Minggu, Desember 6, 2020
Beranda Karesidenan Surakarta Sukoharjo Pelaku Pembunuhan Sekeluarga di Sukoharjo Ternyata Teman Dekat Korban

Pelaku Pembunuhan Sekeluarga di Sukoharjo Ternyata Teman Dekat Korban

SUKOHARJO – Satuan Reskrim Polres Sukoharjo mengungkap kasus pembunuhan terhadap korban Suranto (42) bersama keluarganya di Dukuh Slemben RT 1 RW 5, Desa Duwet, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah, dengan menangkap tersangka pelakunya.

“Pelaku kasus pembunuhan terhadap korban sekeluarga tersebut berinisial HT (41) warga Dusun Perampelan, Desa Waru, Kecamatan Baki, Sukoharjo,” kata Kepala Polres Sukoharjo AKBP Bambang Yugo Pamungkas di sela gelar kasus pembunuhan di Mapolsek Baki, Polres Sukoharjo, Sabtu.

Ia mengatakan pelaku HT ditangkap di Dusun Perampelan, Desa Weru Perampelan, Baki, Sukoharjo, Sabtu dini hari sekitar pukul 04.00 WIB, dan kini ditahan di Mapolres Sukoharjo.

Menurut dia, pelaku merupakan teman dekat korban Suranto, yang bekerja sebagai sopir mobil rental.

Kapolres mengatakan pelaku menghabisi nyawa korban Suranto dengan pisau dapur di rumah korban. Pelaku mengaku melakukan pembunuhan terhadap korban itu pada Rabu (19/8) dini hari. Pelaku juga membunuh istri korban Suranto, Sri Handayani (36) serta dua anaknya yakni Rafael Refalino Ilham (10) dan Dinar Alvian Hafidz (5).

Polisi baru mendapatkan laporan peristiwa pembunuhan tersebut dari warga, pada Jumat (21/8) sekitar pukul 21.00 WIB. Polisi menemukan empat korban itu sudah meninggal dunia dalam kondisi sudah membusuk.

Polisi kemudian melakukan olah tempat kejadian perkara di rumah korban di Dusun Slemben RT 1 RW 5, Desa Duwet, Kecamatan Baki, dan mengevakuasi empat jenazah korban ke rumah sakit untuk dilakukan autopsi.

“Warga awalnya merasakan bau menyengat dari rumah korban. Warga kemudian memberanikan diri masuk rumah korban dan menemukan empat korban dalam kondisi meninggal dunia,” kata kapolres.

Polisi langsung melakukan pengejaran terhadap pelaku pembunuhan itu dan dalam waktu sekitar tiga jam berhasil menangkap pelaku HT di Desa Waru, Sukoharjo.

BACA JUGA:  Ganjar Ungkapkan Harapan pada Muhammadiyah Lewat Puisi

“Polisi berhasil mengungkap kasus pembunuhan itu dan menangkap pelakunya berdasarkan keterangan enam saksi,” katanya.

Polisi juga menemukan barang bukti antara lain sebilah pisau dapur, BPKB, STNK, kunci mobil Toyota Avanza warna putih Nopol AD 9125 XT milik korban. Mobil milik korban ini sudah dijual oleh pelaku seharga sekitar Rp80 juta.

Berdasarkan pemeriksaan polisi, kata dia, motif kasus pembunuhan itu karena pelaku mempunyai hutang cukup banyak. Pelaku mempunyai keinginan menguasai apa yang dimiliki oleh korban.

“Kami masih mendalami karena pelaku terbentur hutang, dan kami sudah memeriksa enam saksi. Pelaku melakukan pembunuhan dengan pisau dapur,” kata kapolres.

Atas perbuatan pelaku dapat dijerat dengan pasal 365 jo pasal 338 dan pasal 340 KUHP tentang tindak pidana pencurian, dan atau sengaja merampas nyawa orang lain, dan pembunuhan berencana. Ancaman hukuman maksimal penjara seumur hidup.

Sebelumnya, polisi mendapatkan informasi dari masyarakat bahwa dari rumah korban Suranto tercium bau busuk. Polisi kemudian melakukan penyelidikan dan menemukan empat orang tewas yang masih sekeluarga, Jumat (21/8), yang diduga dibunuh di rumahnya Dukuh Slemben RT 1 RW 5, Desa Duwet, Kecamatan Baki, Kabupaten Sukoharjo.

“Berdasarkan informasi di tempat kejadian perkara, korban yang ditemukan meninggal dunia dalam kondisi sudah membusuk tersebut yakni Suranto (35), istrinya, dan dua anaknya,” kata kapolres.

Menurut Lurah Duwet Suparno, warga setempat curiga ada bau busuk dari dalam rumah keluarga korban pada Jumat (21/8) malam. Warga kemudian memberanikan diri masuk ke rumah korban sekitar pukul 21.00 WIB dan menemukan empat korban telah meninggal dunia.(ara/rds/joglo jateng)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Berita Populer

Angka Kesembuhan Covid-19 di Jateng Tertinggi Nasional

SEMARANG - Jawa Tengah menempati posisi pertama tingkat kesembuhan harian berdasarkan data Satgas Covid-19 pusat per 30 November. Tercatat bertambah sebanyak 1.289 pasien sembuh. Dengan...

Dua Pemuda Pindahkan Pasar ke Internet

KUDUS – Dua pemuda di Kabupaten Kudus, bernama Imron Amirullah dan Muhamad Iqbal Faza berhasil membuat inovasi di bidang perdagangan. Mereka membuat laman bernama...

Tim Pemantau Sepi Pendaftaran

SEMARANG – Gelaran Pemilihan Wali Kota (Pilwalkot) Kota Semarang terancam tanpa pemantauan dari masyarakat umum. Hal itu menyusul tidak adanya satu pun tim pemantau...

Harga Sayur Tinggi, Omset Pedagang Menurun

KUDUS - Pedagang sayur di Kabupaten Kudus mengeluh akibat terjadinya penurunan pendapatan beberapa waktu belakangan ini. Hal ini terjadi akibat melonjaknya sayur mayur yang...

28.500 UKM Diusulkan Terima Bantuan

TEMANGGUNG - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Temanggung, berupaya mengusulkan sebanyak 28.500 usaha kecil mikro (UKM), agar dapat menerima bantuan dari Pemerintah Pusat melalui kementerian terkait....

Jateng Nomor Satu Penyerap KUR Terbesar se-Indonesia

SEMARANG – Provinsi Jawa Tengah dinobatkan sebagai provinsi nomor satu sebagai penyerap Kredit Usaha Rakyat (KUR) terbesar se-Indonesia. Hal itu disampaikan oleh komisi XI...

Hentikan Simulasi Pembelajaran Tatap Muka

TEMANGGUNG - Pemerintah Kabupaten Temanggung menghentikan simulasi pembelajaran tatap muka di sekolah. Setelah wilayah tersebut dikategorikan berada di zona merah dalam peta penularan Covid-19. Kepala...

Temukan 2.011 Surat Suara Rusak

DEMAK - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Demak telah menyelesaikan penyortiran dan pelipatan surat suara yang dilakukan di Gedung Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI),...

Bangkitkan Kreativitas Lewat Festival Karya Kolaborasi

SEMARANG – Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Semarang menggelar Festival Karya Kolaborasi atau Play Room Fest sebanyak enam subsektor dalam satu event. Yakni...

HIV Aids Didominasi Perilaku Seks Tidak Aman

PEMALANG - Hari HIV Aids sedunia biasa diperingati setiap tanggal 1 Desember. Khusus untuk peringatan tahun ini, Dinas Kesehatan Kabupaten Pemalang menyelenggarakan perkumpulan konselor...