Taj Yasin Apresiasi Pelatihan Metode Yanbu’a

  • Bagikan
Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen.
Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen. (HUMAS/ LINGKAR JATENG)

SEMARANG – Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen mengapresiasi Pelatihan Cara Baca Tulis dan Menghafal Al Qur’an Metode Yanbu’a di Universitas Sultan Agung (Unissula) Semarang. Menurutnya, pelatihan tersebut adalah bagian dari cara manusia menjaga kemurnian Al Quran sampai akhir zaman.

“Metode membaca Al Qur’an dengan benar dan tartil, harus terus dilestarikan. Karena, pembacaan yang membuat Al Qur’an dapat masuk ke sanubari pendengarnya,” kata dia, saat memberikan sambutan, kemarin.

Pria yang lahir dari kalangan santri itu juga mengingatkan, agar semua kejadian dan ilmu yang ada di muka bumi dikaitkan dengan wahyu ilahi. Karena, baginya, hal tersebut pasti bisa dirujuk dalam Al Qur’an.

“Kejadian apapun, itu pasti bisa kita kembalikan ke Al Qu’ran. Ilmu apapun bisa dikembalikan ke Al Qur’an. Sehingga, kita bisa menjadi Islam yang rahmatullil alamin,” terangnya.

Ia menyadari, di masa sekarang ini semua menjadi serba sulit, bukan hanya dalam bidang kesehatan namun juga ekonomi dan pendidikan. Menurutnya, pembelajaran yang digelar secara virtual menjadi penghalang yang luar biasa di dunia pendidikan, utamanya di pesantren.

BACA JUGA:  Dinas Pendidikan Kota Semarang Rencanakan Sekolah Tatap Muka Secepatnya

“Lembaga pendidikan saat ini masih menyelenggarakan dengan online. Padahal ilmu,tidak bisa digantikan jika kita tidak bertatap muka. Apalagi Al Qur’an, itu tidak bisa hanya didengar saja,” tandasnya.

Meski begitu, ia meminta segenap pihak untuk bersabar, sembari membuat inovasi pembelajaran yang sesuai di masa pandemi. Ia menyebut, sebetulnya pihaknya tidak melarang Ponpes untuk melakukan kegiatan belajar mengajar.

“Pondok Tahfidz Yanbu’ul Qur’an Desa Menawan, Kudus bisa dijadikan contoh. Ponpes bisa berjalan asal menerapkan protokol kesehatan yang ketat,” katanya.

Sementara itu, Rektor Unissula Drs. Bedjo Santoso menambahkan, acara Pelatihan Cara Baca Tulis dan Menghafal Al Qur’an Metode Yanbu’a  selalu digelar setiap tahun. Hanya saja, pada tahun ini acara tersebut digelar secara sederhana.

“Pada tahun ini, diadakan secara minimalis. Sekarang peserta tidak boleh lebih dari 50. Namun secara virtual, kegiatan ini diikuti sebanyak 200 peserta,” ujarnya. (git/yos)

  • Bagikan