Minggu, Oktober 25, 2020
Beranda Karesidenan Banyumas Banyumas Polresta Banyumas Berhasil Mengungkap Kasus Dugaan Perdagangan Manusia

Polresta Banyumas Berhasil Mengungkap Kasus Dugaan Perdagangan Manusia

PURWOKERTO – Petugas Satuan Reserse Kriminal Kepolisian Resor Kota (Polresta) Banyumas, Jawa Tengah, berhasil mengungkap kasus dugaan perdagangan manusia (human trafficking) dengan korban dua anak perempuan.

“Kasus ini terungkap berkat laporan dari orang tua salah satu korban berinisial L (14), warga Sumbang, Banyumas,” kata Kepala Polresta Banyumas Komisaris Besar Polisi Whisnu Caraka melalui Kepala Satreskrim Ajun Komisaris Polisi Berry di Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Sabtu.

Menurut dia, laporan tersebut dilakukan setelah mengetahui hasil pemeriksaan rumah sakit yang menyebutkan adanya benjolan di alat vital anaknya.

Ketika ditanya mengenai penyebab terjadinya benjolan itu, kata dia, L mengaku jika telah melakukan hubungan badan dengan seorang laki-laki di salah satu hotel melati karena memiliki utang kepada seorang perempuan berinisial IDR (19), warga Baturraden, Banyumas.

“Korban punya utang sebesar Rp600 ribu atas uang sewa sepeda motor milik IDR. Saat ditagih oleh IDR, korban mengaku tidak mempunyai uang dan meminta dicarikan pekerjaan,” katanya.

Atas permintaan tersebut, kata dia, IDR mencarikan pekerjaan buat korban melalui seorang perempuan berinisial MY (21) yang juga berdomisili di Baturraden hingga akhirnya L diminta untuk melakukan hubungan badan dengan seorang pria berinisial RSJ (70), warga Cibiru, Kota Bandung, yang berdomisili di Kembaran, Kabupaten Banyumas.

“Selain L, seorang warga Sumbang lainnya berinisial MS (13) juga menjadi korban tiga pelaku tersebut,” kata Kasatreskrim.

Ia mengatakan kejadian yang dialami MS berawal dari kedatangan korban ke rumah IDR untuk meminta tolong dicarikan pekerjaan dan selanjutnya perempuan itu menghubungi MY.

Setelah bertemu dengan korban, MY selanjutnya memesan ojek daring dan memintanya untuk mengantarkan MS ke salah satu hotel melati di Purwokerto guna menemui RSJ yang sebelumnya telah melakukan pemesanan.

BACA JUGA:  Dosen Unsoed Kembalikan Dana Publikasi Penelitian

“Ketika MS sedang melayani RSJ, MY menunggu di luar kamar hotel. Dan setelah melayani RSJ, korban mendapat bayaran sebesar Rp1 juta,” katanya.

Lebih lanjut, dia mengatakan pelaku berinisial IDR berhasil ditangkap pada hari Kamis (1/10) setelah dilakukan penyelidikan dan diketahui jika yang bersangkutan sedang berada di rumahnya.

Setelah dibawa ke Unit Perlindungan Perempuan dan Anak Satreskrim Polresta Banyumas untuk dilakukan interogasi awal, kata dia, IDR mengaku telah memerantarakan L dan MS kepada MY.

“Berbekal pengakuan tersebut, kami segera melakukan pengejaran terhadap MY dan berhasil mengamankannya. Dari interogasi terhadap MY, kami memperoleh informasi jika perempuan itu memperdagangkan korban kepada seorang pria berinisial RSJ senilai Rp500 ribu. Kami pun segera mengamankan RSJ yang saat itu sedang berada di salah satu hotel di Purwokerto Selatan,” katanya.

Terkait dengan hal itu, Kasatreskrim mengatakan para pelaku bakal dijerat Pasal 2 ayat 1 Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2007 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Perdagangan Orang Jo. Pasal 56 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana serta Pasal 81 atau 82 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak Jo. Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2016 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2016 tentang Perubahan Kedua Atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak Menjadi Undang-Undang dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara.(ara/rds/joglo jateng)

Berita Populer

Wayang Jogja Night Carnival Digelar Virtual

YOGYAKARTA - Gelaran Wayang Jogja Night Carnival (WJNC) tahun ini sebagai penanda puncak peringatan hari ulang tahun Kota Yogyakarta akan digelar secara virtual. Meski...

9.090 Pelari Virtual Siap Bersaing

SEMARANG - Lomba lari Borobudur Marathon (BorMar) 2020  yang dijadwalkan  berlangsung 15 November 2020 dan diikuti 30 pelari elite nasional, diputuskan digelar di Taman Lumbini,...

Bupati Batang Evakuasi Warga Penderita Kanker Ke Rumah Sakit

BATANG - Untuk memulihkan kondisi fisik, Bupati Batang Wihaji mengevakuasi Neiha Salwa Sihab (11) penderita kanker getah bening yang hanya bisa berbaring di kasur lantai...

FibreFirst Cycling 2020, Bersepeda Sambil Berdonasi

SEMARANG - FibreFirst Cycling 2020, kegiatan bersepeda sekaligus berdonasi secara virtual digelar di Kota Semarang, Sabtu, yang disertai dengan kunjungan ke sejumlah tempat yang...

Pemkab Kudus Rencanakan Sistem Parkir Berlangganan

KUDUS – Parkir tepi jalan umum di Kabupaten Kudus rencananya akan menggunakan sistem berlangganan. Nantinya masyarakat akan membayar parkir bersamaan pada saat memperpanjang Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK)...

Tumbuhkan Budaya Literasi dari Desa

PEMALANG - Demi meningkatkan kesadaran serta minat baca kepada masyarakat, Pemuda Desa Kejene membentuk Pondok literasi. Bertempat di Dukuh Cerme komunitas ini ingin menumbuhkan budaya literasi dari...

Dinas Pariwisata Gunung Kidul Himbau Wisatawan Patuhi Prokes

GUNUNGKIDUL – Dinas Pariwisata Kabupaten Gunungkidul mengajak wisatawan yang berkunjung ke objek wisata di wilayah tersebut tetap mematuhi protokol kesehatan. Hal ini dilakukan untuk...

Semangat Kiai dan Santri Terus Berkobar

KUDUS - Keberadaan serta peran dari kiai dan santri tidak bisa dilepaskan dari sejarah perjuangan Indonesia. Pasalnya, mereka merupakan salah satu garda terdepan melawan...

Ganjar Pranowo Prioritaskan Vaksinasi untuk Nakes

SEMARANG - Pemerintah berencana mulai melakukan vaksinasi pada November bulan depan. Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo mengatakan bahwa prioritas pertama penerima vaksin adalah tenaga kesehatan...

KIHT Diresmikan, Potensi Serap Tenaga Kerja

KUDUS - Industri Kecil dan Menengah (IKM) Kudus akan mengalami perkembangan yang cukup signifikan. Pasalnya, Plt. Bupati Kudus Hartopo telah meresmikan Kawasan Industri Hasil...