Kamis, Oktober 22, 2020
Beranda Otomatif Rahasia Biar Performa Kendaraan Tetap Bagus Meski Jarang Dipakai

Rahasia Biar Performa Kendaraan Tetap Bagus Meski Jarang Dipakai

LINGKARJATENG.COM – Hal yang wajar jika penggunaan kendaraan berkurang secara drastis, karena dampak sejumlah kebijakan pemerintah yang meminta masyarakat untuk mengurangi aktivitas di luar rumah. Namun, menjadi hal penting untuk tetap menjaga kondisi dan performa kendaraan Anda, untuk menghindari kerusakan-kerusakan permanen yang dapat terjadi di saat kendaraan Anda sedang di berada rumah.

PT. Aneka Petroindo Raya (BP-AKR) yang merupakan perusahaan joint venture antara bp dan AKR, membagikan beberapa tips dan trik kepada para pemilik kendaraan agar tetap bisa menjaga performa kendaraan mereka selama PSBB.

1. Menyalakan Mesin Kendaraan

Aki kendaraan akan habis dengan seiringnya waktu, karena walaupun kendaraan dalam kondisi mati beberapa fitur elektronik akan tetap hidup untuk memonitor kondisi kendaraan tersebut. Untuk menghindari terjadinya kerusakan pada aki kendaraan, ada baiknya jika mesin kendaraan dinyalakan setidaknya dua minggu sekali. Menyalakan mesin kendaraan Anda setidaknya dua minggu sekali tidak hanya membantu menjaga kondisi aki kendaraan, tetapi juga akan mencegah mesin dan mekanisme lainnya mengering.

Jika kendaraan didiamkan terlalu lama, oli kendaraan dapat mengendap, cairan terpisah, dan segel-segel yang berfungsi sebagai pengunci atau penutup katup dapat mulai mengering dan akan menyebabkan kerusakan. Dengan menyalakan mesin, meskipun hanya untuk sejenak dapat membantu menjaga sirkulasi cairan dan memastikan semua bagian yang bergerak seperti transmisi, rem, dll, tetap terlumasi dengan baik.

2. Menjaga Kebersihan Kendaraan

Anda harus memastikan kendaraan dibersihkan sedikitnya tiga kali dalam seminggu. Untuk mobil, Anda dapat menyalakan AC untuk membersihkan partikel debu yang ada di dalam mobil. Sebaiknya, Anda juga membersihkan bagian luar kendaraan dan bagian dalam secara menyeluruh untuk menghindari bau, bakteri, dan karat.

BACA JUGA:  Tips Merawat Kendaraan Angkutan Saat Tidak Beroperasi

3. Disinfeksi Bagian Kendaraan yang Sering Disentuh

Untuk membantu mengurangi penyebaran virus COVID-19, setelah membersihkan kendaraan Anda, sangat disarankan untuk menggunakan desinfektan pada area yang sering disentuh saat menggunakan kendaraan. Area yang sering disentuh termasuk pintu, kaca spion, dashboard, kursi, sandaran lengan di mobil, sabuk pengaman dan rem tangan. Isopropyl Alcohol adalah kandung desinfektan yang terbukti efektif dan aman digunakan pada sebagian besar permukaan interior mobil untuk menghilangkan noda serta membunuh bakteri dan virus.

4. Pastikan Kendaraan Memiliki Bahan Bakar Memadai

Anda perlu memastikan bahan bakar kendaraan Anda dalam kondisi penuh, untuk menghindari kondensasi di dalam tangki bahan bakar karena ruang kosong. Kondensasi di dalam tangki dapat menyebabkan karat, karena itu bahan bakar penuh dapat membantu mencegah karat dan penguapan. Terlepas dari jumlah bahan bakar, kondisi oli juga sangatlah penting untuk kendaraan Anda. Jika memungkinkan di saat mengisi bahan bakar, Anda juga mengganti oli kendaraan untuk memastikan kondisi kendaraan Anda akan tetap maksimal.

Pemilihan bahan bakar juga penting untuk menjaga kondisi kendaraan Anda. Menggunakan bahan bakar yang tidak tepat bisa menyebabkan penumpukan kotoran hingga berkerak dan berujung performa mesin menurun. Kotoran berupa endapan berbahaya pada mesin mobil dapat membuat suara mesin menjadi kasar serta meningkatkan konsumsi bahan bakar. Pastikan kendaraan Anda menggunakan bahan bakar yang mampu bantu melindungi mesin kendaraan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Berita Populer

Ribuan Warga Pemalang Terima Sertifikat Program PTSL

PEMALANG – Ribuan warga Kecamatan Moga menerima 2.644 sertifikat tanah. Hal itu hasil dari program Pendaftar Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) di Balai Desa Sima. Penyerahan sertifikat...

Safari Jum’at, Plt. Bupati Kudus Pastikan Hibah Tepat Sasaran

KUDUS - Pelaksana Tugas (Plt.) Bupati Kudus Dr. Hartopo kembali melaksanakan kegiatan rutin, yakni Safari Jumat. Kali ini, Plt. Bupati berkesempatan salat Jumat di...

Pemprov Jateng Minta Penanganan Jenazah Pasien Covid-19 Libatkan Modin

SEMARANG - Pemprov Jateng meminta semua rumah sakit rujukan penanganan Covid-19 di Jateng, melibatkan petugas pemulasaran jenazah atau modin dari desa sekitar untuk menangani...

Siapkan Personel Hadapi Libur Panjang

GUNUNGKIDUL - Dinas Pariwisata Kabupaten Gunungkidul, meminta dukungan 100 personel untuk menyambut libur panjang pada 28 Oktober sampai 1 November mengantisipasi antrean panjang kendaraan...

Diskominfo Pemalang Bentuk KIM Tangkal Berita Hoax

PEMALANG – Maraknya berita hoax dapat menimbulkan keresahan di tengah masyarakat. Kondisi ini membuat Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Pemalang bergerak melakukan berbagai upaya...

BKPM Minta Pembangunan KIT Batang Libatkan Pengusaha Lokal

BATANG - Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) meminta dalam proyek pembangunan Kawasan Industri Terpadu (KIT) Batang, pengusaha lokal wajib dilibatkan. Hal itu, sebagai komitmen dalam...

Ganjar Pranowo Prioritaskan Vaksinasi untuk Nakes

SEMARANG - Pemerintah berencana mulai melakukan vaksinasi pada November bulan depan. Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo mengatakan bahwa prioritas pertama penerima vaksin adalah tenaga kesehatan...

NU Kudus Siapkan Sukarelawan Antisipasi Tanggap Bencana Alam

KUDUS - Lembaga Penanggulangan Bencana dan Perubahan Iklim (LPBI) Nahdlatul Ulama Kabupaten Kudus mulai menyiapkan sukarelawan tanggap bencana untuk mengantisipasi kemungkinan terjadinya bencana alam...

Peringatan Hari Santri Nasional 2020 di Jawa Tengah Digelar Virtual

SEMARANG - Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo memastikan puncak peringatan Hari Santri Nasional (HSN) 2020 di Jawa Tengah akan diselenggarakan secara virtual. Acara tersebut akan...

Miliki Alat Ekstraksi RNA, Pemeriksaan Covid Efisien

KUDUS - Laboratorium Biomolekuler milik Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Loekmono Hadi Kudus meningkatkan kapasitas pemeriksaan spesimen swab (usap) hingga 400 spesimen per hari....