Minggu, September 20, 2020
Beranda Karesidenan Semarang Kota Semarang Wamenag Tegaskan Semua Pihak Harus Beradaptasi Dengan Kondisi Wabah Covid-19

Wamenag Tegaskan Semua Pihak Harus Beradaptasi Dengan Kondisi Wabah Covid-19

SEMARANG – Wakil Menteri Agama Zainut Tauhid Sa’adi menegaskan bahwa semua pihak kini harus beradaptasi dengan kondisi wabah Covid-19. Langkah tersebut sebagai pilihan terbaik.

Semuanya harus beradaptasi. Termasuk dunia pendidikan, madrasah dan pesantren dalam proses pembelajaran.

“Di tengah adaptasi kebiasaan baru ini, pendidikan madrasah dan pesantren pun dituntut untuk mampu berkreasi dan produktif agar tidak tertinggal oleh dinamika keadaan yang berjalan serba cepat,” ujarnya ketika berkunjung ke Madrasah Tsnawiyah (Mts) Negeri 1 Semarang, kemarin.

Wamenag memotivasi agar madrasah memiliki optimisme tinggi dan produktif dalam menghadapi proses pengajaran. Optimisme dan semangat berproduktif agar dijadikan kiat untuk mencari keberkahan dari musibah Covid-19.

“Kita harus mampu berkreasi. Salah satu bentuknya migrasi pembelajaran dari konvensional ke digital sebagai jawaban yang tepat,” tegasnya.

Pembelajaran secara virtual dan alternatif tatap muka saat ini dinilai sebagai proses inovasi. Agar pembelajaran tidak berhenti.

“Semua juga tidak ada yang dapat meramal hingga kapan pandemi akan berakhir,” ucap mantan Waketum MUI Pusat ini.

BACA JUGA:  Diusulkan Jadi Tempat Wisata Kuliner hingga Karaoke

Wamenag menyampaikan terima kasih kepada Direkrur KSKK Dr Umar. Ia dinilai berhasil melakukan inovasi-inovasi dalam proses pendidikan di madrasah di era pandemi ini. Hingga prestasi madrasah di Tanah Air saat ini kian meroket.

Inovasi virtual, juga mewabah di tengah masyarakat. Pengajian emak-emak pun marak memakai aplikasi Zoom. Tukang sayur juga menawarkan dagangan dengan online. Para ustadz marak mengisi pengajian dengan virtual. Semua elemen masyarakat dipaksa beradaptasi dengan kenormalan baru, kalau tak ingin ketinggalan.

Pesantren pun kini mulai membuka kembali proses pembelajarannya sehingga para santri berduyun-duyun kembali ke pondok. Di era Pandemi ini, ada pesantren yang ketat menerapkan protokoler kesehatan. Misalnya, satu kamar diisi 2-4 santri, namun banyak pula satu kamar diisi hingga 20 santri karena keterbatasan fasilitas kamar.

“Namun secara umum santri kembali menyantri dinilai lebih aman dari serangan Covid-19 daripada mereka di luar pesantren. Maka banyak orang tua yang gembira ketika pesantren kembali dibuka untyuk belajar santri,” kata Wamenag. (ara/fat/joglo jateng)

Berita Populer

Percepat Rencana Induk Pariwisata Borobudur-Prambanan

LINGKAR JATENG - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Badan Pengembangan Infrastruktur Wilayah (BPIW), mendorong percepatan finalisasi Rencana Induk Pariwisata Terpadu atau...

Anak Muda Pelanggar Terbanyak Protokol Kesehatan di Semarang

SEMARANG - Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi menyebut pelanggar terbanyak dalam penindakan atas pelanggaran penerapan protokol kesehatan merupakan anak muda. “Pesan saya untuk anak muda, jangan...

Bacalon Bupati Pemalang Deklarasi Patuh Prokes

PEMALANG - Tiga pasangan bakal calon (Bacalon) bupati dan wakil bupati Kabupaten Pemalang mengikuti deklarasi kepatuhan protokol kesehatan dalam setiap tahapan Pilkada tahun 2020, belum...

Uji Coba Sekolah Tatap Muka Lancar

BLORA - Anggota Komisi D DRPD Blora, Achlif Nugroho Widi Utomo, melaksanakan pemantauan pelaksanaan uji coba pembelajaran tatap muka di SMPN 2 Kedungtuban. Ia...

RAPI Harus Selalu Independen

PATI - Bupati Pati Haryanto membuka Musyawarah Wilayah Luar Biasa (Musywilub) Radio Antar Penduduk Indonesia (RAPI) Wilayah 29, Kabupaten Pati, masa bakti 2020 –...

Ganjar Tidak Sependapat dengan KPU Terkait Izin Konser Kampanye

SEMARANG - Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengaku tidak sependapat dengan Komisi Pemilihan Umum (KPU) yang mengizinkan beberapa bentuk kegiatan kampanye, salah satunya berupa...

APBDP Bantul Fokus Bangkitkan Ekonomi

BANTUL - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bantul berencana akan memfokuskan program pemulihan ekonomi masyarakat akibat pandemi Covid-19 pada Anggaran Pendapatan Belanja Daerah Perubahan (APBD P)...

Operasi Prokes akan Diperluas

KUDUS – Pemerintah Kabupaten Kudus menindaklanjuti arahan terkait penanganan Covid-19 dari Menteri Koordinator Maritim dan Investasi (Menkomarves). Evaluasi tentang sanksi bagi pelanggar protokol kesehatan...

Edukasi Protokol Kesehatan Pelajar SD di Perbatasan

MERAUKE - Prajurit TNI Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) Yonif 125/Si’mbisa memberikan edukasi kepada siswa SD Inpres Kirely, Distrik Ulilin, Kabupaten Merauke, Provinsi Papua....

Cara Aman Konsumsi Frozen Food

LINGKAR JATENG - Ada cara aman untuk bisa mengkonsumsi frozen food atau makanan beku siap santap agar nutrisi tetap terjaga dan terhindar dari penyakit. Dokter...