Rabu, September 23, 2020
Beranda Karesidenan Pati Kudus Kesulitan Ujian Daring, Siswi Dapat Bantuan

Kesulitan Ujian Daring, Siswi Dapat Bantuan

KUDUS – Mendengar kabar tentang seorang siswi Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMP N) 2 Kudus kesulitan mengikuti Penilaian Tengah Semester (PTS) secara daring. Hal ini mendorong pengurus Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Kudus untuk memberikan bantuan sebuah telepon seluler (ponsel) pintar kepada Issabel Carroline Haryadi untuk mengikuti ujian.

Dipimpin langsung oleh Ketua DPC PKB, Mukhasiron hadir bersama bendaharanya Suparno, mereka mengunjungi rumah orangtua Issabel di RT 3 RW 3 Desa Nganguk Kecamatan Kota. Untuk menyerahkan bantuan sebuah ponsel pintar baru kepada putri dari Romi Haryadi, yang sehari-hari adalah pedagang bubur ayam di kawasan lapangan Rendeng.

“Mbak Issabel kan menjadi perhatian warga Kudus terkait keterbatasannya yang mengalami kendala dalam mengikuti PTS, akibat tak memiliki HP. Kami dari PKB tersentuh untuk bisa meringankan beban keluarganya. Dengan memberikan bantuan HP beserta kuota datanya diharap bisa langsung dipakai,” katanya.

Diharapkannya, pihak sekolah dan pemerintah kabupaten lebih peka terhadap kondisi siswa-siswi di Kudus yang orang tuanya memiliki keterbatasan ekonomi. Dengan memikirkan solusi untuk hal seperti ini. “Barangkali banyak siswa-siswi seperti Issabel yang belum tercover, sehingga perlu ada perhatian baik dari pihak sekolah maupun pemkab,” terangnya.

BACA JUGA:  Haornas 2020 Sepi Agenda

Romi Haryadi, ayah Issabel yang berprofesi sebagai pedagang bubur ayam merasa pendapatannya menurun drastic akibat pandemi Covid-19. Dirinya merasa senang dengan bantuan tersebut dan berharap ini akan menyelesaikan permasalahan kebutuhan sarana belajar bagi anaknya.

“Saya berterima kasih pada PKB Kudus atas bantuan ini, sehingga nanti anak-anak tidak lagi bergantian HP untuk daring maupun kegiatan belajar bersama kakak dan adiknya,” ungkapnya.

Seperti diketahui sebelumnya, Issabel hadir sendiri ke sekolahnya untuk PTS daring. Dia mengakui terpaksa mengerjakan di sekolah, sebab keluarganya hanya memiliki satu ponsel android dan digunakan untuk pembelajaran oleh kakak dan adiknya.

“Kakak saya, kelas sembilan SMP. Waktu ujian bersamaan, handphone-nya dipakai kakak. Makanya saya mengerjakan PTS di sekolah,” ucapnya.

Selama ini, dalam pembelajaran daring yang dilakukannya memang belum maksimal. Keterbatasan handphone membuat dia dan dua saudaranya harus saling bergantian saat belajar. “Kalau belajar atau mengirim tugas masih bisa digunakan bergantian. Kalau PTS waktunya berbarengan, makanya tidak bisa bergantian,” katanya.

Alasan itulah, selanjutnya membulatkan tekat Issabel untuk datang dan mengerjakan PTS di sekolahan. Sebelumnya, SMP 2 Kudus juga telah mengumumkan bersedia membatu fasilitas daring bagi siswanya yang membutuhkan.(sam/mg/rd2)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Berita Populer

Sambut Inisiatif ADB Perkuat Kerjasama Perpajakan

JAKARTA - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati menyambut baik mengenai program baru Asian Development Bank (ADB), yaitu pembangunan Hub Regional dalam rangka meningkatkan kerja...

Amir Machmud Kembali Menjadi Ketua PWI Jateng

SEMARANG - Amir Machmud NS kembali memimpin Persatuan Wartawan Indonesia Provinsi Jawa Tengah setelah ditetapkan secara aklamasi dalam Konferensi Provinsi PWI Jateng di Kota...

Pembangunan Stadion Wergu Wetan Harus Tepat Waktu dan Berkualitas

KUDUS - Komisi D Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kudus meminta pelaksanaan pembangunan Stadion Wergu Wetan, harus selesai tepat waktu. Mereka menetapkan kurun waktu...

Kasus Positif Covid-19 Bertambah 28 Orang

PEMALANG - Juru bicara Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan Covid-19 Kabupaten Pemalang, Tutuko Raharjo kembali menginformasikan perkembangan Covid-19 di Kabupaten Pemalang, kemarin (17/9). Tutuko menyebutkan, adanya penambahan...

Tambah 12 Tempat Tidur Antisipasi Covid-19

BATANG - Rumah Sakit Umum Daerah Kalisari, Kabupaten Batang menambah sebanyak 12 tampat tidur. Hal ini sebagai antisipasi kemungkinan bertambah pasien positif terpapar Covid-19 yang...

Festival Kota Lama Juga Digelar Virtual

SEMARANG - Festival Kota Lama (FKL) tahun 2020 dibikin dengan kemasan virtual. Semula, kegiatan ini akan dihelat secara offline selama 11 hari dari tanggal 17-27...

10 Rusun Siap Dibangun di KIT Batang

BATANG - Bupati Batang Wihaji mengatakan bahwa Pemerintah Kabupaten Batang telah menyiapkan lahan untuk membangun 10 tower rumah susun bagi para karyawan perusahaan di Kawasan...

Belasan Pasien Klaster Rumah Makan Kepala Manyung Dinyatakan Sembuh

SEMARANG - Kabar bahagia datang dari beberapa pasien Corona Klaster rumah Makan Kepala Manyung Bu Fat Krobokan, Kota Semarang. Belasan Pasien dinyatakan sembuh. Hal itu...

Santri Rutan Ikuti Ujian Evaluasi Pembelajaran

BATANG - Sebanyak 73 santri Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Pondok Pesantren (Ponpes) At-Taubah Rutan Batang mengikuti ujian evaluasi pembelajaran. Ujian itu diselenggarakan di Masjid At-Taubah...

Peringati HUT PMI, Masyarakat Diminta Patuh Protokol Kesehatan

SALATIGA - Peringati Ulang Tahun Palang Merah Indonesia (PMI) ke-75 tahun, Ketua PMI Salatiga Muh Haris membagikan masker kepada masyarakat, yang kedapatan tidak memakai masker...