Gelar Sidak Protokol Kesehatan di Pasar Lasem

  • Bagikan
Pjs. Bupati Rembang Imam Maskur
PANTAU: Pjs. Bupati Rembang Imam Maskur melakukan pemantauan protokol kesehatan di Pasar Lasem. (HUMAS/ LINGKAR JATENG)

REMBANG – Penjabat Sementara (Pjs) Bupati Rembang Imam Maskur bersama Kapolres Rembang AKBP Kurniawan Tandi Rongre, Dandim 0720 Rembang Letkol Donan Setyaji melakukan sidak ke pasar tradisional Lasem, kemarin. Lokasi pasar tersebut menjadi klaster Covid-19.

Imam Maskur dalam kesempatan itu menyampaikan dari hasil sidak yang dilakukan, jumlah fasilitas tempat cuci tangan yang ada saat ini dirasanya masih kurang. Setidaknya ada 20 unit tempat cuci tangan di pasar yang diisi sekitar 800 lebih pedagang ini. Dengan bekerja sama dengan paguyuban pedagang setempat jumlah tersebut dirasanya bisa untuk dipenuhi.

“Setelah kami cek disini, setelah ada kejadian kemarin bahwa ada klaster di pasar Lasem, penghuni atau pedagang disini turun drastis. Harapannya bahwa kita memastikan klaster disini sudah aman kondisinya. Kemudian pedagang yang lama yang sementara ini tidak berjualan agar dipastikan minggu depan bisa berjualan lagi,” jelasnya.

Pagi kesempatan itu, Imam Maskur juga memberi himbauan sejumlah pedagang agar selalu memakai masker, sering cuci tangan dan menjaga jarak. Selain itu penyemprotan disinfektan yang selama ini 1 kali seminggu akan ditambah menjadi seminggu 2 kali.

BACA JUGA:  Empat Pasangan Nikah Bareng Semarakan HUT Yogya

Sementara itu, Muhammad Zaenudin, salah satu pedagang Pasar Lasem menuturkan sejak banyaknya pedagang yang terpapar Covid-19 kondisi pasar menjadi lebih sepi.

“Sepi sekarang, orang orang pada takut. Ya sekarang selalu pakai masker, sering cuci tangan dan jaga jarak,”

Berdasar data dari Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi dan UKM sebanyak 38 pedagang pasar Lasem terkonfirmasi virus Covid-19. Sedangkan lima pedagang yang terpapar Covid-19 telah meninggal.(hms/akh)

  • Bagikan