Rabu, September 23, 2020
Beranda Karesidenan Semarang Kota Semarang Empat Sektor Digenjot Guna Pulihkan Kontraksi Ekonomi Jateng

Empat Sektor Digenjot Guna Pulihkan Kontraksi Ekonomi Jateng

SEMARANG – Empat sektor ekonomi berusaha digenjot Jawa Tengah guna memulihkan akibat krisis yang ditimbulkan dari Covid-19. Empat sektor tersebut yakni perdagangan, industri pengolahan, pertanian dan konstruksi.

Kepala OJK Regional 3 Jawa Tengah dan DIY, Aman Santosa mengatakan, saat ini perekonomian Jawa Tengah pada triwulan II tahun 2020 mengalami kontraksi sebesar 5,94%.

“Salah satu upaya yang akan dilakukan oleh perbankan adalah percepatan ekspansi kredit pada sektor-sektor yang memiliki kontribusi besar terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) dan sangat berperan menggerakan ekonomi Jawa Tengah agar tumbuh positif,” katanya, kemarin.

Selain itu, berdasarkan data per 2 September 2020, restrukturisasi kredit perbankan di Jawa Tengah telah mencapai angka Rp58,34 triliun dengan debitur yang telah direstrukturisasi sebanyak 1.143.714 akun.

“Komposisi restrukturisasi terhadap mikro mendominasi restrukturisasi yang dilakukan perbankan yaitu sebesar Rp20,57 triliun atau 35,27% dari total restrukturisasi,” tegangnya.

Kemudian, lanjut Aman, terkait dengan Penempatan Uang Negara yang telah ditempatkan di Bank Himbara dan Bank Jateng telah disalurkan sebesar Rp9,11 triliun naik sebesar 240,80% (mtm) dengan 191.893 debitur naik sebesar 249,07% (mtm) dengan sektor yang mendominasi ekspansi kredit adalah sektor perdagangan besar eceran, pertanian dan industri pengolahan.

BACA JUGA:  Ganjar Tidak Sependapat dengan KPU Terkait Izin Konser Kampanye

Program PEN lainnya yaitu pemberian subsidi bunga, dengan realisasi subsidi bunga di Jawa Tengah per 7 September 2020 sebesar Rp221,82 miliar dengan total debitur sebanyak 946.458 debitur.

“Selain sektor perbankan, program PEN lainnya yang telah direalisasikan di Jawa Tengah adalah penjaminan kredit oleh Askrindo dan Jamkrindo yang hingga 4 September 2020 telah mencapai Rp656,87 miliar dengan total debitur sebanyak 1.204 terdiri dari debitur UMKM dan Komersial,” kata dia.

Aman berharap hasil koordinasi dan kesepakatan yang dihasilkan ini dapat segera ditindaklanjuti oleh seluruh pihak khususnya pelaku jasa keuangan di Jawa Tengah sehingga dapat mendorong kembali perkembangan usaha masyarakat dan UMKM di masa pandemi yang pada akhirnya diharapkan meningkatkan pertumbuhan ekonomi di Jawa Tengah. (git/yos)

Berita Populer

Atap Sekolah Ambruk

KUDUS – Atap bangunan Sekolah Dasar (SD) 1 Loram Wetan, Kecamatan Jati mengalami kerobohan beberapa waktu lalu. Hal ini menyebabkan tidak dapat dimanfaatkan untuk...

KPU Gunung Kidul Menargetkan Tingkat Partisipasi Pilkada 72 Persen

GUNUNG KIDUL - Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Gunung Kidul, Daerah Istimewa Yogyakarta, menargetkan partisipasi masyarakat dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2020 sebesar 72 persen. Target...

Festival Kota Lama Juga Digelar Virtual

SEMARANG - Festival Kota Lama (FKL) tahun 2020 dibikin dengan kemasan virtual. Semula, kegiatan ini akan dihelat secara offline selama 11 hari dari tanggal 17-27...

Program TMMD Resmi Digelar

PATI – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pati menjalin kerjasama dengan TNI dan Polri dengan menggelar kegiatan rutin TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD). TMMD Tahap III...

LKP Insan Mandiri Anto’c Cetak Ribuan Perias Profesional

KUDUS - Lembaga Kursus dan Pelatihan (LKP) Insan Mandiri Anto’c menjadi LKP pilihan di Kabupaten Kudus. Terbukti LKP yang berdiri sejak tahun 1984 ini...

Polda Jateng Luncurkan Tim Ranmor Tindak Covid-19

SEMARANG - Kepolisian Daerah Jawa Tengah meluncurkan Tim Kendaraan Bermotor (Ranmor) Tindak Covid-19. Peluncuran itu bebarengan dengan peringatan hari lalu lintas Bhayangkara ke 65, di...

Ganjar Beri Semangat UKM di Tengah Pandemi

MAGELANG - Usaha Kecil Menengah (UKM) menjadi perhatian serius Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo. Selain gelontoran anggaran untuk membantu mereka, Ganjar juga telaten mendatangi...

Satu Pasien Corona Klaster Warung Makan Ikan Manyung, Meninggal Dunia

SEMARANG - Seorang pasien Corona Klaster rumah makan Ikan Manyung di Kelurahan Krobokan Kota Semarang dinyatakan meninggal dunia. Hal ini dikonfirmasi oleh Kepala Dinas Kesehatan...

Jamas Pusaka Pemkab Sleman

SLEMAN - Paguyuban abdi dalem Keraton Yogyakarta baru saja melakukan jamasan pusaka Tumbak Kyai Turun Sih milik Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sleman. Prosesi ini dilakukan...

Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan Harus Dipetakan

KULON PROGO - Wakil Ketua I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kulon Progo, Ponimin Budi Hartono meminta Dinas Pertanahan dan Tata Ruang dan...