Minggu, Oktober 25, 2020
Beranda Budaya Seniman Semarang Ajak Sampaikan Aspirasi Secara Damai

Seniman Semarang Ajak Sampaikan Aspirasi Secara Damai

SEMARANG – Puluhan seniman yang tergabung dalam Masyarakat Jaran Kepang Semarang Serasi mengajak masyarakat menyampaikan aspirasi secara damai. Tidak melakukan demo anarkis, sehingga merugikan banyak pihak.

Hal itu disampaikan para seniman dalam aksi damai yang digelar di depan Gedung DPRD Jawa Tengah, kemarin. Aksi dimulai  dengan longmarch dari Taman Indonesia Kaya, kemudian mengelilingi kawasan Simpang Lima Semarang. Pengawalan lalu lintas dilakukan dengan polisi bersepeda.

Dalam aksinya, mereka membawa dua spanduk, masing-masing bertuliskan ‘timbang kerusuhan mending kesenian’ dan ‘Jaran Kepang Andum Panganan Becik Rembugan Ora Ngrusak Kahanan’. “Kami melakukan aksi damai, menolak kelerasan dan menolak anarkisme. Kita semua masyarakat Kota Semarang untuk bersama menjaga kota kita,” ucap orator aksi tersebut selama longmarch.

Longmarch berakhir di depan halaman kantor Gubernur dan DPRD Jawa Tengah. Peserta aksi kemudian membentuk barisan dan melakukan pementasan tarian jaran kepang yang didahului dengan penaburan bunga di atas spanduk hitam bertuliskan ‘Ojo Gawe Bubrah Jawa Tengah’.

“Kami masyarakat jaran kepang Semarang serasi kabupaten Semarang, kita tujuannya meruwat gerbang DPRD. Untuk membuka jalan kepada masyarakat supaya tidak gegabah melakukan hal-hal yang tidak perlu terutama anarki ataupun kerusuhan karena bisa dilakukan secara rembug atau musyawarah,” kata Bowo Sulaksono, koordinator aksi.

BACA JUGA:  Sampaikan Ideologi Pancasila, Ganjar Disorot BPIP

Selain menolak kerusuhan-kerusuhan yang terjadi di Indonesia khususnya di Kota Semarang, Bowo juga mengatakan, aksi ini sebagai upaya agar pemerintah dan anggota dewan memperhatikan para seniman. “Karena pandemi belum selesai sudah ada kerusuhan-kerusuhan, sedangkan kami para seniman sangat terdampak dan tidak bisa pentas sejak Maret,” kata Bowo.

Pentas jaran kepang tersebut diikuti perwakilan 4 paguyuban jaran kepang dari Kabupaten Semarang. Bowo juga mencurahkan keluhan karena sejumlah seniman pernah dibubarkan oleh Satgas Covid-19 saat akan pentas.

“Semoga dengan ini, pemerintah dan anggota dewan akan lebih memperhatikan lagi nasib para seniman terutama jaran kepang ini,” tandasnya. (git/gih)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Berita Populer

Pemkot Tegal Berhasil Mengentaskan 1.417 Penerima PKH

TEGAL – Pemerintah Kota Tegal, per Oktober 2020 telah berhasil mengentaskan 1.417 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Program Keluarga Harapan (PKH). Kini mereka sudah lulus...

Logistik dan Distribusi Vaksin Covid-19 Tidak Mudah

JAKARTA - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyebut logistik dan distribusi vaksin Covid-19 tidak murah dan tidak mudah karena memerlukan penyimpanan secara khusus dan harus...

Ziarah dan Tabur Bunga untuk Kenang Jasa Pahlawan

PEMALANG - Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Partai Golongan Karya (Golkar) ke-56, Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Golkar Pemalang melakukan ziarah kubur dan tabur bunga di Taman...

18.450 Warga Telah Menerima BPUM

BATANG - Masyarakat Kabupaten Batang yang telah mendaftarkan usaha mikro kecil yang dimilikinya ke Kementerian Koperasi dan UKM melalui Dinas Perdagangan Koperasi dan UKM (Disperindagkop...

Radiasi di Lingkungan Harus Terpantau

JAKARTA - Menteri Riset dan Teknologi (Menristek) Bambang PS Brodjonegoro menginginkan agar Badan Pengawas Tenaga Nuklir (Bapeten) mengintensifkan pemantauan radiasi di lingkungan. "Kami juga sudah...

FibreFirst Cycling 2020, Bersepeda Sambil Berdonasi

SEMARANG - FibreFirst Cycling 2020, kegiatan bersepeda sekaligus berdonasi secara virtual digelar di Kota Semarang, Sabtu, yang disertai dengan kunjungan ke sejumlah tempat yang...

8 Orang Ditetapkan Sebagai Tersangka Kasus Kebakaran Kejagung

JAKARTA - Bareskrim Polri menetapkan delapan tersangka kasus kebakaran Gedung Utama Kejaksaan Agung (Kejagung). Delapan tersangka itu adalah T, H, S, K, IS, UAN,...

Hapus Denda Keterlambatan Pajak Kendaraan Bermotor

PEMALANG - Sistem Administrasi Manunggal Satu Atap (Samsat) Kabupaten Pemalang melalui Unit Pelayanan Pajak Daerah (UPPD) mulai menerapkan penghapusan denda keterlambatan pajak kendaraan bermotor. Hal itu...

Terus Upayakan Parijoto Jadi Tanaman Khas

KUDUS – Berbagai upaya terus dilakukan pihak Dinas Pertanian dan Pangan (Dispentan) agar parijoto bisa menjadi tanaman milik Kabupaten Kudus. Sebelumnya, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jepara sudah terlebih...

Promosikan Candi Borobudur lewat Virtual Tur

MAGELANG - PT Taman Wisata Candi Borobudur, Prambanan, dan Ratu Boko (Persero) dan Balai Konservasi Borobudur bekerja sama dengan KBRI Tokyo mengadakan virtual tur ke...