Minggu, September 20, 2020
Beranda Karesidenan Pati Pelaku UMKM ini Masih Aktif Produksi Meski Pandemi

Pelaku UMKM ini Masih Aktif Produksi Meski Pandemi

KUDUS – Salah satu pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di Kota Kretek, Roti Global masih aktif berproduksi dikondisi pandemi seperti ini. Perusahaan tersebut terletak di Kedopok, Piji, Kecamatan Dawe, Kabupaten Kudus.

Suami dari Nur Eko Hariyanti ini memilih usaha dibidang roti sebab ada keterampilan disitu. “Saya suka dengan dunia roti, dan mengikuti pelatihan tentang keterampilan membuat di Jakarta. Seusai pelatihan baru mengembankan usaha ini,” ucap Sugiharto.

UMKM yang memproduksi berbagai jenis roti kering dan roti basah ini didirikan oleh Sugiharto pada tahun 2012. Hingga saat ini sudah delapan tahun usaha roti yang dijalani oelh bapak tiga anak ini.

Toko yang sekaligus tempat produksi roti ini mulai buka pukul 07.00 sampai 17.00. Dalam pembutannya terdapat dua tipe produksi, roti kering dan basah. Untuk roti kering, ada empat item, bagelen, roti kacang, bolu panggang, bolu cuplik. Sedangkan basah mengikuti pesanan, seperti, donat, brownies, cake, roti dengan berbagai varian rasa, pisang cokelat, dan masih banyak lagi.

 

Sugiharto menceritakan diawal mengembangkan usahanya ia pernah mengalami kendala dibagian permodalan. Saat itu ia mencoba melakukan pinjaman ke koperasi.

BACA JUGA:  Jembatan Karangsambung Bakal Dibangun, Anggarannya Fantastis

“Semua pelaku usaha mempunyai kendala. Saya soal modal, saat itu sampai pinjam buat modal ke koperasi,” tuturnya.

UMKM KUDUS
Aneka roti yang dijajahkan di toko.

Saat ini usaha roti Sugiharto sudah menjadi binaan Dinas Perindustrian, Koperasi, dan UKM di Kabupaten Kudus. Sebelum adanya Covid-19 usaha rotinya mempunyai 10 karyawan untuk produksi. Kini saat pandemi menjadi 5 orang perhari secara bergiliran atau terjadwal. Hal itu disebabkan karena adanya penurunan produksi selama pandemi ini.

UMKM KUDUS
Proses pembuatan roti yang dilakukan oleh salah satu karyawan Sugiharto.

Roti Global adalah salah satu pelaku UMKM di Kudus yang tercatat di program bantuan bahan baku dari Dinas Perindustrian, Koperasi, dan UKM di Kabupaten Kudus. Dengan harapan agar dapat membangkitkan kembali usahanya. Bantuan berupa tepung, 50 kilogram gula, 50 kilogram telur, 40 liter minyak.

“Kita modelnya tidak nyetok atau dipasarkan di suatu tempat. Kita memulai produksi jika ada yang memesan. Dan selama ini memang pendapatan menurun, bisa dipersentase kan sekitar 30 persen dibanding sebelum adanya pandemi,” Sugiharto.(cr2/fat)

Berita Populer

Dalam 5 Pekan, 38 Orang Terpapar Covid-19

PEMALANG – Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan Covid-19 Kabupaten Pemalang kembali mengumumkan kasus baru Covid-19, akhir pekan lalu. Dalam lima pekan terakhir, sebanyak 38 orang terkonfirmasi...

Dieng Culture Festival akan Digelar Secara Virtual

SEMARANG - Gelaran Dieng Culture Festival 2020 akan berlangsung secara virtual pada 16-17 September. Itu sebagai langkah pelestarian tradisi dan budaya di tengah pandemi Covid-19. Tradisi...

Lima Kasus Curat dan Curas Diungkap Dirreskrimum Polda Jateng

SEMARANG - Dirreskrimum Polda Jateng berhasil mengungkap sejumlah kasus pencurian dengan kekerasan (curas) dan pencurian dengan pemberatan (curat) dengan berbagai modus. Dirreskrimum Polda Jateng Kombes Pol...

Alat Berat Bersihkan Eceng Gondok

KUDUS - Menjelang musim penghujan yang hampir tiba pada bulan Oktober. Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Kudus mengerahkan alat berat untuk membersihkan tanaman...

502 PNS di Pemalang akan Pensiun Tahun 2020

PEMALANG – Sebanyak 502 Pegawai Negri Sipil (PNS) di Kabupaten Pemalang akan masuk masa pension tahun ini. Jumlah tersebut merupakan akumulasi dari semua pegawai, baik...

Warga Krandon Kembali Demo Tanah Bong

KUDUS - Warga Desa Krandon, Kecamatan Kota menggelar aksi demo dengan memasang tulisan di tanah bekas Bong. Hal ini dipicu oleh upaya pemasangan pagar...

Ganjar Tidak Sependapat dengan KPU Terkait Izin Konser Kampanye

SEMARANG - Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengaku tidak sependapat dengan Komisi Pemilihan Umum (KPU) yang mengizinkan beberapa bentuk kegiatan kampanye, salah satunya berupa...

LKP Insan Mandiri Anto’c Cetak Ribuan Perias Profesional

KUDUS - Lembaga Kursus dan Pelatihan (LKP) Insan Mandiri Anto’c menjadi LKP pilihan di Kabupaten Kudus. Terbukti LKP yang berdiri sejak tahun 1984 ini...

Operasi Prokes akan Diperluas

KUDUS – Pemerintah Kabupaten Kudus menindaklanjuti arahan terkait penanganan Covid-19 dari Menteri Koordinator Maritim dan Investasi (Menkomarves). Evaluasi tentang sanksi bagi pelanggar protokol kesehatan...

Agustina Wilujeng : Sejarah Harus Tetap Jadi Pelajaran Wajib

LINGKARJATENG.COM, SEMARANG - Wakil Ketua Komisi X DPR RI Agustina Wilujeng menegaskan mata pelajaran sejarah tetap harus menjadi mata pelajaran wajib bagi siswa di...