Kamis, Oktober 22, 2020
Beranda Berita Arka Kinari, Kapal Layar Asal Belanda yang Berlayar Telusuri Jalur Rempah Tanah...

Arka Kinari, Kapal Layar Asal Belanda yang Berlayar Telusuri Jalur Rempah Tanah Air

AMBON – Kapal layar berbendera Belanda, Arka Kinari yang melakukan pelayaran menelusuri wilayah jalur rempah di Indonesia, meninggalkan Pulau Banda, Kabupaten Maluku Tengah. Guna melanjutkan pelayarannya menuju Pulau Selayar, provinsi Sulawesi Selatan, beberapa waktu lalu.

Kapal layar bertiang dua yang dinakhodai Ben Blankenship dan mengangkut tujuh orang kru, termasuk pasangan suami-istri pemilik kapal sekaligus musisi Grey Filastine dan Nova Ruth, memulai pelayaran dari perairan Banda Naira, Pulau Banda menuju Pulau Selayar sekitar pukul 15.45 waktu setempat.

“Kapalnya telah berangkat dari Banda Naira menuju Pulau Selayar sekitar pukul 15.45 WIT,” ujar Reza Tuasikal, inisiator sekaligus pelaku usaha pariwisata di Pulau Banda.

Sejumlah warga Banda melepas keberangkatan kru kapal layar yang membawa masing-masing empat orang kru berkebangsaan Indonesia dan Eropa itu. Kapal layar tersebut, tiba di Pulau Banda yang disebut sebagai titik nol Jalur Rempah dunia pada 15 September 2020.

Selama sepekan lego jangkar di pulau penghasil pala, kayu manis dan kenari itu, delapan kru sekunar tersebut melakukan serangkaian kegiatan dengan tujuan mengadvokasi masyarakat, terutama generasi muda untuk mencintai dan menjaga alam serta lingkungan.

Kru sekaligus pemilik kapal, Nova Ruth dan Grey Filastine mengaku, perjalan mereka dengan dengan kapal layar tersebut menuju Indonesia memakan waktu lebih dari setahun, dimulai dari Rotterdam, Belanda pada 23 Agustus 2019.

BACA JUGA:  Cari Siswa Hanyut di Sungai, Basarnas Kerahkan 180 Relawan

“Kami sangat senang dan berbahagia dapat melakukan perjalanan panjang dan melelahkan ini hingga tiba di Indonesia,” ujar Nova Ruth yang juga seorang musisi berkelas internasional.

Kehadiran sekunar tersebut di Indonesia berkolaborasi dengan Ditjen Kebudayaan Kemendikbud untuk mengunjungi sejumlah tempat di Tanah Air yang dikenal sebagai titik Jalur Rempah yang dimulai dari Sorong, Provinsi Papua Barat, Pulau Banda Maluku, Selayar, Makassar (Sulsel) dan akan berakhir di Benoa, Bali pada 31 Oktober 2020.

Nova Ruth yang merupakan warga Indonesia asal Malang, Jawa Timur, mengaku ia dan suaminya Grey Filastine serta seluruh kru sekunar tersebut, sangat gembira diberikan kepercayaan untuk berlayar merintis jejak Jalur Rempah di negara kelahirannya.

“Ini sebuah kepercayaan yang luar biasa besar. Kami tidak akan menyia-nyiakan tanggungjawab ini,” ujar Nova.

Dia berharap program Jalur rempah yang digagas dan digaungkan Direktorat Jenderal (Ditjen) Kebudayaan Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) dalam beberapa tahun terakhir. Bisa menjadi landasan bagi UNESCO untuk menetapkannya sebagai warisan dunia.

Menurutnya, jalur rempah Indonesia bukan sekedar cerita masa lalu tetapi juga menjadi cikal bakal perkembangan dunia saat ini.(ara/akh)

Berita Populer

KPU Pemalang Sosialisasikan Perubahan DPS Menjadi DPT

PEMALANG - Dalam penentuan Daftar Pemilih Tetap (DPT), Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Pemalang melakukan Pencocokan dan penelitian secara mendalam. Hal ini menjadi salah...

Siapkan Personel Hadapi Libur Panjang

GUNUNGKIDUL - Dinas Pariwisata Kabupaten Gunungkidul, meminta dukungan 100 personel untuk menyambut libur panjang pada 28 Oktober sampai 1 November mengantisipasi antrean panjang kendaraan...

Dua Wisatawan Asal Semarang Hilang di Perairan Laut Banyuwangi

BANYUWANGI - Dua wisatawan yang merupakan sepasang suami istri asal Semarang dilaporkan hilang saat mengendarai jet ski pribadi di Perairan Laut Bangsring, Banyuwangi, Jawa...

Cetak Dokumen Kependudukan dengan Mesin Cetak Mandiri

BATANG - Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Batang memberikan terobosan pelayanan baru dengan Mesin Cetak Mandiri (MCM). Alat tersebut dapat mempermudah pelayanan administrasi...

11 Buruh Demo Tolak UU Ciptaker Semarang Positif Covid-19, Demonstran Lain Diminta Periksakan Diri

SEMARANG – Demontrasi tolak UU Cipta Kerja yang terjadi di Kota Semarang dan berbagai daerah lainnya beberapa waktu lalu menimbulkan kekhawatiran adanya persebaran Covid-19...

Dibenahi, Nepal Van Java Tutup Sementara

MAGELANG - Daya Tarik Wisata Nepal Van Java di Dusun Butuh Desa Temanggung Kecamatan Kaliangkrik, Kabupaten Magelang, akan ditutup sementara. Penutupan hingga sampai batas waktu...

Penggemar Harry Potter Kini Dapat Naik “Hogwarts Express”

LINGKARJATENG.COM - Penggemar film atau buku Harry Potter kini boleh mencoba menaiki Hogwarts Express untuk menyaksikan lokasi film “Harry Potter”. Hogwarts Express di kehidupan nyata...

Hapus Denda Keterlambatan Pajak Kendaraan Bermotor

PEMALANG - Sistem Administrasi Manunggal Satu Atap (Samsat) Kabupaten Pemalang melalui Unit Pelayanan Pajak Daerah (UPPD) mulai menerapkan penghapusan denda keterlambatan pajak kendaraan bermotor. Hal itu...

Bupati Batang Wihaji Setujui Raperda Tentang Penanggulangan Penyakit

BATANG - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Batang dan Bupati Batang Wihaji setujui Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Tentang Penanggulangan Penyakit saat rapat Paripurna di...

Disbudpar Kudus Pastikan Koleksi Fosil Terawat

KUDUS – Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Kudus melibatkan tim dari Balai Pelestarian Situs Manusia Purba (BPSMP) Sangiran untuk melakukan konservasi dan pendataan...