Pengawasan Ketat Pantai Ngebum

  • Bagikan
Kawasan wisata Pantai Ngebum Kaliwungu
RAMAI: Kawasan wisata Pantai Ngebum Kaliwungu dipadati pengunjung. RD3/LINGKAR JATENG

KENDAL – Sejumlah anggota perlindungan masyarakat (Linmas) dikerahkan, untuk mengawasi dan mengingatkan pengunjung Pantai Ngebum Mororejo Kaliwungu. Hal itu dilakukan, agar pengunjung tetap menerapkan protokol kesehatan.

Tidak hanya itu, pengunjung yang hendak masuk dicek suhu tubuhnya Langkah ini dilakukan untuk mencegah penularan virus Covid-19 di obyek wisata Pantai Ngebum yang dikelola Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) Moro Berkah Desa Mororejo.

Ketua Bumdes Moro Berkah, Abdullah Faqihudin mengatakan, obyek wisata Pantai Ngebum resmi dibuka kembali setelah melakukan audensi dengan Bupati Kendal pada rabu 15 Juli kemarin.

“Sekarang sudah mulai kita buka kembali bagi pengunjung dengan menerapkan protokol kesehatan,” kata pria yang akrab disapa Faqih, beberapa waktu lalu.

Petugas juga memberikan himbauan melalui pengeras suara, mengingatkan pengujung untuk mematuhi protokol kesehatan yang diterapkan.

Menurutnya, wisata Ngebum dibuka sejak jam 5 pagi hingga jam 17.30 WIB. Sampai dengan pukul 8.30 WIB, jumlah pengunjung yang datang di obyek wisata mencapai 800 orang, jelasnya. Ditambahkan, dilokasi obyek wisata, pihak pengelola juga telah mengatur jarak antar bangku bagi pengunjung 1 hingga 2 meter dengan posisi zig zag.

BACA JUGA:  Menjelajahi 4 Tempat Wisata Keren di Kendal

“Kami mengimbau kepada para penyedia jasa tikar pantai agar menerapkan protokol sosial distancing 1-2 meter. Satu tikar hanya boleh digunakan satu keluarga saja tanpa melibatkan rombongan lain,” imbuhnya.

Sementara itu, Mustawa salah seorang pengunjung dari Kendal Kota mengaku, sengaja datang bersama keluarganya. Setelah mendengar kabar dari media sosial bahwa Pantai Ngebum telah dibuka kembali, kami sekeluarga bersama keponakan langsung ramai-ramai kesini,” terang Mustawa.

Dirinya mengaku kangen berlibur di pantai setelah sekian lama banyak obyek wisata ditutup akibat pandemi covid-19. “Kangen berlibur, bosen di rumah terus dan tidak bisa kemana-mana,” pungkasnya. (rd3)

  • Bagikan