Minggu, September 27, 2020
Beranda Sehat Hal yang Wajib Diperhatikan jika Membeli Air Galon

Hal yang Wajib Diperhatikan jika Membeli Air Galon

LINGKARJATENG.COM – Air galon terkadang masih menjadi pilihan bagi sebagian orang. Terdapat sejumlah hal yang perlu diperhatikan jika mengonsumsi air galon. Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) meminta konsumen agar lebih bijak mencermati keamanan produk ketika berbelanja kebutuhan sehari-hari.

“BPOM memiliki serangkaian regulasi terkait keamanan pangan yang harus dipatuhi dan menjadi acuan setiap produsen. Produk dengan kemasan apa pun, baik yang sekali pakai maupun yang guna ulang seperti kemasan galon, harus memenuhi semua syarat dalam regulasi terkait untuk memastikan keamanannya,” kata Direktur Standardisasi Pangan Olahan BPOM Sutanti Siti Namtini dalam diskusi daring baru-baru ini.

Dia menyarankan agar konsumen memperhatikan kondisi kemasan, tanggal kedaluwarsa dan sejumlah hal penting lainnya. “Oleh karena itu, setiap kali membeli produk, masyarakat perlu mencermati kondisi kemasan dan produknya. Pilihlah produk dengan kondisi yang baik, perhatikan waktu kedaluwarsa produk, dan periksa Nomor Izin Edar (NIE) yang diterbitkan BPOM pada label karena nomor ini menandakan pemenuhan persyaratan pangan terhadap keamanan, mutu, dan giz,” tuturnya.

BACA JUGA:  Ini Penyebab Ketagihan Nyemil Selama WFH

Sementara itu, Pakar Teknologi Pangan dari Institut Pertanian Bogor Dr. Eko Hari Purnomo menjelaskan bahwa teknologi pangan telah berinovasi sejak lama, untuk membantu memastikan produk yang sampai di tangan konsumen aman dan bermutu. Bagi industri pangan, salah satu cara untuk menjamin mutu dan keamanan adalah dengan mematuhi peraturan dan standar dari lembaga seperti BPOM.

“Inovasi apa pun yang diciptakan perusahaan perlu mematuhi peraturan-peraturan yang berlaku dari pemerintah dan memenuhi standar dan regulasi oleh lembaga yang berwenang seperti BPOM serta Standar Nasional Indonesia (SNI),” kata Eko.

“Jika kita mengambil air mineral dalam kemasan galon guna ulang sebagai contoh, inovasi kemasan bertujuan untuk setidaknya menjaga kualitas dan keamanan air dengan menghindari rekontaminasi dan mencegah migrasi bahan kimia dari kemasan selama distribusi dan penyimpanan. Ini merupakan keharusan untuk setiap pelaku industri sejak kemasan galon guna ulang diperkenalkan di pasaran di tahun 80-an,” terangnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Berita Populer

Sejumlah Karya Inovatif Mahasiswa UNS Surakarta Lolos Pendanaan Kemendikbud

SOLO - Sejumlah karya inovatif mahasiswa Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta yang diikutkan pada Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) 2020 berhasil lolos seleksi pendanaan dari...

SEMARANG - Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif memberikan bimbingan teknis kepada para kaum muda dari berbagai wilayah di Jawa Tengah. Dalam upaya mengenalkan pariwisata dengan...

Dinas Perdagangan Kudus Tindak Jual Beli Lapak di Pasar Rakyat

KUDUS - Dinas Perdagangan Kabupaten Kudus melaksanakan sidak ke Pasar Rakyat, kemarin (21/09). Hal tersebut dilakukan terdengar kabar, ada oknum pedagang yang menyewakan lapak...

Polda Jateng Luncurkan Tim Ranmor Tindak Covid-19

SEMARANG - Kepolisian Daerah Jawa Tengah meluncurkan Tim Kendaraan Bermotor (Ranmor) Tindak Covid-19. Peluncuran itu bebarengan dengan peringatan hari lalu lintas Bhayangkara ke 65, di...

Ganjar Sidak Warung Tak Terapkan Prokes di Semarang

SEMARANG - Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo melakukan inspeksi mendadak ke sejumlah warung di Kota Semarang. Sidak itu dilakukan untuk melihat ketaatan sejumlah pelaku usaha...

Unjuk Rasa Buruh, Sampaikan Usulan UMK 2021

SEMARANG - Puluhan buruh dari berbagai organisasi menggelar unjuk rasa di halaman Kantor Dinas Tenaga Kerja Kota Semarang, Jalan Ki Mangunsarkoro, Rabu (23/9/2020). Unjuk rasa...

Dapat Donasi Pakan, Kondisi Hewan di Semarang Zoo dalam Kondisi Baik

LINGKARJATENG.COM, SEMARANG - Seluruh hewan koleksi kebun binatang Semarang Zoo hingga saat ini masih dalam kondisi baik. Pernyataan ini ditegaskan Plt Direktur Semarang Zoo, Indriyasari...

Gus Yasin Ajak Pengelola Pondok Pesantren Perketat Protokol Kesehatan

SEMARANG - Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen mengajak pengelola pondok pesantren yang tersebar di 35 kabupaten/kota untuk memperketat penerapan protokol kesehatan guna...

“e-MTB”, Sepeda Listrik yang Memberikan Pengalaman Baru pada Olahraga Bersepeda

SEMARANG - Sepeda listrik atau "electric Mountain Bike (e-MTB) yang bisa meringankan beban mengayuh para pesepeda bakal memberikan warna sekaligus pengalaman baru pada olahraga...

Bangkitkan Ekonomi, Launching Kampung Wisata Candi 2020

SALATIGA - Polres Salatiga telah berinovasi menciptakan trobosan baru, dengan memanfatkan area PT Bumi Kayom sebagai Kampung Wisata Candi 2020. Sebagai kampung yang menerapkan protokol...