Kamis, Oktober 22, 2020
Beranda Karesidenan Pati Pati Pemkab Pati Tetapkan Jam Malam

Pemkab Pati Tetapkan Jam Malam

PATI – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pati akan menetapkan peraturan pembatasan jam malam mulai 14 September mendatang. Sebagai bentuk upaya mencegah penyebaran penyakit virus corona.

“Hari ini ada dua surat edaran yang kami terbitkan, yakni Surat Edaran (SE) tentang pemberlakuan jam malam rangka pencegahan dan pengendalian COVID-19 serta SE tentang gerakan memakai masker,” kata Bupati Pati Haryanto beberapa waktu lalu.

Surat edaran itu diterbitkan dengan mengacu pada Peraturan Bupati Pati Nomor 66/2020 tentang Perubahan atas Peraturan Bupati Pati nomor 49/2020 tentang Pedoman Menuju Tatanan Normal Baru Pada Masa Pandemi Corona Virus Disease 2019 di Kabupaten Pati.

Pada surat terebut mengatur jam malam yang dimulai sejak 22.00 sampai 04.00 yang berlaku di seluruh Kabupaten Pati. Selama pemberlakuan jam malam, warga masyarakat yang ada di wilayah Pati dilarang beraktivitas di luar rumah atau tempat tinggal masing-masing.

Meskipun demikian, pemberlakuan jam malam ini dikecualikan bagi tenaga medis, petugas keamanan, pekerja SPBU, apotek, fasilitas kesehatan, hotel, karyawan atau karyawati yang pulang atau berangkat bekerja dengan membawa surat tugas atau surat keterangan dari tempat kerja.

BACA JUGA:  Ada Penambahan Satu PDP di Kabupaten Pati

Aktivitas masyarakat yang akan berobat atau mengakses layanan fasilitas kesehatan dan atau kegiatan lain yang sifatnya penting dan mendesak.

Selain itu, Haryanto juga memerintahkan masyarakat untuk mengaktifkan pelaksanaan Sistem Keamanan Lingkungan (Siskamling) serta Posko Jogo Tonggo di wilayah masing-masing guna memantau pemberlakuan jam malam.

Adapun pengawasan dan penegakan hukum pemberlakuan jam malam dilaksanakan oleh Gugus Tugas Daerah, Gugus Tugas Kecamatan, Gugus Tugas tingkat Desa atau Posko pencegahan dan penanganan COVID-19 Desa, Satpol PP, Polri dan TNI, Perangkat Daerah Teknis, dan atau Tim penertiban yang ditetapkan oleh Bupati.

Sementara itu, dalam Surat Edaran tentang memakai masker, diharapkan masyarakat secara serentak selama 14 hari mulai tanggal 14 September 2020 sampai dengan 27 September 2020.

Semua jajaran juga diwajibkan ikut mensosialisasikan dan mengawasi pelaksanaan gerakan memakai masker di lingkungan masing-masing, serta melaporkan hasil pelaksanaan kegiatan tersebut kepada bupati.

“Dan setelah gerakan serentak selama 14 hari, saya minta agar gerakan memakai masker tetap dilanjutkan dan menjadi kebiasaan hidup sehari-hari,” ujarnya.(ara/rd2/joglo jateng)

Berita Populer

20 Negara akan Terlibat UNS Cultural Night 2020

SOLO - Sebanyak 20 negara akan terlibat dalam pelaksanaan “UNS Cultural Night 2020” yang diadakan secara virtual pada 30 Oktober. “Mahasiswa internasional dapat berbagi untuk menampilkan...

Pelayanan RSUD RAA Soewondo Harus Ditingkatkan

PATI – Dewan Pimpinan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati, mengaku prihatin dengan kualitas pelayanan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) RAA Soewondo setelah naik...

Jateng Deklarasi Cinta Damai dan Tolak Aksi Anarkis

SEMARANG - Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengapresiasi kepada komponen masyarakat yang turut serta menolak aksi anarkis di wilayahnya. Hal itu disampaikan Ganjar dalam sambutannya...

Logistik dan Distribusi Vaksin Covid-19 Tidak Mudah

JAKARTA - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyebut logistik dan distribusi vaksin Covid-19 tidak murah dan tidak mudah karena memerlukan penyimpanan secara khusus dan harus...

Penyebaran CCTV di Kudus Masih Kurang

KUDUS - Closed Circuit Television (CCTV) di Kabupaten Kudus, saat ini ada sebanyak 26. Tersebar di 23 titik seluruh wilayah tersebut. Jumlah itu masih dirasa belum...

18.450 Warga Telah Menerima BPUM

BATANG - Masyarakat Kabupaten Batang yang telah mendaftarkan usaha mikro kecil yang dimilikinya ke Kementerian Koperasi dan UKM melalui Dinas Perdagangan Koperasi dan UKM (Disperindagkop...

Bupati Batang Evakuasi Warga Penderita Kanker Ke Rumah Sakit

BATANG - Untuk memulihkan kondisi fisik, Bupati Batang Wihaji mengevakuasi Neiha Salwa Sihab (11) penderita kanker getah bening yang hanya bisa berbaring di kasur lantai...

Dua Wisatawan Asal Semarang Hilang di Perairan Laut Banyuwangi

BANYUWANGI - Dua wisatawan yang merupakan sepasang suami istri asal Semarang dilaporkan hilang saat mengendarai jet ski pribadi di Perairan Laut Bangsring, Banyuwangi, Jawa...

Ziarah dan Tabur Bunga untuk Kenang Jasa Pahlawan

PEMALANG - Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Partai Golongan Karya (Golkar) ke-56, Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Golkar Pemalang melakukan ziarah kubur dan tabur bunga di Taman...

Ganjar Pranowo Dukung Usulan PRPP Jadi Perseroda

SEMARANG - Usulan DPRD Jateng atas perubahan status Perseroan Terbatas (PT) Pusat Rekreasi dan Promosi Pembangunan (PRPP) Jawa Tengah menjadi Perusahaan Perseroan Daerah (Perseroda) didukung...