Minggu, Oktober 25, 2020
Beranda Karesidenan Pati Kudus Duduk Bersama Bahas Perkembangan Kampung Budaya Piji Wetan

Duduk Bersama Bahas Perkembangan Kampung Budaya Piji Wetan

KUDUS – Dukuh Piji Wetan, Desa Lau, Kecamatan Dawe, mengadakan kegiatan Swarga Loka atau Musyawarah warga dan lokakarya. Kegiatan tersebut digelar guna mengenal lebih mendalam dan mampu menggali potensi lainnya dari Kampung Budaya Piji Wetan.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh perwakilan dari Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Kudus, Ketua RT 04 Dukuh Piji Wetan, Kepala Desa Lau dan para sesepuh-sesepuh Kampung Budaya Piji Wetan.

Zaeni, Selaku Penggagas Kampung Budaya Piji Wetan mengatakan, dengan diadakannya acara tersebut nantinya supaya ada kerekatan antar warga. Karena disitu masyarakat bisa mengetahui semuanya tentang budaya piji wetan. Sekaligus dapat juga mengikuti musyawarah yang digelar.

“Tak lain diselenggarakannya acara, untuk menjalin hubungan erat antara sesama warga, pemdes, serta dinas terkait. Serta dapat saling mengerti apa nanti yang akan dibahas,” ucapnya dalam sambutan.

Acara yang sekitar pukul 19.00 diadakan pada belum lama ini, pihaknya juga menceritakan awal mula terbentuknya Kampung Budaya Piji Wetan. Demikian juga bagaimana merintis nya, serta mengelola budaya yang ada di desa tersebut bisa digali secara mendalam.

“Kami awalnya hanya kriwikan (bercanda), eh kok malah jadi grojokan (beneran). Dan kami menampilkan apa yang emang kami gali dari ajaran Mbah Sunan Muria. Sekaligus cerita kisah budaya yang melekat di desa kami dalam setiap perjalanannya,” jelasnya.

Selain itu, pihaknya juga mengajak diskusi atau musyawarah untuk mendapatkan saran dan masukan untuk kedepannya. Baik dari pihak Pemerintahan Desa (Pemdes), Dinas terkait, bahkan masyarakat setempat.

BACA JUGA:  KPK Geledah Ruang Kerja Staf Khusus Bupati dan Sekda, Ini Komentar Wabup Hartopo

“Kami juga membahas terkait program-program yang hendak kami lakukan kedepannya,” tuturnya.

Kepala Bidang Kebudayaan Disbupar Kudus, Lilik Ngesti mengatakan dalam sambutannya, semoga bisa membangkitkan gairah baru bagi teman-teman penggiat. Agar dapat menjadi kampung teladan yang dapat dicontoh oleh seluruh desa di Kota Kretek.

“Ini baru awal, saya berharap selanjutnya bisa semakin kuat. Kampung Budaya Piji Wetan ini, tidak kami suruh dan tanpa sepengetahuan kami, tiba-tiba muncul dengan hal yang luar biasa,” katanya.

Lilik juga mengaku, memberikan apresiasi luar biasa tentang karya-karya video yang ditampilkan di acara tersebut. Dengan suasana yang kental akan kebudayaan ditambah hawa sejuk dari lokasi Panggung Ngepringan tersebut, membuat acara semakin istimewa dan nyaman.

“Kebetulan kami juga mempunyai program Kenali Kunjungi dan Lestarikan (KEJUTAN). Yang dilakukan para penggiat dan warga Kampung Budaya Piji Wetan sama seperti itu yakni kejutan,” imbuhnya.

Hal yang tak kalah menarik, dalam acara yang dihadiri oleh Disbupar dan Pemdes Lau. Penyelenggara memberikan waktu istirahat dengan jamuan seadanya, yakni pager mangkok.

“Jadi kita makan bersama seadanya tidak perduli sama siapapun dan makanannya sama yang ada didalam mangkok yang sudah disediakan dengan dihiasi daun pisang seperti tumpeng,” terang M. Zaeni.(sam/akh)

Berita Populer

Terduga Pelaku Pembunuhan Wanita Di Sukoharjo Ditangkap

SUKOHARJO - Teka teki pembunuhan terhadap Yulia (42), perempuan yang ditemukan tewas dalam mobil terbakar di Sukoharjo mulai menemukan titik terang. Saat ini satu orang...

Wayang Jogja Night Carnival Digelar Virtual

YOGYAKARTA - Gelaran Wayang Jogja Night Carnival (WJNC) tahun ini sebagai penanda puncak peringatan hari ulang tahun Kota Yogyakarta akan digelar secara virtual. Meski...

Atasi Lahan Kritis, Siapkan Program Sabuk Gunung

TEMANGGUNG - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Temanggung, sedang menggalakkan Program Sabuk Gunung yang bertujuan untuk mengembalikan keadaan alam seperti dulu. Lantaran, saat ini di wilayah Gunung...

Ada Suara Gamelan di Film Animasi “Raya and the Last Dragon”

LINGKARJATENG.COM - Disney telah merilis cuplikan trailer untuk film animasi terbarunya bertajuk “Raya and the Last Dragon”, yang dijadwalkan untuk rilis pada 12 Maret 2021. Di...

Kasus Dangdutan Wasmad Edi Berlanjut

SEMARANG - Berkas perkara konser dangdutan yang digelar di tengah pandemi oleh Wakil Ketua DPRD Kota Tegal Wasmad Edi Susilo akhirnya dinyatakan lengkap atau P21...

Jateng Gelar UKM Virtual Expo

SEMARANG - Pemerintah Provinsi Jawa Tengah melalui Dinas Koperasi UMKM menyelenggarakan UKM Virtual Expo. Acara ini diselenggarakan sebagai wujud dukungan bagi pelaku UKM di Jawa...

Pelajar SMA Deklarasi Tolak Demo Anarkis

SEMARANG - Pelajar SMAN 3 dan SMAN 5 Kota Semarang mendeklarasikan gerakan cinta damai serta menolak demo dan tindakan anarkis di halaman sekolah masing-masing, kemarin....

Harapkan Kondusifitas, Hartopo Tandatangani Deklarasi Cinta Damai

KUDUS – Maraknya aksi demonstrasi di sejumlah daerah hingga mengakibatkan aksi anarkis dan kerusuhan, mendapat perhatian dari sejumlah elemen masyarakat di Kabupaten Kudus. Guna...

Gelorakan Kembali Kolektifitas Persatuan Masyarakat

PEMALANG – Bupati Pemalang, diwakili Sekda Dr. Ir. M. Arifin, M.Si. kemarin (21/10) menerima hasil pelaksanaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) dari Dandim 0711/Pemalang. Selaku...

Bareskrim Dan Polda Metro Jaya Ungkap Admin Medsos WAG Se-Jabodetabek Serukan Kerusuan Demo Hari Ini

JAKARTA - Polisi menyatakan bahwa grup Facebook STM se-Jabodetabek menyerukan melakukan kerusuhan di demonstrasi penolakan UU Omnibus Law Cipta Kerja pada hari ini. Kepala Divisi...