Jadi Tersangka, Wakil Ketua DPRD Kota Tegal Mengaku Bersalah dan Meminta Maaf

  • Bagikan
abidhumas Polda Jateng, Kombes Pol. Iskandar Fitriana Sutisna
Kabidhumas Polda Jateng, Kombes Pol. Iskandar Fitriana Sutisna. (HUMAS/ LINGKAR JATENG)

SEMARANG – Kasus Dangdutan Tegal memulai babak baru, Pasca ditetapkan sebagai tersangka pada Senin sore, 28 September 2020, Wakil Ketua DPRD Kota Tegal Wasmad Edi Susilo (WES) mengaku bersalah dan meminta maaf kepada semua pihak.

Kabidhumas Polda Jateng, Kombes Pol. Iskandar Fitriana Sutisna menyatakan bahwa yang bersangkutan sudah mengakui secara jujur bahwa telah melakukan konser dangdutan secara besar-besaran lebih dari 1000 orang. ucap Kabidhumas Polda Jateng, Kombes Pol. Iskandar Fitriana Sutisna. Jumat (2/10/2020)

“Tersangka telah mengakui bahwa meskipun surat pemberitahuan dari Polsek sudah dikeluarkan tetapi masih juga menggelar konser dangdut tersebut bahkan ketika dihimbau untuk dilakukan pembubaran tidak dilaksanakan.” ungkap Kabidhumas Polda Jateng, Kombes Pol. Iskandar Fitriana Sutisna. Jumat (2/10/2020)

Berkas penyidikan untuk kasus tersebut telah disusun lengkap dan dilimpahkan  ke Kejaksaan Tinggi Jawa Tengah pada Kamis (1/10/2020) kemarin.

Tersangka akan diancam 216 KUHP ancaman hukuman kurang lebih satu tahun dan pasal 93 tentang Karantina Kesehatan dengan ancaman hukuman 4,5 bulan.

BACA JUGA:  Wakil Ketua DPRD Tegal Mengaku Khilaf Gelar Konser Dangdut di Tengah Pandemi

“Tersangka kooperatif saat dilakukan pemeriksaan, untuk selanjutnya tersangka akan dikenakan wajib lapor hari Senin dan Kamis setiap minggunya sampai hasil penelitian berkas dari Kejati diturunkan.” Jumat (2/10/2020). (hms/yos)

  • Bagikan