Minggu, Oktober 25, 2020
Beranda Karesidenan Kedu Kota Magelang Polisi Bubarkan Demo Susulan di Depan Artos Magelang

Polisi Bubarkan Demo Susulan di Depan Artos Magelang

MAGELANG – Polisi membubarkan aksi demo susulan di depan Artos Mal Magelang, Jawa Tengah, Jumat sore, dengan tembakan gas air mata.

Pada aksi demo penolakan Undang-Undang Cipta Kerja di jalan raya Magelang-Yogyakarta yang dilakukan Gerakan Rakyat Magelang Raya tersebut sebenarnya berlangsung tertib dan sudah selesai sekitar pukul 15.30 WIB.

Kemudian ada sekelompok massa yang bergerombol di depan Pemkot Magelang tidak mau membubarkan diri dan mereka merangsek menuju depan Artos Mal.

Ketika mereka sampai di depan Artos Mal dengan penjagaan ketat tersebut tiba-tiba massa melempari petugas dengan batu. Hal ini memicu petugas bertindak tegas membubarkan mereka dengan tembakan gas air mata.

Pasukan Brimob menggiring mereka ke dua arah, yakni ke jalan arah Yogyakarta dan ke jalan arah Pakelan. Massa yang berjalan ke arah Pakelan sempat merusak beberapa fasilitas umum, seperti lampu hias, papan nama DPRD, rambu lalu lintas dan kaca Gedung Wiworo Wiji Pinilih.

Kapolda Jateng Irjen Pol Ahmad Lutfi mengatakan pembubaran ini sudah sesuai protap, dimulai dari Dalmas, kemudian Brimob dengan eskalasi meningkat dan sampai sekarang situasi sudah terkendali.

BACA JUGA:  Wali Kota Magelang Ajak Masyarakat Dukung Pilkada 2020 Berjalan Tertib dan Damai

Ia menuturkan aksi tersebut dibubarkan supaya tidak mengganggu kepentingan masyarakat umum.

Ia menyampaikan ada beberapa peserta demo yang diamankan, namun pihaknya belum mengetahui jumlahnya.

“Ada beberapa yang kita amankan, mereka siapa kita juga belum tahu. Nanti kalau sudah diperiksa kita sampaikan,” katanya.

Penanggung jawab aksi dari Gerakan Rakyat Magelang Raya Anang Imanudin mengatakan selaku penanggung jawab aksi secara resmi aksi sudah ditutup. Tetapi ada kelompok lain yang notabene masih remaja yang merangsek masuk ke area aksi.

“Tadi saya sudah berusaha untuk menemui mereka untuk menenangkan tetapi sulit dikasih tahu dan tetap nekad. Tidak tahu sepertinya mereka bau alkohol, sehingga ngomongnya tidak karuan. Jadi kelompok itu siapa ketuanya juga tidak tahu,” katanya.

Ia menyesalkan dan prihatin dengan kejadian ini, aksi yang sudah baik, tetapi ada sekelompok orang yang mencederai kegiatan ini.(ara/rds/joglo jateng)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Berita Populer

Pemakaian Masker yang Sesuai Saat Makan

KUDUS – Masih banyak masyarakat yang belum mengetahui akan bagaimana penggunaan masker ketika makan. Pada saat hendak makan, masker dianjurkan harus dilepas sesuai. Melepas...

Terduga Pelaku Pembunuhan Wanita Di Sukoharjo Ditangkap

SUKOHARJO - Teka teki pembunuhan terhadap Yulia (42), perempuan yang ditemukan tewas dalam mobil terbakar di Sukoharjo mulai menemukan titik terang. Saat ini satu orang...

Usung Airlangga Hartarto Sebagai Capres 2024

SEMARANG - Partai Golkar pada hari jadinya yang ke-56 bertekad meraih kemenangan pada Pilkada 2020 mendatang. Selain itu, Golkar juga ingin mengusung Airlangga Hartarto sebagai...

Ganjar Pranowo Prioritaskan Vaksinasi untuk Nakes

SEMARANG - Pemerintah berencana mulai melakukan vaksinasi pada November bulan depan. Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo mengatakan bahwa prioritas pertama penerima vaksin adalah tenaga kesehatan...

Ruang Isolasi RS Tugurejo Terbakar

SEMARANG - Salah satu ruang isolasi pasien Covid-19 di kompleks Rumah Sakit Tugurejo Semarang mengalami kebakaran, kemarin. Juru bicara RS Tugurejo Semarang Mei Kristianti membenarkan...

Anak Amien Rais Alami Luka Berat

BANDUNG - Kabidhumas Polda Jawa Barat, Kombes Pol Erdi A Chaniago mengatakan Ahmad Hanafi Rais, putra sulung Amien Rais, mengalami luka berat akibat  kecelakaan di...

Kapolda Jateng Pimpin Sertijab 7 Kapolres Baru

SEMARANG -  Sebanyak 7 Kapolres baru di wilayah Polda Jawa Tengah melakukan serah terima jabatan (sertijab) di gedung Borobudur Mapolda Jateng, Jumat (23/10/2020). Kapolda Jawa...

Peringatan Hari Santri Nasional 2020 di Jawa Tengah Digelar Virtual

SEMARANG - Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo memastikan puncak peringatan Hari Santri Nasional (HSN) 2020 di Jawa Tengah akan diselenggarakan secara virtual. Acara tersebut akan...

Bareskrim Dan Polda Metro Jaya Ungkap Admin Medsos WAG Se-Jabodetabek Serukan Kerusuan Demo Hari Ini

JAKARTA - Polisi menyatakan bahwa grup Facebook STM se-Jabodetabek menyerukan melakukan kerusuhan di demonstrasi penolakan UU Omnibus Law Cipta Kerja pada hari ini. Kepala Divisi...

Harapkan Kondusifitas, Hartopo Tandatangani Deklarasi Cinta Damai

KUDUS – Maraknya aksi demonstrasi di sejumlah daerah hingga mengakibatkan aksi anarkis dan kerusuhan, mendapat perhatian dari sejumlah elemen masyarakat di Kabupaten Kudus. Guna...