Kamis, Oktober 22, 2020
Beranda Karesidenan Pati Pati Bupati Pati Sampaikan Perbub Secara Langsung

Bupati Pati Sampaikan Perbub Secara Langsung

PATI – Bupati Pati Haryanto beserta jajarannya melakukan patroli di dua lokasi yaitu Alun-Alun Juwana dan Stadion Joyokusumo Pati. Kegiatan ini dilakukan guna mengimbau warga yang tidak memakai masker untuk mentaati protokol kesehatan. Serta menyampaikan peraturan baru untuk menanggulangi Covid-19.

Pada kesempatan ini pihaknya juga memberikan sosialisasi Peraturan Bupati (Perbup) Pati nomor 66 tahun 2020 yang merupakan perubahan dari Perbup nomor 49 tahun 2020 tentang Pedoman Menuju Tatanan Normal Baru pada Masa Pandemi Covid-19. Yakni, diberlakukan aturan pembatasan jam malam dan penerapan sanksi denda bagi pelanggar protokol kesehatan.

“Tujuan kegiatan ini adalah penertiban warga yang tidak pakai masker. Sekaligus menyosialisasikan Perbup 66 yang antara lain mengatur bahwa selain ada sanksi kerja sosial yang berlaku dalam Perbup 49, kini di Perbup baru juga ada sanksi administrasi atau dendanya,” jelas Haryanto, kemarin.

Ia menegaskan bahwa monitoring ini juga sekaligus untuk mengetahui perkembangan kepatuhan masyarakat setelah ada pencanangan gerakan memakai masker. “Sebab ketidakpatuhan dalam memakai masker ini menjadi faktor utama penyebab penularan Covid – 19,” imbuh Haryanto.

BACA JUGA:  Satu Korban Meninggal Dunia Akibat Perkelahian di Pati

Ia mengatakan, nantinya, masyarakat umum yang kedapatan tidak memakai masker akan didenda Rp 100 ribu. Adapun untuk kalangan PNS dendanya Rp 300 ribu, kemudian, untuk penyelenggara Rp 1 juta.

“Masyarakat jangan hanya memakai masker ketika ada petugas saja. Namun memakai masker harus kita jadi budaya keseharian kita,” jelasnya.

Ia menegaskan, aturan ini terpaksa ia jalankan demi menyelamatkan masyarakat dari penularan Covid-19. Sementara ekonomi harus terus berjalan, untuk itu peraturan harus diikuti dengan patuh oleh semua pihak.

“Perekonomian tetap jalan, tapi protokol kesehatan mesti diperhatikan. Masyarakat harus paham itu. Kalau tidak, risiko meningkat, penularan meningkat, kita makin kewalahan. Besok kalau situasi kondusif, covid sudah tidak ada, silakan kalau mau begadang,” pungkasnya.(hms/akh)

Berita Populer

Ziarah dan Tabur Bunga untuk Kenang Jasa Pahlawan

PEMALANG - Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Partai Golongan Karya (Golkar) ke-56, Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Golkar Pemalang melakukan ziarah kubur dan tabur bunga di Taman...

Bawaslu Akan Menindak Tegas Pelanggar Kampanye

PEMALANG - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Pemalang mengungkapkan bahwa selama masa kampanye pemilihan kepala daerah (Pilkada) Kabupaten Pemalang ini belum ada pelanggaran yang signifikan....

20 Negara akan Terlibat UNS Cultural Night 2020

SOLO - Sebanyak 20 negara akan terlibat dalam pelaksanaan “UNS Cultural Night 2020” yang diadakan secara virtual pada 30 Oktober. “Mahasiswa internasional dapat berbagi untuk menampilkan...

Usung Airlangga Hartarto Sebagai Capres 2024

SEMARANG - Partai Golkar pada hari jadinya yang ke-56 bertekad meraih kemenangan pada Pilkada 2020 mendatang. Selain itu, Golkar juga ingin mengusung Airlangga Hartarto sebagai...

18.450 Warga Telah Menerima BPUM

BATANG - Masyarakat Kabupaten Batang yang telah mendaftarkan usaha mikro kecil yang dimilikinya ke Kementerian Koperasi dan UKM melalui Dinas Perdagangan Koperasi dan UKM (Disperindagkop...

Gelorakan Kembali Kolektifitas Persatuan Masyarakat

PEMALANG – Bupati Pemalang, diwakili Sekda Dr. Ir. M. Arifin, M.Si. kemarin (21/10) menerima hasil pelaksanaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) dari Dandim 0711/Pemalang. Selaku...

Seniman Semarang Ajak Sampaikan Aspirasi Secara Damai

SEMARANG - Puluhan seniman yang tergabung dalam Masyarakat Jaran Kepang Semarang Serasi mengajak masyarakat menyampaikan aspirasi secara damai. Tidak melakukan demo anarkis, sehingga merugikan banyak...

Ajak Santri Jadi Aktor Ekonomi Tangguh

SEMARANG - Pengelola Masjid Agung Jawa Tengah (MAJT) mendorong dan mengajak santri berada di garda terdepan untuk menjadi aktor ekonomi tangguh. Dengan demikian, santri diharapkan...

Penyebaran CCTV di Kudus Masih Kurang

KUDUS - Closed Circuit Television (CCTV) di Kabupaten Kudus, saat ini ada sebanyak 26. Tersebar di 23 titik seluruh wilayah tersebut. Jumlah itu masih dirasa belum...

Manfaatkan Selokan Mataram untuk Perikanan dan Pertanian

SLEMAN - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sleman, mencoba untuk memanfaatkan aliran air di Selokan Mataram yang selama ini untuk pengairan pertanian juga dapat digunakan untuk...