Minggu, September 20, 2020
Beranda Berita Pendaftaran Kartu Prakerja Gelombang Empat

Pendaftaran Kartu Prakerja Gelombang Empat

YOGYAKARTA – Dinas Koperasi UKM Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kota Yogyakarta tetap memberikan pendampingan kepada masyarakat yang akan melakukan pendaftaran Kartu Prakerja. Saat ini tengah memasuki gelombang empat yang sudah dibuka sejak 8 Agustus lalu.

Kepala Bidang Pengembangan Tenaga Kerja Dinas Koperasi UKM Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kota Yogyakarta Lusiningsih mengatakan, pihaknya akan tetap memberikan pendampingan seperti gelombang sebelumnya. Jika nantinya ada peserta yang ingin mendaftar,

Menurutnya, pendampingan tersebut dapat diakses di Kantor Dinas Koperasi UKM Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kota Yogyakarta setiap jam kerja. “Sudah ada beberapa warga yang mengaksesnya. Selama masih ada pembukaan, maka pendampingan tetap kami berikan,” katanya.

Namun demikian, Lusiningsih tidak bisa memantau total jumlah pendaftar asal Kota Yogyakarta yang mengakses pendaftaran Kartu Prakerja. Karena pendaftaran dapat dilakukan secara langsung melalui aplikasi daring yang sudah disiapkan.

“Seluruh verifikasi apakah pendaftar bisa lolos atau tidak untuk mengikuti program tersebut juga dilakukan langsung oleh pusat. Kami sebatas memberikan bantuan jika ada warga yang memang kesulitan saat mendaftar,” imbuhnya.

BACA JUGA:  Dinas Tenaga Kerja Perindustrian Korporasi dan UKM Petakan Tergusurnya KUD

Sebelumnya, Dinas Koperasi UKM Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kota Yogyakarta sudah membuat edaran terkait cara mudah untuk mengakses Kartu Prakerja. Hal tersebut dapat dilakukan melalui telepon genggam yang mereka miliki, asalkan terhubung dengan internet.

Sejumlah persyaratan yang harus dipenuhi oleh pendaftar adalah Warga Negara Indonesia, berusia lebih dari 18 tahun, tidak sedang bersekolah atau kuliah. Serta bukan aparatur sipil negara atau pegawai negeri sipil dan pegawai BUMN atau BUMD.

Pada pendaftaran Kartu Prakerja gelombang empat tersebut dibuka kuota untuk 800.000 pendaftar. Kartu Prakerja diutamakan untuk pekerja yang mengalami pemutusan hubungan kerja (PHK), pekerja yang membutuhkan peningkatan kompetensi kerja termasuk pelaku UKM.

Hingga akhir tahun, pemerintah menargetkan 5,6 juta peserta menerima manfaat Kartu Prakerja. Setiap pekerja akan mendapat insentif Rp 3,55 juta. Dengan rincian Rp 1 juta untuk pelatihan, dan Rp 600.000 untuk insentif pasca pelatihan yang diberikan empat kali selama empat bulan, dan sisanya Rp 150.000 untuk insentif survei. (ara/fat)

Berita Populer

Ganjar Tidak Sependapat dengan KPU Terkait Izin Konser Kampanye

SEMARANG - Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengaku tidak sependapat dengan Komisi Pemilihan Umum (KPU) yang mengizinkan beberapa bentuk kegiatan kampanye, salah satunya berupa...

Rumah Makan Ikan Manyung Jadi Klaster Baru di Semarang

SEMARANG - Sebuah rumah makan terkenal bermenu khas kepala ikan manyung di Kota Semarang, menjadi klaster baru penyebaran Covid-19. Setelah belasan orang yang terdiri atas...

Ganjar Tanggapi Balap Lari Liar di Kota Semarang

SEMARANG - Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo turut menanggapi aksi balap lari liar yang terjadi di Kota Semarang baru-baru ini. Ganjar menyarankan agar lari liar...

Agustina Wilujeng : Sejarah Harus Tetap Jadi Pelajaran Wajib

LINGKARJATENG.COM, SEMARANG - Wakil Ketua Komisi X DPR RI Agustina Wilujeng menegaskan mata pelajaran sejarah tetap harus menjadi mata pelajaran wajib bagi siswa di...

Catut Nama PLTU, 2 Penipu Gadaikan 11 Mobil

BATANG - Kepolisian Resor Batang berhasil mengungkap kasus penipuan dan penggelapan mobil yang dilakukan oleh dua tersangka yaitu Reno Khotib (27) dan Sucipto (39). Pihak...

Pemkab Pemalang Beri Penghargaan Siswi Berprestasi Tingkat Nasional

PEMALANG - Pemerintah Kabupaten Pemalang melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan memberikan apresiasi kepada Maya Dwi Andini. Siswi SDN 02 Cangak Kecamatan Bodeh ini berhasil membawa...

Warga Krandon Kembali Demo Tanah Bong

KUDUS - Warga Desa Krandon, Kecamatan Kota menggelar aksi demo dengan memasang tulisan di tanah bekas Bong. Hal ini dipicu oleh upaya pemasangan pagar...

UNS Gandeng Pemkab Magetan Bangun Universitas Negeri

JOGLOJATENG.COM, SOLO - Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta menggandeng Pemerintah Kabupaten Magetan, Jawa Timur, untuk melakukan ekspansi program pendidikan di luar Kota Solo. Rektor UNS...

Ganjar Larang Festival Kota Lama Jika Kerahkan Massa

SEMARANG - Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo melarang gelaran Festival Kota Lama Semarang jika pelaksanannya mengerahkan massa di tengah pandemi COVID-19 ini. “Festival Kola Lama, kalau...

Kerjakan Ujian Sembari Gembalakan Kambing

KUDUS - Semangat belajar Nur Rochmat patut diapresiasi, meski berkewajiban untuk menuntut ilmu. Siswa kelas tujuh SMP 3 Satu Atap (Satap) Undaan Kudus tetap...