Minggu, September 20, 2020
Beranda Karesidenan Semarang Kabupaten Semarang Pencegahan Klaster Penyebaran Virus Corona di Pondok Pesantren

Pencegahan Klaster Penyebaran Virus Corona di Pondok Pesantren

SEMARANG – Bupati Semarang H Mundjirin merasa prihatin terjadinya klaster penyebaran virus corona di pondok pesantren di wilayah pantura Jawa Tengah. Kondisi itu diharapkan tidak terjadi di Kabupaten Semarang.

Oleh karena itu Bupati akan memerintahkan Dinkes melalui Puskesmas. Mereks diminta untuk mengintensifkan pengawasan dan pendampingan kesehatan kepada seluruh ponpes yang ada.

“Santri yang mondok di pesantren itu bukan hanya dari daerah lokal tapi juga ada yang dari luar wilayah bahkan luar Jawa. Kita akan perketat pengawasan protokol kesehatan di sana,” katanya, kemarin.

Diterangkan oleh Bupati, saat ini protokol kesehatan telah diterapkan kepada para santri sebelum masuk kembali ke Ponpes usai libur panjang. Seluruh santri di semua ponpes juga telah diwajibkan memeriksakan kesehatannya. Namun, kepatuhan memakai masker dan cuci tangan setiap harinya perlu terus diingatkan.

“Jika sudah ada kasus maka akan cepat sekali penularannya. Pelacakan akan tidak mudah karena santri berasal dari berbagai wilayah berbeda. Kuncinya pada kedisiplinan menerapkan protokol kesehatan,” tegasnya.

BACA JUGA:  Dongkrak Kunjungan Wisatawan ke Jateng, Gelar BTMX

Jika diperlukan, petugas Puskesmas akan melakukan kunjungan intensif ke tiap ponpes yang ada. Bantuan sabun cuci tangan dan masker juga akan diberikan kepada seluruh pondok pesantren.

Ditambahkan pula pemberian vitamin kepada para santri selama 14 hari berturut-turut untuk meningkatkan imunitas tubuh. Bupati berharap langkah antisipasi ini dapat mencegah timbulnya klaster penyebaran virus di lingkungan ponpes.

Sementara itu Kepala Dinas Kesehatan dr Ani Raharjo MPPM mengatakan belum ada laporan terjadinya kasus positif Korona di pondok pesantren. Dinkes melalui Puskesmas terdekat akan terus melakukan koordinasi dengan pengasuh ponpes untuk menerapkan protokol kesehatan.

“Kita akan teruskan usaha kesehatan pesantren ini. Mudah-mudahan ndak ada (kasus),” tuturnya. (fat)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Berita Populer

Sediakan Internet Gratis Bagi Pelajar

KUDUS - Keterbatasan jaringan internet masih menjadi masalah bagi para pelajar yang mengikuti program Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ). Sama halnya dengan pelajar yang berada...

Festival Kota Lama Juga Digelar Virtual

SEMARANG - Festival Kota Lama (FKL) tahun 2020 dibikin dengan kemasan virtual. Semula, kegiatan ini akan dihelat secara offline selama 11 hari dari tanggal 17-27...

Alat Berat Bersihkan Eceng Gondok

KUDUS - Menjelang musim penghujan yang hampir tiba pada bulan Oktober. Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Kudus mengerahkan alat berat untuk membersihkan tanaman...

Cara Aman Konsumsi Frozen Food

LINGKAR JATENG - Ada cara aman untuk bisa mengkonsumsi frozen food atau makanan beku siap santap agar nutrisi tetap terjaga dan terhindar dari penyakit. Dokter...

Kompol Didi Dewantoro Jabat Wakapolres, Ini Daftar Nama Pejabat Baru Polres Demak

DEMAK - Rotasi jabatan di Polres Demak kembali bergulir pada Jumat (18/9/2020) pagi. Sejumlah perwira menengah (Pamen) hingga perwira pertama (Pama) dimutasi untuk penyegaran...

Amir Machmud Kembali Menjadi Ketua PWI Jateng

SEMARANG - Amir Machmud NS kembali memimpin Persatuan Wartawan Indonesia Provinsi Jawa Tengah setelah ditetapkan secara aklamasi dalam Konferensi Provinsi PWI Jateng di Kota...

Tanamkan Wawasan Kebangsaan Kekinian untuk Generasi Muda

SEMARANG - Menanamkan wawasan kebangsaan pada generasi milenial, tidaklah mudah. Sebab, mereka hidup di tengah canggihnya teknologi, yang telah menghilangkan batas teritori, dan mengubah masyarakat...

Pemusatan Latihan U-16 Tetap Berjalan

JAKARTA - Pelatih tim nasional U-16 Indonesia Bima Sakti memastikan anak-anak asuhnya akan tetap menjalani pemusatan latihan rutin setiap bulan meski Piala Asia U-16...

Percepat Rencana Induk Pariwisata Borobudur-Prambanan

LINGKAR JATENG - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Badan Pengembangan Infrastruktur Wilayah (BPIW), mendorong percepatan finalisasi Rencana Induk Pariwisata Terpadu atau...

Anak Muda Pelanggar Terbanyak Protokol Kesehatan di Semarang

SEMARANG - Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi menyebut pelanggar terbanyak dalam penindakan atas pelanggaran penerapan protokol kesehatan merupakan anak muda. “Pesan saya untuk anak muda, jangan...