Sabtu, Desember 5, 2020
Beranda Nasional Ingatkan Pesantren Tidak Jadi Klaster Covid-19

Ingatkan Pesantren Tidak Jadi Klaster Covid-19

JAKARTA – Menteri Agama Fachrul Razi mengingatkan agar entitas pondok pesantren tidak menjadi klaster Covid-19. Caranya dengan meningkatkan kewaspadaan di masing-masing pesantren.

“Pesantren adalah entitas yang sangat rentan persebaran Covid-19. Maka kewaspadaan harus selalu ditingkatkan,” kata Fachrul dalam keterangan tertulisnya pada peringatan Hari Santri yang diterima di Jakarta, kemarin.

Untuk itu, Menag meminta pondok pesantren lebih meningkatkan kewaspadaan terhadap serangan Covid-19. Hampir setahun sejak wabah corona, pesantren menjadi salah satu titik rawan penyebaran virus ini.

Menurut Menag, keterbatasan fasilitas dan sarana kesehatan adalah titik lemah yang dapat menjadi pintu masuk penularan virus di pesantren. Pola interaksi dan komunikasi yang intens di dalam pesantren juga menjadi kebiasaan yang tidak menguntungkan bagi pertahanan terhadap wabah ini.

“Saya yakin, jika santri dan keluarga besar pesantren mampu melampaui pandemi ini dengan baik, insya Allah negara kita juga akan sehat dan kuat,” katanya.

Untuk membantu pesantren meningkatkan layanan kesehatan, Kementerian Agama melalui Direktorat Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren telah mengucurkan bantuan operasional pesantren sebesar Rp2,4 triliun. Meski angka tersebut belum sebanding dengan jumlah pesantren yang mencapai 28.900 di seluruh Indonesia, Fachrul berharap bantuan itu dapat meringankan beban pesantren.

BACA JUGA:  Ikut Demo, 10 Pelajar Diamankan

Menag mengapresiasi beberapa pesantren yang berhasil melakukan upaya pencegahan, pengendalian dan penanganan dampak pandemi di lingkungannya. Itu menjadi bukti nyata bahwa pesantren memiliki daya tahan di tengah berbagai keterbatasan fasilitas yang ada. Modal utamanya adalah tradisi kedisiplinan yang selama ini diajarkan kepada para santri, keteladanan dan sikap kehati-hatian kiai.

Terkait dengan peringatan Hari Santri yang digelar di tengah pandemi, Menag menyampaikan penghargaan kepada para kiai dan santri pondok pesantren atas jasa-jasanya memperjuangkan kemerdekaan dan membangun bangsa ini.

“Jangan pernah lelah untuk berkontribusi untuk negeri ini. Saya percaya, selama santri pondok pesantren terus berdedikasi demi bangsa, selama itu pula negara tercinta ini akan aman dan sentosa,” katanya.

Peringatan Hari Santri tahun ini jatuh pada tanggal 22 Oktober, mengacu pada Keputusan Presiden Nomor 22 Tahun 2015 tentang Hari Santri. Tanggal itu diambil dari peristiwa tercetusnya “Resolusi Jihad” dari Pesantren Tebuireng, Jombang pada 22 Oktober 1945. (ara/gih/joglo jateng)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Berita Populer

Juara Berkat Komitmen Bersama

DEMAK - Belum lama ini, Perpustakaan Delima telah membanggakan Kabupaten Demak.  Perpustakaan Desa Mutih Wetan, Kecamatan Wedung itu berhasil menyabet juara dua lomba perpustkaan...

Ingatkan Bahaya AIDS, Mahasiswa Bagikan Bunga

PATI - Guna memperingati hari AIDS sedunia, puluhan mahasiswa yang tergabung dalam organisasi Keluarga Mahasiswa dan Pelajar Pati (KMPP) UIN Walisongo Semarang, membagikan seribu...

Tingkatkan Kembali Populasi Ternak Kerbau

DEMAK - Sejak ratusan tahun yang lalu, kerbau merupakan hewan ternak yang banyak dibudidayakan oleh Masyarakat Kabupaten Demak. Namun, akhir-akhir ini populasinya cendereng menurun. Faktor-faktor...

Sepi Pengunjung, Plaza Pragolo Beralih Daring

PATI - Penyebaran pandemi Covid-19 menyebabkan Plaza Pragolo Kabupaten Pati sepi pengunjung. Hal itu membuat Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagperin) Pati beralih memaksimalkan penjualan...

Tunda Perilisan “The 355” hingga 2022

LINGKAR JATENG - Universal Pictures mengumumkan bahwa mereka menunda peluncuran film terbarunya yang cukup dinantikan, yaitu "The 355". Film yang semula dijadwalkan pada 15...

Ruang Isolasi Terancam Penuh

SEMARANG – Peningkatan pasien Covid-19 berimbas pada penuhnya ruang perawatan yang telah disediakan. Dinas Kesehatan Kota Semarang mengkonfirmasi bahwa ruang perawatan pasien Covid-19 baik di...

1.708,04 Hektare Lahan Pertanian Diasuransikan

KULON PROGO - 1.708,04 hektare lahan pertanian di Kabupaten Kulon Progo diikutsertakan dalam Asuransi Usaha Tani Padi (AUTP). Langkah ini dilakukan guna mengantisipasi kerugian...

Sosialisasikan Manfaat Aplikasi SP4N-LAPOR

DEMAK - Dinas Komunikasi dan Informasi (Diskominfo) Demak membuka stand pengaduan Sistem Pengelolaan Pengaduan Pelayanan Publik Nasional- Layanan Aspirasi dan Pengaduan Online Rakyat (SP4N-LAPOR),...

Sektor Pariwisata Digadang-Gadang Kembangkan UMKM

MAGELANG - Kepala Bidang Ekonomi Badan Perencanaan Pembangunan Daerah, Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bappeda Litbangda) Kabupaten Magelang, Amirudin Zuhri mengatakan, pemerintah daerah setempat terus...

Bantu Transportasi Pelajar, BUS Sekolah Siap Dioperasikan

DEMAK – Kabar gembira bagi para pelajar di Kabupaten Demak. Pasalnya, Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Demak telah meluncurkan bus sekolah, belum lama ini. Kepala Bidang...