Sabtu, Desember 5, 2020
Beranda Karesidenan Pati Pati Pelayanan RSUD RAA Soewondo Harus Ditingkatkan

Pelayanan RSUD RAA Soewondo Harus Ditingkatkan

PATI – Dewan Pimpinan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati, mengaku prihatin dengan kualitas pelayanan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) RAA Soewondo setelah naik kelas dari C ke B serta berstatus akreditasi bintang lima. Pihaknya menilai saat ini kondisinya bukan semakin meningkat justru semakin menurun.

“Jika kualitas pelayannya masih buruk, tentunya tidak layak terjadi di RSUD milik pemerintah yang berstatus akreditasi bintang lima,” kata Wakil Ketua I DPRD Pati Joni Kurnianto, belum lama ini.

Hadir dalam rapat koordinasi tersebut, Wakil Direktur Pelayanan Joko Subiyono, Kabid Pelayanan Slamet Sutaryo, dan Bendahara Martono. Menurutnya tidak pantas naik kelas jika kualitas pelayannya masih buruk dan belum ada perbaikan secara signifikan.

Sistem pelayanan di rumah sakit kelas B tersebut, perlu dirombak total agar keluhan dari masyarakat tidak terus menerus terjadi. Ia mencatat sudah banyak masyarakat yang mengeluhkan buruknya kualitas pelayanan di rumah sakit pemerintah tersebut.

“Saya sendiri pernah menelpon RSUD RAA Soewondo Pati dari pukul 12.00 dan baru direspons pada pukul 22.00,” ujarnya.

Adapun pelayanan yang paling dikeluhkan, yakni terkait pelayanan rujukan yang sering kali lambat dalam merespons ketika ada pasien dari Puskesmas atau rumah sakit kelas C yang akan dirujuk.

BACA JUGA:  Yuk Tengok BUMDes Tlogorejo

“Karena lama dalam merespons, bahkan ada yang tidak direspons RSUD RAA Soewondo akhirnya pasien dirujuk ke rumah sakit di Kudus. Padahal, direktur RSUD Kayen ketika hendak merujuk pasiennya pernah menelpon sendiri ke RSUD Soewondo dan tidak direspons,” ujarnya.

Ia menganggap kondisi demikian tidak hanya menjadikan sistem pelayanan kesehatan secara umum di Pati terdampak. Mengingat ruang perawatan pasien masih banyak yang kosong tingkat kunjungan pasien hanya 16 persen dari kapasitas yang ada.

Ketersediaan ruang perawatan khusus pasien Covid-19 juga dipermasalahkan karena hanya menyediakan 16 tempat perawatan bagi pasien corona dengan penyakit penyerta. Sedangkan ruang isolasi bagi orang tanpa gejala (OTG) hanya 60 kamar.

Sementara jumlah penduduk Pati mencapai 1,3 juta jiwa, sedangkan kasus orang yang terserang virus corona terus merangkak, sehingga belum sebanding. Atas permasalahan tersebut, pihak RSUD RAA Soewondo juga tidak menampik jika kualitas pelayanannya memang masih rendah.

Merspon hal tersebut, DPRD memberi waktu satu pekan untuk dapat menjelaskan dan membenahi pelayanan.(ara/akh)

Berita Populer

Temukan 2.011 Surat Suara Rusak

DEMAK - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Demak telah menyelesaikan penyortiran dan pelipatan surat suara yang dilakukan di Gedung Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI),...

Pembelajaran Tatap Muka Tak Bisa Digelar Serentak

SEMARANG - Munculnya klaster penyebaran Covid-19 di sejumlah sekolah membuat Pemerintah Provinsi Jawa Tengah terus melakukan evaluasi. Menurut Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, rencana...

Di Back Up TNI dan Tim Terbaik Polri, Kapolda Sulteng Berkantor di Poso Buru Kelompok MIT

JAKARTA - Kapolri Jenderal Polisi Idham Azis memerintahkan Kapolda Sulawesi Tengah (Sulteng) Irjen Pol Abdul Rakhman Baso untuk berkantor di Poso. Hal ini dimaksudkan...

Anggaran Menurun, Target Porprov 2022 Tetap Tinggi

KUDUS - Meski anggaran Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Kudus untuk tahun 2021 minim. Pihaknya tetap memasang target tinggi pada gelaran Pekan Olah...

1.708,04 Hektare Lahan Pertanian Diasuransikan

KULON PROGO - 1.708,04 hektare lahan pertanian di Kabupaten Kulon Progo diikutsertakan dalam Asuransi Usaha Tani Padi (AUTP). Langkah ini dilakukan guna mengantisipasi kerugian...

Seluruh Petugas KPPS Jalani Rapid Test

PEMALANG - Komisi Pemilihan Umum (KPU) ingin memastikan kegiatan pemilihan kepala daerah bebas dari penyebaran Covid-19. Berangkat dari hal tersebut seluruh Kelompok Penyelenggara Pemungutan...

Sampai Akhir Tahun, Minyak Curah Stabil Tinggi

KUDUS - Saat ini minyak curah mengalami kenaikan harga, maka dari itu masyarakat disarankan untuk menggunakan minyak kemasan. Menurut Kepala Seksi (Kasi) Fasilitasi Perdagangan...

Pelita Minta Pemerintah Lindungi Umat Beragama

SEMARANG – Aksi teror yang terjadi di Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah beberapa waktu lalu menuai kecaman dari berbagai pihak, termasuk Persaudaraan Lintas Agama (Pelita)...

Pemda Salurkan Bantuan Kepada Kelompok Tani

PEMALANG - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pemalang melalui Dinas Pertanian (Dispertan) menyalurkan bantuan pompa air kepada 25 kelompok tani (Poktan) di Pemalang. Bertempat di kantor...

DKK Kudus Fokus Kegiatan Promotif dan Preventif Hadapi Covid

KUDUS - Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Kudus pada tahun 2021 akan semakin gencar melakukan kegiatan promosi dan preventif guna mencegah perkembangan Covid-19. Hal itu...