Rabu, Desember 2, 2020
Beranda Karesidenan Pati Kudus Pemakaian Masker yang Sesuai Saat Makan

Pemakaian Masker yang Sesuai Saat Makan

KUDUS – Masih banyak masyarakat yang belum mengetahui akan bagaimana penggunaan masker ketika makan. Pada saat hendak makan, masker dianjurkan harus dilepas sesuai. Melepas dalam hal ini, harus mengikuti cara yang tepat, sehingga tidak terkena virus atau bakteri di sekitar.

Direktur Utama (Dirut) RS Mardi Rahayu Kudus, Dr. Pujianto mengatakan, pada saat makan masker harus dilepas. Juga tidak diperbolehkan sembarangan dalam menaruh, karena nantinya bisa terkena bakteri yang ada di tempat tersebut.

Seperti digantungkan di telinga, di dagu, maupun dilepas dan diletakkan di meja begitu saja tanpa dibersihkan terlebih dahulu. Hal seperti itu tidak dianjurkan.

“Itu semua tidak dianjurkan dan sangat salah mas. Dikarenakan nantinya bisa mengakibatkan bakteri atau virus yang ada disekitar bisa menempel di masker tersebut,” ucapnya.

Ia memberikan contoh, sebaiknya masker dilepas dan ditaruh dalam saku diselimuti tisu, tempat masker sendiri, dan di meja (ditaruh terbalik) yang dibersihkan. Sehingga dapat untuk meminimalisir bakteri agar tidak menempel di masker.

BACA JUGA:  Operasi Prokes akan Diperluas

Selain itu, ia kuga memberikan tata aturan yang benar saat melepas masker. Yakni dengan memegang tali atau ujung-ujung dari masker tersebut. Dilarang untuk memegang masker di bagian tengah.

“Karena, kita tidak tahu jari ini terkena virus atau tidak. Jadi kalau semisal kita memegang pada posisi tengah,  kemungkinan besar juga jari membawa virus yang ada di masker atau sebaliknya,” terangnya.

Pemakaian masker juga harus diperhatikan. Menurut dia idealnya pemakaian masker bedah dilakukan paling lama delapan jam atau satu kali pakai. “Bila dengan alasan nafas sesak, bisa menggunakan kerangka masker yang ditaruh di belakang masker. Itu untuk mempermudah bicara kita,” jelasnya.

Pujianto berharap, agar semua kalangan bisa menaati 3M. Mulai dari memakai akan itu harus bisa dikedepankan bagi masyarakat.

“Cuci lah tangan setelah memegang masker, atau pakai hand sanitizer. Ketika sampai dirumah bila menggunakan masker kain tiga lapis juga langsung dicuci. Karena virus akan mati jika terkena alkohol,” pungkasnya.(sam/akh)

Berita Populer

Klaster Keluarga Mendominasi

SEMARANG – Kecamatan Tembalang menjadi penyumbang kasus Covid-19 tertinggi di Kota Semarang beberapa hari terakhir. Hal itu dikonfirmasi oleh Pjs. Wali Kota Semarang, Tavip...

Tunda Perilisan “The 355” hingga 2022

LINGKAR JATENG - Universal Pictures mengumumkan bahwa mereka menunda peluncuran film terbarunya yang cukup dinantikan, yaitu "The 355". Film yang semula dijadwalkan pada 15...

Ditengah Pandemi, Usaha Kain Tenun Goyor Tetap Bertahan

PEMALANG - Di masa pandemi ini banyak bidang usaha yang merasakan dampaknya, baik kuliner, jasa maupun pemasaran produk. Tidak terkecuali pengrajin tekstil tenun Goyor....

Sampai Akhir Tahun, Minyak Curah Stabil Tinggi

KUDUS - Saat ini minyak curah mengalami kenaikan harga, maka dari itu masyarakat disarankan untuk menggunakan minyak kemasan. Menurut Kepala Seksi (Kasi) Fasilitasi Perdagangan...

Anggaran Menurun, Target Porprov 2022 Tetap Tinggi

KUDUS - Meski anggaran Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Kudus untuk tahun 2021 minim. Pihaknya tetap memasang target tinggi pada gelaran Pekan Olah...

Lagi, Jateng Nilai Data Satgas Covid-19 Keliru

SEMARANG – Perbedaan data Covid-19 antara pemerintah pusat dan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah kembali terjadi. Tepatnya, pada Minggu (29/11), Satgas Covid-19 Pusat menyebut Jawa...

Pemkab Adakan Penilaian Inovasi Stunting Desa

PEMALANG – Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Pemalang melakukan kegiatan Penilaian Inovasi Stunting Desa tahun 2020. Kegiatan tersebut dilakukan selama empat hari, dimulai...

Hentikan Simulasi Pembelajaran Tatap Muka

TEMANGGUNG - Pemerintah Kabupaten Temanggung menghentikan simulasi pembelajaran tatap muka di sekolah. Setelah wilayah tersebut dikategorikan berada di zona merah dalam peta penularan Covid-19. Kepala...

Kasus Terus Meningkat, Perubahan Perilaku Mutlak Perlu

SEMARANG – Memasuki bulan ke 9, kemunculan Covid-19 di Indonesia belum juga menampakkan tanda-tanda bakal menghilang. Sampai hari ini jumlah kumulatif kasus positif Covid-19...

Tahapan Pilwakot Semarang Capai 80%

SEMARANG - Progres tahapan Pemilihan Wali Kota (Pilwalkot) Semarang oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Semarang telah mencapai 80 persen. Daftar Pemilih Tetap (DPT)...