukum inersia ini membuat tubuh dan mobil Anda mempertahankan arah dan kecepatan seperti sebelumnya apabila terjadi kecelakaan. Padahal saat terjadi tabrakan, gaya yang besar membuat semua benda akan terdorong secara kacau ke segala arah. Nah di sinilah pentingnya menggunakan sabuk pengaman agar posisi tubuh Anda tetap berada pada tempat duduk dan tidak terbentur keras ke segala arah sehingga menimbulkan luka parah. Lebih aman lagi bila mobil Anda memiliki airbag.

BACA JUGA:  Aston Martin merilis Sport utility Vehicle (SUV) pertama

2. Sabuk Pengaman untuk penumpang di bangku belakang

Bukan hanya penumpang di bagian depan saja, penumpang pada bagian tengah atau belakang mobil sangat penting untuk memakai sabuk pengaman. Apabila tidak memakainya, saat terjadi tabrakan keras penumpang di tengah dapat terdorong hingga mengenai kursi penumpang di depannya bahkan hingga ke bagian dashboard.

Menurut penelitian, efek tabrakan bagi penumpang di belakang yang tidak memakai sabuk pengaman bisa lebih parah dibanding penumpang di depan, termasuk risiko patah tulang di seluruh bagian tubuh. Hal yang paling dikhawatirkan saat terjadi kecelakaan adalah kerusakan pada bagian kepala dan tulang belakang karena akan sangat berpengaruh pada sistem saraf tubuh dan dapat mengakibatkan kelumpuhan.

3. Penyesuaian ukuran sabuk pengaman bagi anak-anak

Ukuran standar sabuk pengaman pada mobil biasanya berlaku untuk penumpang dewasa. Hal ini perlu menjadi perhatian bagi Anda yang memiliki anak kecil. Pemakaian sabuk pengaman yang tidak tepat secara posisi dan ukuran, justru akan membahayakan saat terjadi kecelakaan. Penumpang dapat mengalami seatbelt syndrome, yaitu trauma pada daerah perut dan tulang belakang yang terjadi karena posisi sabuk pengaman yang salah. Oleh karena itu orang tua perlu melakukan penyesuaian ukuran sabuk pengaman bagi anak.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Berita Populer

Bawaslu Temukan 40 Kasus Pelanggaran

SEMARANG – Sejak tahapan Pilkada Serentak 2020 dimulai pada awal 2020 sampai Rabu (2/12), Badan Pengawasan Pemilu (Bawaslu) Kota Semarang telah menangani 40 kasus...

Dua Pemuda Pindahkan Pasar ke Internet

KUDUS – Dua pemuda di Kabupaten Kudus, bernama Imron Amirullah dan Muhamad Iqbal Faza berhasil membuat inovasi di bidang perdagangan. Mereka membuat laman bernama...

Peluncuran Aplikasi E-Pustaka Mundur Desember

PATI – Dinas Arsip dan Perpustakaan Daerah (Arpusda) Kabupaten Pati dijadwalkan meluncurkan aplikasi perpustakaan online Desember ini. Hal tersebut diharapkan mempermudah masyarakat dalam mengakses...

23 Ribu Jamu Ilegal Dimusnahkan

SEMARANG -  Sebanyak 23 ribu jamu tradisional palsu dimusnahkan Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Jawa Tengah. Jumlah tersebut merupakan perkara kasus pabrik pembuatan obat...

28.500 UKM Diusulkan Terima Bantuan

TEMANGGUNG - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Temanggung, berupaya mengusulkan sebanyak 28.500 usaha kecil mikro (UKM), agar dapat menerima bantuan dari Pemerintah Pusat melalui kementerian terkait....

Di Back Up TNI dan Tim Terbaik Polri, Kapolda Sulteng Berkantor di Poso Buru Kelompok MIT

JAKARTA - Kapolri Jenderal Polisi Idham Azis memerintahkan Kapolda Sulawesi Tengah (Sulteng) Irjen Pol Abdul Rakhman Baso untuk berkantor di Poso. Hal ini dimaksudkan...

Gus Yasin Siap Maju Pencalonan Ketum PPP

SEMARANG - Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen siap menerima pencalonannya sebagai Ketua Umum DPP Partai Persatuan Pembangunan (PPP) dalam Muktamar IX. Putra...

Pemkot Semarang Siap Gelar Pemungutan Suara

SEMARANG - Pjs. Wali Kota Semarang Tavip Supriyanto memastikan bahwa Kota Semarang siap menggelar pemungutan suara pilkada 2020 di tengah pandemi Covid-19. Pihaknya telah...

Fokus Program Kerja Prioritas

SEMARANG – Calon Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi menegaskan akan membuat prioritas program jika terpilih kembali dalam Pilwakot 9 Desember mendatang. Menurutnya, dengan kemampuan...

Ruang Isolasi Terancam Penuh

SEMARANG – Peningkatan pasien Covid-19 berimbas pada penuhnya ruang perawatan yang telah disediakan. Dinas Kesehatan Kota Semarang mengkonfirmasi bahwa ruang perawatan pasien Covid-19 baik di...