Rabu, Desember 2, 2020
Beranda Karesidenan Pati Kudus Antisipasi Bencana, Pemkab Kudus Lakukan Apel Siaga

Antisipasi Bencana, Pemkab Kudus Lakukan Apel Siaga

KUDUS – Memasuki musim hujan, segala bentuk antisipasi bencana mulai dilakukan oleh Pemkab Kudus. Personel gabungan dari TNI, Polri, Satpol PP, Dinas PUPR, Dishub, Dinkes, BPBD, PMI serta relawan disiapkan untuk siaga pada daerah rawan bencana. Apel siaga pun digelar untuk mengecek kesiapan personel hingga peralatan pendukung. Bertempat di Alun-alun Simpang Tujuh, Sabtu (24/10/2020), apel dipimpin langsung oleh Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Kudus H.M. Hartopo yang hadir bersama Dandim, Kapolres, Kajari, Ketua PN, Sekda serta Plt. Kepala Dinas PUPR, Arief Budi Siswanto.

Hartopo dalam instruksinya mengatakan, apel bersama merupakan bentuk persiapan menghadapi kemungkinan terjadinya bencana di musim hujan. Sehingga, dalam pelaksanaannya di lapangan nanti dapat berjalan sesuai standar operasional prosedur (SOP) dengan mengutamakan keselamatan masyarakat dan petugas.

“Apel bersama sebagai bentuk persiapan mengantisipasi penanggulangan bencana di Kabupaten Kudus. Dengan harapan, pelaksanaan tugas di lapangan dapat berjalan optimal,” ujarnya.

Pihaknya juga telah memetakan kecamatan yang berpotensi rawan bencana. Sesuai topografi wilayah Kabupaten Kudus, bencana banjir, tanah longsor hingga angin puting beliung dan kebakaran dapat terjadi di beberapa kecamatan. Belajar dari pengalaman sebelumnya, Kecamatan Dawe dan Gebog dikelompokkan sebagai daerah rawan tanah longsor, sementara beberapa kecamatan lainnya memiliki potensi banjir.

BACA JUGA:  Dinas Perdagangan Kudus Tindak Jual Beli Lapak di Pasar Rakyat

“Pemetaan wilayah rawan bencana telah kita siapkan sebagai langkah antisipasi, seperti daerah yang rawan tanah longsor dan banjir. Sudah kita instruksikan bersama kepada semua camat. Pada wilayah rawan banjir, harus mulai disiapkan dapur umum dan tim kesehatan,” tuturnya.

Tak lupa, Hartopo berpesan kepada tim siaga bencana untuk mempersiapkan fisik dan mental dalam menjalankan tugas sesuai SOP yang ada. Hal tersebut harus diikuti dengan koordinasi yang baik antara tim dan relawan dengan pihak kecamatan dan desa. Dengan sinergi tersebut, dirinya optimis apabila terjadi bencana dapat ditangani secara cepat dan tepat.

“Siapkan mental fisik dengan komitmen moral dan disiplin untuk memberikan pelayanan penanggulangan secara cepat dan tepat. Kenali dan kuasai situasi medan, sehingga tidak ada korban dari petugas dan masyarakat. Untuk masyarakat, laporkan secepatnya apabila terjadi bencana, agar Pemkab mengambil langkah cepat untuk mencegah terjadinya korban dan kerugian materiil,” ujarnya.

Terakhir, mengingat adanya pandemi Covid-19 yang masih terjadi di Kabupaten Kudus, Hartopo mengingatkan kepada para tim dan relawan untuk tetap mentaati protokol kesehatan. “Pada kesempatan ini, beberapa hal yang perlu dipedomani dan dilaksanakan. Diantaranya, menyesuaikan pandemi yang masih terjadi dengan disiplin penerapan protokol kesehatan,” pungkasnya.(hms/rds)

Berita Populer

Pelanggar Terjaring Operasi Mencapai 16 Ribu Lebih

KUDUS - Jumlah pelanggar protokol kesehatan yang terjaring Operasi Yustisi di Kota Kretek mencapai 16.771 orang. Data tersebut dirilis Satpol PP 26 November 2020...

Ganjar Siap Genjot Pemulihan Ekonomi

Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo mengikuti video conference yang diadakan oleh pemerintah pusat. Dalam pertemuan virtual tersebut, Presiden Joko Widodo menyerahkan secara virtual Daftar...

Pancaroba Tak Langsung Pengaruhi Covid-19

KUDUS – Perubahan cuaca akibat pergantian musim tak lantas pengaruhi tingkat agresifitas virus Covid-19. Belum ada penelitian ilmiah yang sudah membuktikannya. Hal itu disampaikan...

Terasi Oven Sampai Luar Negeri Berkat Lapak Ganjar

SEMARANG - Langkah kecil Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo membuat Lapak Ganjar di instagramnya ternyata cukup berdampak. Banyak pelaku usaha kecil menengah (UKM) di...

Tahapan Pilwakot Semarang Capai 80%

SEMARANG - Progres tahapan Pemilihan Wali Kota (Pilwalkot) Semarang oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Semarang telah mencapai 80 persen. Daftar Pemilih Tetap (DPT)...

Berkedok Punya Kemampuan Ghaib, Cabuli 9 Pelajar

SEMARANG - Kasus pencabulan anak di bawah umur kembali terjadi. Tersangka yakni S alias E (39), pria asal Kota Semarang. Tak tanggung-tanggung, jumlah korban...

Ubah Tembok Miliki Nilai Estetik

SEMARANG - Sebagian sekolah sudah memulai kembali kegiatan belajar mengajar (KBM) di sekolah. Namun masih ada sekolah yang belum kembali menggelar pembelajaran tatap muka. Meski...

Wakapolda Jateng : Pastikan Personel Pengamanan Pilkada Sehat

SEMARANG - Wakil Kepala Kepolisian Daerah (Wakapolda) Jateng Brigjen Pol Abiyoso Seno Aji, mengingatkan kembali kepada personel yang terlibat dalam pengamanan Pemilihan Kepala Daerah...

Pariwisata Didorong Berlabel CHSE

SEMARANG - Destinasi wisata berbasis Cleanliness, Health, Safety, and Environment (CHSE) saat ini tentu menjadi pertimbangan penting bagi masyarakat. Mengingat status pandemi di Indonesia,...

Pemkot Semarang Siap Gelar Pemungutan Suara

SEMARANG - Pjs. Wali Kota Semarang Tavip Supriyanto memastikan bahwa Kota Semarang siap menggelar pemungutan suara pilkada 2020 di tengah pandemi Covid-19. Pihaknya telah...