Kamis, Oktober 22, 2020
Beranda Karesidenan Pekalongan Kota Tegal Wakil Ketua DPRD Tegal Mengaku Khilaf Gelar Konser Dangdut di Tengah Pandemi

Wakil Ketua DPRD Tegal Mengaku Khilaf Gelar Konser Dangdut di Tengah Pandemi

TEGAL – Wakil Ketua DPRD Kota Tegal Wasmad Edi Susilo dirinya mengaku khilaf telah menyelenggarakan konser dangdut di tengah pandemi COVID-19.

“Semua proses (hukum, red.) sudah berjalan dan saya telah menyampaikan permohonan maaf,” katanya saat dihubungi melalui telepon selulernya di Tegal, Sabtu malam.

Ia mengatakan saat ini dirinya masih terus mengikuti proses hukum terkait buntut penyelenggaraan konser dangdut pada Rabu (23/9) tersebut.

“Saat ini proses (hukum, red.) belum selesai . Jadi, nanti saya ikuti sajalah dan kooperatif saja,” katanya.

Wasmad mengaku dirinya diperiksa oleh polisi beberapa jam terkait klarifikasi pelaksanaan itu (konser dangdut, red.).

“Terus terang setelah ada hajatan, saya capek sekali. Namun, secara umum, saya sudah menyampaikan permohonan maaf atas kelalaian saya meski sebelumnya sudah dikoordinasikan,” katanya sambil menambahkan bahwa pemeriksaan kasus itu sudah cukup.

Mantan Kepolisian Sektor Tegal Selatan Kompol Joeharno mengatakan bahwa pada awalnya soibul hajat (penyelenggara hajatan, red.) mengajukan izin penyelenggaraan orgen tunggal.

Namun, kata dia, saat pihaknya berkunjung ke rumah penyelenggara hajatan ternyata dibuat panggung konser dangdut sehingga pihaknya mencabut izin yang sudah diberikan padanya (Wakil Ketua DPRD Kota Tegal Wasmad Edi Susilo, red.).

BACA JUGA:  Kejati Teliti Berkas Perkara Kasus Dangdutan

“Karena penyelenggaraan izin tunggal untuk memeriahkan pesta pernikahan, kami bisa memberikan izin meski harus mematuhi protokol kesehatan. Namun, kenyataannya izin tersebut disalahgunakan untuk penyelenggara pentas dangdut sehingga saya putuskan izin dicabut,” katanya.

Kendati demikian, kata dia, meski izin sudah dicabut oleh kepolisian, penyelenggara hajatan tetap ngotot menyelenggrakan pentas dangdut itu.

“Dia (penyelenggara hajatan, red.) sudah ngomong, silakan izin dicabut tetapi hajatan tetap saya laksanakan, semua risiko saya yang menanggung tanpa melibatkan TNI dan Polri,” katanya.(ara/rds/joglo jateng)

Berita Populer

Miliki Alat Ekstraksi RNA, Pemeriksaan Covid Efisien

KUDUS - Laboratorium Biomolekuler milik Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Loekmono Hadi Kudus meningkatkan kapasitas pemeriksaan spesimen swab (usap) hingga 400 spesimen per hari....

Slowakia Tawarkan Kerja Sama Teknologi Informasi dan Energi ke Jateng

SEMARANG - Pemerintah Slowakia menawarkan kerja sama di sektor energi dan teknologi informasi kepada Pemerintah Provinsi Jawa Tengah. "Ini adalah kunjungan kali pertama. Saya menawarkan...

Manfaatkan Selokan Mataram untuk Perikanan dan Pertanian

SLEMAN - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sleman, mencoba untuk memanfaatkan aliran air di Selokan Mataram yang selama ini untuk pengairan pertanian juga dapat digunakan untuk...

Bupati Semarang Imbau TKSK Tak Berpolitik Praktis

SEMARANG - Bupati Kabupaten Semarang, H Mundjirin menghimbau Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) agar tidak berpolitik praktis. Sebab, peran TKSK yang vital rentan dimanfaatkan oleh pihak-pihak yang...

11 Buruh Demo Tolak UU Ciptaker Semarang Positif Covid-19, Demonstran Lain Diminta Periksakan Diri

SEMARANG – Demontrasi tolak UU Cipta Kerja yang terjadi di Kota Semarang dan berbagai daerah lainnya beberapa waktu lalu menimbulkan kekhawatiran adanya persebaran Covid-19...

Antoine Griezmann Sindir Koeman

LINGKARJATENG.COM - Antoine Griezmann mengatakan bahwa Didier Deschamps tahu persis di mana harus memainkannya. Setelah penyerang Barcelona itu memainkan peran penting dalam kemenangan timnas...

Usir Kejenuhan, Siswa Diajak ke Museum Glagah Wangi

DEMAK - Kejenuhan para siswa sekolah yang terlalu lama mengikuti pembelajaran daring sudah dipastikan menghinggapi para anak didik. Untuk mensiasati kejenuhan anak yang sudah lama...

Pelayanan RSUD RAA Soewondo Harus Ditingkatkan

PATI – Dewan Pimpinan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati, mengaku prihatin dengan kualitas pelayanan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) RAA Soewondo setelah naik...

Anak Perempuan Lebih Rentan Depresi

JAKARTA - Anak perempuan (kurang dari 18 tahun) lebih rentan mengalami depresi selama masa pandemi Covid-19 dibandingkan anak laki-laki. Data tersebut ditemukan Kementerian Pemberdayaan Perempuan...

Usung Airlangga Hartarto Sebagai Capres 2024

SEMARANG - Partai Golkar pada hari jadinya yang ke-56 bertekad meraih kemenangan pada Pilkada 2020 mendatang. Selain itu, Golkar juga ingin mengusung Airlangga Hartarto sebagai...