Rabu, September 23, 2020
Beranda Wisata Percepat Rencana Induk Pariwisata Borobudur-Prambanan

Percepat Rencana Induk Pariwisata Borobudur-Prambanan

LINGKAR JATENG – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Badan Pengembangan Infrastruktur Wilayah (BPIW), mendorong percepatan finalisasi Rencana Induk Pariwisata Terpadu atau Integrated Tourism Master Plan (ITMP) Borobudur-Yogyakarta-Prambanan, yang akan diusulkan menjadi Peraturan Presiden atau Perpres.

Kepala BPIW, Hadi Sucahyono mengatakan, saat ini yang perlu dilakukan segera adalah sentuhan akhir substansi perencanaan. Untuk perencanaan sektor infrastruktur, tim penyusun dapat melakukan lagi koordinasi dengan Sumber Daya Air (SDA), Bina Marga, Cipta Karya, dan Perumahan.

“Untuk sektor non infrastruktur tim penyusun juga perlu melakukan koordinasi dengan Kementerian Pariwisata dan Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM). Ini perlu dilakukan eksplorasi dan pematangan lebih lagi, agar substansi ITMP Borobudur-Yogyakarta- Prambanan segera dapat difinalisasi,” katanya, kemarin.

Hadi juga menekankan untuk strategi perencanaan ITMP perlu mempertimbangkan lingkungan strategi, seperti lingkungan hidup, tata ruang, sosial budaya, mitigasi bencana dan ekonomi lokal.

Termasuk, mempertimbangkan permintaan dinamika, seperti pertambahan penduduk dan jumlah wisatawan. Serta mempertimbangkan kebutuhan seperti akses amenitas, pelayanan dasar dan pengembangan atraksi.

Dalam pengembangan kawasan perlu dibuat beberapa kawasan inti atau key tourism areas yang akan menjadi fokus pembangunan pariwisata dan infrastruktur, misalkan rencana pembangunan rinci sektor terkait ITMP untuk jangka waktu lima tahun atau 25 tahun ke depan.

BACA JUGA:  Trans Jateng Koridor Purwomanggung, Diharapkan Jadi Pengungkit Ekonomi

Tak hanya itu, perlu ada pola kolaborasi pendanaan APBN, APBD, swasta/KPBU, dan masyarakat. Pasalnya, partisipasi pendanaan dalam pengembangan KSPN akan menambah kecepatan pembangunan dan pengembangan KSPN.

Seperti diinformasikan sebelumnya, Bank Dunia dan Pemerintah pada 2018 bersepakat kerja sama untuk mengembangkan sektor pariwisata Indonesia. Bank Dunia pada kerjasama ini sepakat menyalurkan pinjaman untuk pengembangan pariwisata mencapai 300 juta dolar AS.

Penggunaan dana dari Bank Dunia tersebut dialokasikan untuk empat komponen, meliputi peningkatan kapasitas kelembagaan untuk memfasilitasi pengembangan pariwisata terpadu dan berkelanjutan. Komponen kedua, meningkatkan kualitas jalan dan akses pelayanan dasar di kawasan wisata yang dipilih.

Komponen ketiga, mendorong partisipasi lokal dalam perekonomian sektor pariwisata. Adapun, komponen keempat, meningkatkan lingkungan yang kondusif untuk masuknya investasi swasta dan usaha ke bidang pariwisata. (ara/yos/joglo jateng)

Berita Populer

Hasil Evaluasi akan Jadi Pedoman Sekolah Tatap Muka

SEMARANG - Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengatakan pihaknya saat ini tengah mematangkan hasil evaluasi simulasi sekolah tatap muka selama 2 pekan terakhir yang dilaksanakan...

Tingkatkan Potensi Daerah, Gelar Demo Memasak

KENDAL - Sebagai upaya mendukung kesiapan logistik, TMMD Reguler 109 Kodim 00715/Kendal 2020, menggelar Cooking Class dan Table Manner untuk Persit, PKK, dan Karang Taruna di Balai...

Belasan Pasien Klaster Rumah Makan Kepala Manyung Dinyatakan Sembuh

SEMARANG - Kabar bahagia datang dari beberapa pasien Corona Klaster rumah Makan Kepala Manyung Bu Fat Krobokan, Kota Semarang. Belasan Pasien dinyatakan sembuh. Hal itu...

Menilik Pembelajaran Lewat Radio

PEMALANG - Selama masa pandemi Covid-19 penyelenggaraan kegiatan belajar mengajar siswa dilakukan secara jarak jauh. Selama pembelajaran jarak jauh (PJJ) tersebut banyak kendala yang dialami...

Kerjakan Ujian Sembari Gembalakan Kambing

KUDUS - Semangat belajar Nur Rochmat patut diapresiasi, meski berkewajiban untuk menuntut ilmu. Siswa kelas tujuh SMP 3 Satu Atap (Satap) Undaan Kudus tetap...

Sampaikan Ideologi Pancasila, Ganjar Disorot BPIP

SEMARANG - Gaya khas Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo dalam menyampaikan dan mengedukasi masyarakat terkait ideologi Pancasila menjadi sorotan Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP). “Kami melihat...

Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan Harus Dipetakan

KULON PROGO - Wakil Ketua I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kulon Progo, Ponimin Budi Hartono meminta Dinas Pertanahan dan Tata Ruang dan...

Manfaatkan Teknologi, Wujudkan Smart City

SEMARANG - Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Jateng juga mendapat penghargan dari Lembaga Prestasi Indonesia-Dunia (LEPRID), atas prestasinya sebagai penyelenggara Talk Show di Radio secara...

Sosialisasikan Disiplin dan Penegakan Hukum Prokes

PEMALANG – Kordinator Wilayah Kecamatan Comal menindak lanjuti surat perintah dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Pemalang. Guna mengadakan sosialisasi Peraturan Bupati Nomor 45 Tahun...

Kasus Positif Covid-19 Bertambah 28 Orang

PEMALANG - Juru bicara Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan Covid-19 Kabupaten Pemalang, Tutuko Raharjo kembali menginformasikan perkembangan Covid-19 di Kabupaten Pemalang, kemarin (17/9). Tutuko menyebutkan, adanya penambahan...