Minggu, Oktober 25, 2020
Beranda Karesidenan Pati Kudus Pemasukan Parkir Umum di Kudus Alami Penurunan

Pemasukan Parkir Umum di Kudus Alami Penurunan

KUDUS – Perparkiran di Kabupaten Kudus, khususnya tepi jalan umum selama ini mengalami penurunan. Kasubag Tata Usaha UPT Perparkiran dan Terminal pada Dinas Perhubungan (Dishub) Kudus, Reno Agung mengatakan, perparkiran mulai dari beberapa bulan kemarin sampai saat ini mengalami penurunan jumlah pemasukkan.

“Karena sekarang kita berada di masa pandemi, dimana masyarakat jarang untuk keluar rumah, meskipun ada sedikit. Toko-toko atau resto pun menurun, sebab dulu sempat ada yang ditutup dan pembatasan. Terjadilah penurunan di perparkiran tepi jalan,” katanya beberapa waktu lalu.

Target Pendapatan Asli Daerah (PAD) parkir tepi jalan umum di Kota Kretek tahun ini sebesar Rp 1,8 miliar. Sedangkan Untuk mencapai target yang harus dipenuhi tersebut, pihaknya mengaku sulit. Lantaran per Oktober ini, realisasi retribusi baru tercapai Rp 636.543 atau 34 persen.

“Jika tidak ada pandemi dan besar retribusi sejak Januari bisa maksimal terus, kami bisa mencapai angka sebesar Rp 1 miliar. Tapi tahun ini kan terdampak adanya pandemi,” terangnya.

Pihaknya pun tidak bisa memaksa jukir untuk setor, dikarenakan mereka tidak digaji perbulan dan kondisi di parkir terdapat perbedaan ramai atau sepi. Selain itu juga faktor cuaca yang mulai memasuki musim penghujan, akan mempengaruhi segi perparkiran.

BACA JUGA:  Disdukcapil Kudus Fasilitasi Antar Dokumen ke Seluruh Kabupaten Kudus Gratis

“Jumlah jukir di tepi jalan umum saat ini, terdapat 257 orang se-Kabupaten Kudus. Dengan jumlah segitu dan setoran yang masuk per Oktober hanya 34 persen itu sudah bagus. Melihat dari kondisi yang tak biasa seperti ini,” jelasnya.

Untuk ketertiban para jukir, lanjut dia, sudah bisa dikatakan tertib. Pasalnya mereka selalu diberikan pembinaan dari pihak Dishub. Selain itu juga adanya patroli membuat semakin aman terkait parkir.

Ia mengharapkan, adanya kajian ulang parkir tepi jalan umum. Dikarenakan pihaknya terseok-seok dengan pendapatan yang didapat, dengan target dari Pemda dirasa terlalu tinggi. Ditengah pandemi.

“Kami juga menginginkan perhatian dari pemerintah, terkait kesejahteraan dan keselamatan para jukir-jukir selama mereka bertugas. Mereka juga bekerja, tak banyak orang lo yang mau jadi juru parkir,” pungkasnya.(sam/akh)

Berita Populer

Anak Perempuan Lebih Rentan Depresi

JAKARTA - Anak perempuan (kurang dari 18 tahun) lebih rentan mengalami depresi selama masa pandemi Covid-19 dibandingkan anak laki-laki. Data tersebut ditemukan Kementerian Pemberdayaan Perempuan...

Penggemar Harry Potter Kini Dapat Naik “Hogwarts Express”

LINGKARJATENG.COM - Penggemar film atau buku Harry Potter kini boleh mencoba menaiki Hogwarts Express untuk menyaksikan lokasi film “Harry Potter”. Hogwarts Express di kehidupan nyata...

Lapangan Kotabarat Mulai Dibenahi untuk Piala Dunia U-20

SOLO - Pemerintah Kota Surakarta melalui Kantor Dinas Lingkungan Hidup (DLH) mulai berbenah dengan memindahkan sejumlah pohon di Lapangan Kotabarat Mangkubumen Banjarsari yang merupakan salah...

Semangat Mengajar yang Tak Pudar

BANJARNEGARA - Waktu menunjukkan pukul 06.00 pagi saat Dedy Purwono memacu motor matic miliknya untuk berangkat mengajar. Ia membelah bukit dan menembus kabut menuju Kecamatan...

Peringatan Hari Santri Nasional 2020 di Jawa Tengah Digelar Virtual

SEMARANG - Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo memastikan puncak peringatan Hari Santri Nasional (HSN) 2020 di Jawa Tengah akan diselenggarakan secara virtual. Acara tersebut akan...

Jateng Deklarasi Cinta Damai dan Tolak Aksi Anarkis

SEMARANG - Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengapresiasi kepada komponen masyarakat yang turut serta menolak aksi anarkis di wilayahnya. Hal itu disampaikan Ganjar dalam sambutannya...

Kolam Renang GOR Kudus Bakal Direnovasi

KUDUS – Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Kudus, akan melakukan beberapa pembenahan di kolam renang GOR Kudus. Hal itu dilakukan karena kondisinya memang...

Pelajar SMA Deklarasi Tolak Demo Anarkis

SEMARANG - Pelajar SMAN 3 dan SMAN 5 Kota Semarang mendeklarasikan gerakan cinta damai serta menolak demo dan tindakan anarkis di halaman sekolah masing-masing, kemarin....

Siap-siap Bioskop Bakal Beroperasi Kembali

SEMARANG - Pemerintah Kota Semarang pada pekan depan berencana bakal kembali membuka beberapa bioskop. Pemkot pun mengaku telah melakukan persiapan jelang dibukanya kembali bioskop. Pjs Walikota...

Dana Covid Rp 37 Miliar Diperiksa BPK RI

SEMARANG - Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK) RI menyambangi Polda Jawa Tengah dalam rangka pemeriksaan dana penanganan Covid-19. Polda Jateng menjadi satu dari sejumlah Polda se-Indonesia yang...