Minggu, Oktober 25, 2020
Beranda Karesidenan Semarang Kota Semarang Karimunjawa Dibuka, Wajib Ikuti Protokol Kesehatan Ketat

Karimunjawa Dibuka, Wajib Ikuti Protokol Kesehatan Ketat

SEMARANG – Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo meminta Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata dan pihak pengelola menerapkan protokol kesehatan secara ketat terkait dengan rencana pembukaan kembali Objek Wisata Karimunjawa, Kabupaten Jepara, saat pandemi Covid-19.

“SOP-nya diikuti juga dengan ketat, kalau perlu semua menggunakan tes-tes yang tidak hanya rapid test tapi PCR,” katanya di Semarang, kemarin.

Selain itu, Ganjar juga meminta adanya pendataan transportasi untuk wisatawan di Karimunjawa.

Menurut dia, wisatawan harus memaklumi pembatasan ketat yang dilakukan dalam pembukaan kembali Objek Wisata Karimunjawa.

“Saya sampaikan mohon maaf kalau kemudian, mungkin agak sedikit eksklusif dulu. Mungkin biayanya agak tinggi, mungkin, tapi karena kemudian kita butuh sesuatu yang lebih ketat maka itu jauh lebih baik,” ujarnya.

Dirinya mengaku mendapat masukan dan pertanyaan dari aktivis pariwisata karena pembukaan kembali Objek Wisata Karimunjawa dibatasi. Hal ini, sebagai upaya agar kawasan Karimunjawa tersebut tetap menjadi zona hijau seperti saat ini.

“Kalau kemudian nanti yang masuk tidak kita kasih barrier, tidak kita kasih syarat, SOP yang ketat, saya khawatir yang datang ini nanti bikin kamu oranye dan merah kan bahaya,” katanya.

BACA JUGA:  APBD Kota Semarang 2021 Masih Difokuskan Tangani Covid-19

Politikus PDI Perjuangan itu juga berharap dengan adanya pengawasan ketat dari jajaran Disporapar, maka pembukaan kembali Objek Wisata Karimunjawa nanti bisa menjadi percontohan bagi destinasi wisata lain yang ingin mulai beroperasi.

“Nah kalau ini bisa ketat, justru ini bisa kita jadikan SOP dan percontohan, makanya buka sedikit dulu, uji coba dulu, kontrol yang super ketat agar ini nanti bisa menjadi adaptasi kebiasaannya. Nah adaptasi kebiasaan nih dalam satu proses itu akan menjadi pengawasan dari dinas,” ujarnya.

Seperti diwartakan, Kawasan Taman Nasional Karimunjawa akan dibuka kembali untuk aktivitas pariwisata mulai 16 Oktober 2020. Untuk tahap pertama, kuota pengunjung hanya 100 orang per minggu dan hanya pengunjung yang melakukan registrasi secara online melalui http://bit.ly/bookingTNKJ. (ara/yos)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Berita Populer

Kolam Renang GOR Kudus Bakal Direnovasi

KUDUS – Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Kudus, akan melakukan beberapa pembenahan di kolam renang GOR Kudus. Hal itu dilakukan karena kondisinya memang...

Lapangan Kotabarat Mulai Dibenahi untuk Piala Dunia U-20

SOLO - Pemerintah Kota Surakarta melalui Kantor Dinas Lingkungan Hidup (DLH) mulai berbenah dengan memindahkan sejumlah pohon di Lapangan Kotabarat Mangkubumen Banjarsari yang merupakan salah...

Kapolda Jateng Pimpin Sertijab 7 Kapolres Baru

SEMARANG -  Sebanyak 7 Kapolres baru di wilayah Polda Jawa Tengah melakukan serah terima jabatan (sertijab) di gedung Borobudur Mapolda Jateng, Jumat (23/10/2020). Kapolda Jawa...

Penggemar Harry Potter Kini Dapat Naik “Hogwarts Express”

LINGKARJATENG.COM - Penggemar film atau buku Harry Potter kini boleh mencoba menaiki Hogwarts Express untuk menyaksikan lokasi film “Harry Potter”. Hogwarts Express di kehidupan nyata...

Bupati Batang Wihaji Setujui Raperda Tentang Penanggulangan Penyakit

BATANG - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Batang dan Bupati Batang Wihaji setujui Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Tentang Penanggulangan Penyakit saat rapat Paripurna di...

Festival Keris Ratu Boko II

SLEMAN – Guna melestarikan dan mengembangkan salah satu warisan budaya, serta memberikan edukasi dan meningkatkan apresiasi masyarakat umum terhadap keris.  PT Taman Wisata Candi...

DPRD Dukung Peran Santri

KUDUS – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kudus Masan, menyampaikan harapannya untuk para santri pada Hari Santri Nasional (HSN) 2020. Diharapkan santri kedepannya terus menjadi lebih...

Forpimda dan Elemen Masyarakat Pemalang Deklarasi Penolakan Kerusuhan dan Tindakan Anarkis

PEMALANG – Pemerintah Kabupaten Pemalang respon terjadinya kerusuhan diberbagai daerah. Salah satunya mengundang seluruh elemen masyarakat untuk deklarasi bersama menolak kerusuhan dan unjuk rasa anarkis di kabupaten...

Jateng Deklarasi Cinta Damai dan Tolak Aksi Anarkis

SEMARANG - Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengapresiasi kepada komponen masyarakat yang turut serta menolak aksi anarkis di wilayahnya. Hal itu disampaikan Ganjar dalam sambutannya...

Minta DPR Bangun Komunikasi dengan Masyarakat

SEMARANG - Sekretaris Komisi B DPRD Jawa Tengah Muhammad Ngainirrichadl menanggapi ramainya penolakan Undang-Undang Cipta Kerja yang terjadi di masyarakat. Menurutnya, salah satu masalah utama...