Antoine Griezmann Sindir Koeman

  • Bagikan
Antoine Griezmann
USAI: Antoine Griezmann memegang bola dalam pertandingan antara Prancis vs Kroasia di Stadion Maksimir, Zagreb, Kroasia, Kamis (15/10). (ANTARA/ LINGKAR JATENG)

LINGKARJATENG.COM – Antoine Griezmann mengatakan bahwa Didier Deschamps tahu persis di mana harus memainkannya. Setelah penyerang Barcelona itu memainkan peran penting dalam kemenangan timnas Prancis atas Kroasia.

Griezmann mencetak gol luar biasa pada menit kedelapan. Gol itu sekaligus menjadi gol internasional ketiganya pada 2020 saat Les Bleus menang 2-1 di Zagreb.

Pernyataan sang pemain tersebut dinilai sebagai sebuah sindiran untuk pelatih Barcelona Ronald Koeman. Sampai saat ini mantan pelatih Belanda ini belum memainkan sang pemain di posisi terbaiknya.

“Pelatih tahu di mana harus menempatkan saya. Saya memanfaatkan situasi ini, dari tempat ini, dari kepercayaan diri pelatih dan rekan satu tim saya,” kata Griezmann tentang Deschamps dalam sebuah wawancara dengan TF1.

Mantan pemain Atletico Madrid itu ditempatkan di posisi sentral di belakang dua penyerang Anthony Martial dan Kylian Mbappe. Meski tampil mengesankan untuk Prancis, Griezmann belum menemukan performa terbaiknya di bawah pelatih baru Barcelona tersebut.

“Itu adalah pertandingan yang sulit, tidak terlalu indah untuk disaksikan, tidak terlalu indah untuk dimainkan, di lapangan yang sulit. Kami tahu caranya bermain dalam keadaan ini, yang terpenting adalah menang dan menunjukkan bahwa kami kuat,” imbuhnya.

BACA JUGA:  Banyak Penonton di Stadion, Laga Uji Coba Persiku Kudus Dihentikan

Pemain berusia 29 tahun itu sering ditempatkan di posisi sayap kanan. Griezmann masih gagal mencetak gol atau bahkan menciptakan peluang dalam tiga penampilannya di La Liga musim 2020-2021.

Namun, ia melupakan masalah dengan Barca saat membantu negaranya meraih kemenangan dalam pertandingan UEFA Nations League. Kemenangan Prancis membuat mengumpulkan poin yang sama dengan pemuncak Grup A3 Portugal. Kedua negara itu bermain imbang 0-0 pada Minggu pekan lalu.

“Itu sulit bagi semua orang. Kami tahu kami akan bekerja keras. Kami melakukan hal yang benar di babak kedua. Tim ini selalu memiliki karakter. Hanya karena Anda memenangkan gelar (Piala Dunia) di tahun 2018, bukan berarti Anda menang dengan menjentikkan jari,” tutup Deschamp. (ara/fat)

  • Bagikan